Kampus Jadi “Lahan Bisnis” Untuk Meraup Keuntungan, Wisudawan Keluhkan Proses Tersebut

author
Penulis: 
727 dilihat

Gedung Lembaga Politeknik Negeri Kupang.

MutiaraindoTV, Kupang – Nusa Tenggara Timur. Kampus jadi lahan bisnis untuk meraup keuntungan, Wisudawan Lembaga Politeknik Negeri Kupang (Lembaga PNK) keluhkan adanya pungutan yang dilakukan oleh beberapa Dosen dan juga Ketua Jurusan tanpa diketahui oleh pihak lembaga dengan jumlah yang besar.

Meraup keuntungan dengan cara melakukan pungutan yang diberlakukan oleh Ketua Jurusan Teknik Sipil, Dian E. W Johannis ST., M.Eng dan juga beberapa Dosen administrasi kepada seluruh Siswa yang hendak melakukan seminar proposal, ujian tugas akhir hingga yudisium dikeluhkan oleh Siswa Jurusan Teknik Sipil.

FS salah seorang Siswa dan juga wisudawan lembaga tersebut di kediamannya Sabtu pada hari Sabtu 30 November 2019 mengatakan, apa yang telah dilakukan oleh Kajur Teknik Sipil benar – benar tidak wajar dan diluar aturan pihak lembaga dalam hal ini Direktur PNK.

“Bayangkan saja total wisudawan pada tanggal 30 November 2019 yang lalu sebanyak 209 orang dan semua diharuskan semua untuk mengumpulkan uang saat seminar proposal, ujian tugas akhir dan juga pada saat yudisium.

Saat seminar proposal kami diharuskan mengumpulkan uang sebesar Rp. 500 ribu, Rp. 500 ribu saat ujian Tugas Akhir, dan Rp. 250 ribu saat yudisium. Bahkan ada juga Siswa yang diminta membelikan Handphone baru untuk salah seorang Dosen di bagian Administrasi Teknik Sipil, ” ungkap FS.

Lanjut FS mengatakan, Kajur memberlakukan aturan tersebut dengan alasan untuk membeli nasi kotak Dosen, Penguji, Pembimbing dan juga seluruh Pegawai di jurusan Teknik tersebut.

“Aturan itu dibuat dengan alasan makanan yang dipesan oleh kami sebagai Mahasiswa tidak higienis bagi para dosen saat dikonsumsi bersama, oleh karena itu Kajur mengambil opsi untuk mengumpulkan uang dari seluruh mahasiswa yang mempersiapkan diri untuk wisuda nanti tanpa memberikan kwitansi. “Jelas FS.

FS menambahkan, bahwa ia mewakili seluruh teman – temannya yang takut diintimidasi oleh  Dian selaku Kajur baru di jurusan tersebut dan juga Dosen lainnya.

“Aturan ini baru di berlakukan oleh Ibu Dian selaku Kajur yang baru karena menggantikan Melchior Bria ST., MT yang sebelumnya tidak pernah melakukan pungutan untuk membeli nasi kotak dengan jumlah yang fantastis, “tandas FS.

Saat dikonfirmasi oleh Wartawan di ruangan Pudir III Bidang Kemahasiswaan Ambrosius A. Tino ST., MT.  dan juga Pudir I Bidang Akademik Aloysius Leki M.Si. terkait pungutan yang diberlakukan oleh Dian selaku Kajur di lembaga tersebut, dirinya membantah apa yang diungkapkan oleh Mahasiswa – Mahasiswa tersebut.

“Pungutan yang mana, kalau saya melakukan itu saya sudah kaya. Namun saya berlakukan itu sebagai bentuk inisiatif untuk membantu Mahasiswa, karena biasanya makanan yang mereka pesan kurang higienis untuk kami makan. “Tandasnya.

Lanjut Dian, inisiatif itu diberlakukan dengan mengumpulkan 5 sampai 10 orang sekali mengikuti seminar, ujian proposal dan juga yudisium akhir Siswa – Siswa tersebut.

“Sekarang saya estimasi, untuk sekali naik ujian itu sebanyak 10 orang Siswa untuk mengkafer makan dan juga minuman saat itu. “Tuturnya. (Alden)

 

Berita Terbaru, Nusantara

Posting Terkait

Permalink ke Amidal Mengutuk Keras Banyaknya Izin Amdal Keluar Tak Sesuai SOP Di 3 Wilayah
Amidal Mengutuk Keras Banyaknya Izin Amdal Keluar Tak Sesuai SOP Di 3 Wilayah
Mutiaraindotv, Lubuklinggau – Sumatera Selatan, Hari Hak Asasi Manusia
Permalink ke Ketua DPRD Kab. Cirebon Jalin Silaturahmi Dan Sinergitas Bersama Media
Ketua DPRD Kab. Cirebon Jalin Silaturahmi Dan Sinergitas Bersama Media
Mutiaraindotv, Kabupaten Cirebon, bentuk Sinergitas sekaligus mempererat Tali Silaturahmi
Permalink ke Seberat Apa Pun Pekerjaan Dengan Gotong Royong Menjadi Ringan
Seberat Apa Pun Pekerjaan Dengan Gotong Royong Menjadi Ringan
Mutiaraindotv, Barabai – Kalimantan Selatan, Kemanunggalan TNI Rakyat yang
Permalink ke Sambut HJK 2019 TNI/Polri Dan Masyarakat Bersih – Bersih Tempat Ibadah
Sambut HJK 2019 TNI/Polri Dan Masyarakat Bersih – Bersih Tempat Ibadah
Mutiaraindotv, Barabai – Kalimantan Selatan, Berbagai kegiatan yang dilakukan

Tinggalkan pesan

Ragam & Peristiwa

Mhd Saleh Pemegang Palu Anggaran
  MutiaraindoTV, Kabupaten Bener Meriah – Aceh.  Dewan Perwakilan
Kampung Damaran Baru Lauchinghing Jadi ECO Village
Kampung Damaran Baru Laucinghing Menjadi Eco Village Mutiaraindotv, (Bener
21 Sanggar Se – Aceh Ramaikan Festival Guel Di Bener Meriah
Sebanyak 21 Sangar Se-Aceh Akan Ikut Festival Guel Di
Polres Batubara Gelar Peringatan Maulid Nabi Muhamad SAW 1441H
  Mutiaraindotv.com (Batu Bara)- Dengan Mentoladani Akhlak Kepemimpinan Nabi