Salmah Mahasiswi Unsyiah Sang Inovator Minyak Dari Sampah Plastik

author
Penulis: 
314 dilihat

MutiaraindoTV, Kabupaten Bener Meriah – Aceh. Bentuk sebuah kepedulian terhadap lingkungan, Salmah berklaborasi dengan sang ayah Pranata warga Kampung Teritit, Kecamatan Wih Pesam, Kabupaten Bener Meriah berinovasi memamfaatkan sampah menjadi minyak.

Ketertarikan Mahasiswi Fakultas kedokteran di Universitas Syiah Kuala (Unsyiah) Banda Aceh itu, terhadap pengembangan sampah menjadi minyak sudah tumbuh sejak ia masih sekolah di SMA Negeri Binaan Pante Raya Kabupaten Bener Meriah. Hal itu diceritakannya pada media ini saat di konfirmasi, Kamis 11 Juli 2019 di Bale Atu Kecamatan Bukit tempat berlangsungnya PIPMG.

Salmah menceritakan, pada Tahun 2013 yang silam dia merupakan duta Sanitasi teraktif se-Provinsi Aceh, dan memang dikala SMA dulu kami bergerak di bidang lingkungan sehingga pada Tahun 2015 perlombaan tersebut kembali diulang dan saya terpilih menjadi duta teraktif dan inovatif dan berhak mengikuti workshop di Bogor, Provinsi Jawa Barat. “Sebutnya.

Pada saat mengikuti workshop Bogor, lanjutnya itu workshop tentang lingkungan, pengolahan limbah, dan sampah. Nah dari situ saya sangat tertarik, sehingga saya punya ide untuk membuka jurnal – jurnal tentang pengolahan sampah. Dan ternyata sampah plastik dapat dimanfaatkan untuk bahan – bahan pembuatan minyak, “ujarnya.

Menurut Salmah, Recyele (Pengolahan) sampah plastik yang dikembangkannya tersebut sangat ramah lingkungan. Karena cara pembakaran yang dilakukan, untuk menghasilkan minyak mengunakan sampah sisa ketam kayu.

Sedangkan untuk bahan baku sendiri, dia mengunakan sampah plastik seperti bekas minuman Aqua gelas, dan kantong kresek.

” Dan itu sangat menghemat energi, kalau pembakaran mengunakan kompor tentu boros energi, kerana kita tidak ingin membuat energi baru menghabiskan banyak energi lain, untuk itu kita lebih memilih mengunakan sisa ketam untuk pembakarannya. “Terangnya.

Mahasiswi Kedokteran itu mengatakan, dalam 7 ons sampah dapat menghasilkan 200 meli minyak yang belum dapat dipastikan jenisnya tersebut, namun dia meyakini minyak hasil olahannya itu sejenis premium.

Dalam proses pembuatannya sendiri, dia melakukan dua kali penyulingan kedalam dua jenis alat yang dia beri nama Resam singkatan dari Recyele Sampah, yang merupakan alat ciptaan ayahnya.

Kemudian, dia pernah melakukan uji coba menghidupkan kendaraan bermotor mengkombinasikan minyak yang ia kembangkan dicampur dengan bensin dengan komposisi 60 persen minyak yang dia olah dicampur 40 persen minyak binsin dan bisa menyalakan kendaraan bermotor.

” Kalau secara murni atau tampa dicampur kita belum melakukan percobaan, karena memang ini harus dilakukan uji laboratorium untuk menentukan kandungan minyak tersebut, supaya kita mengetahui efek pengunaan minyak tersebut terhadap mesin, “tegasnya.

Salmah menyebutkan, inovasi Resam tersebut merupakan dable fungsi, karena disamping bisa mengolah sampah menjadi minyak, juga sisa pembakaran sampah ketam tadi dapat menjadi pupuk organik dan juga dapat menjaga kebersihan lingkungan.

“Kita tau sekarang ini, setiap belanja rumah tangga selalu mengunakan kantok kresek yang akibatnya itu terus menumpuk dan mencemari lingkungan”.

” Parahnya lagi, kita tidak mempungkiri, ibu – ibu secara bebas membakar sampah itu kan sangat berdampak terhadap lingkungan, karena intemigasinya dapat mempertipis amizon – amizon. “Papar Salmah.

Mahasiswi pemerhati lingkungan itu, sangat berharap agar inovasinya itu dapat lulus uji lab sehingga nantinya lingkungan di daerahnya tidak tercemari dengan limbah dan sampah plastik. “Pintanya.

Dari informasi yang dihimpun Media ini, Inovasi Resam (Receye Sampah) tersebut masuk nominasi 6 besar Teknologi Tepat Guna (TTG) dan hasil penilaian akan diumumkan pada acara penutupan kegiatan Pekan Inovasi Pemberdayaan Gampong (PIPMG) Sabtu 13 Juli 2019. (Samsudin)

Berita Terbaru, Nusantara

Posting Terkait

Permalink ke Untuk Kesejahteraan Rakyat, TNI Aktif Dampingi Petani di Sawah
Untuk Kesejahteraan Rakyat, TNI Aktif Dampingi Petani di Sawah
Mutiaraindotv, Barabai – Kalimantan Selatan, tak kenal lelah Anggota
Permalink ke Kasdim Barabai Ajak Pertebal Keimanan Dalam Hikmah Maulid Nabi Muhammad SAW
Kasdim Barabai Ajak Pertebal Keimanan Dalam Hikmah Maulid Nabi Muhammad SAW
Mutiaraindotv, Barabai – Kalimantan Selatan, yang bertempat di Pondok
Permalink ke Bocah 10 Tahun Tewas Diduga Tenggelam Pemandian CHA-CHA
Bocah 10 Tahun Tewas Diduga Tenggelam Pemandian CHA-CHA
Mutiaraindotv, Musi Banyuasin – Sumatera Selatan, seorang Bocah Laki
Permalink ke Wujud Empati Pasipers Kodim Solo, Membesuk Anggota Yang Sakit
Wujud Empati Pasipers Kodim Solo, Membesuk Anggota Yang Sakit
  Mutiaraindotv.com (Surakarta) – Perwira Seksi Personil (Pasipers) Kodim

Tinggalkan pesan

Ragam & Peristiwa

Citarum Harum, Sektor 13 Susuri dan Bersihkan Anak Sungai Cigatrot Di Desa Sukamanah
  Mutiaraindotv.com (Bandung)- Satgas Citarum Harum Sektor 13 bahu
Warga Selang Cau Cibitung Protes Penyedotan Air Tanah Oleh CV Oksidav
Mutiaraindotv.com( Cibitung)- Warga di RT 04/13 Kelurahan Wanasari Cibitung
Pangdam III Siliwangi, Mayjen TNI Nugroho Budi Wiryanto : Pintu Rumah Saya Terbuka 24 Jam Untuk Basarnas
Mutiaraindotv.com(JAKARTA) – Kepala Badan Pencarian dan Pertolongan Nasional (Basarnas)
LPLHI Berjibaku Bersihkan Lingkungan Di Hari WCD Internasional
Mutiaraindotv.com( Bekasi)-World Clean Up Day (WCD) 2019 di Kabupaten