SMA N 8 Terbaik Se SumSel Dalam Penggunaan Dana Bos Yang Sesuai Dengan Juknis Bos Ta.2019

author
Penulis: 
656 dilihat

Mutiaraindotv, SMA N 8 Lubuklinggau – Sumatera Selatan, berdasarkan laporan secara tertulis dan konfirmasi langsung ke beberapa Siswa dan Siswi SMA Negeri 8, terkait tindakan Kepala Sekolah memungut Iuran dari Siswa dan Siswi yang katanya untuk biaya ujian berbasis Komputer dan ujian Mid semester, Beli Lembar Soal dan jawaban harus mengeluarkan Anggaran Dana mencapai Ratusan Juta.

Sekolah SMA Negeri 8 yang beralamat di Jalan Lingkar Selatan, Kecamatan Timur II, Kota Lubuklinggau, Propinsi Sumatera Selatan ini tak ada Transparansinya dalam penggunaan Dana Bantuan Oprasional Sekolah. Kamis, 17 Oktober 2019.

Sesuai laporan tersebut Team Mutiaraindotv mengklarifikasi Laporan dari narasumber tersebut ke Kepala Sekolah SMA Negeri 8 yang berada di Jalan Lingkar Selatan dengan mengirimkan surat No.010/MITV_GRUP/Konfirmasi/X/2019 tertanggal  14 Oktober 2019. Namun sampai waktu yang kita berikan tak kunjung ada jawaban dari Pihak Sekolah SMA Negeri 8 tersebut.Adapun permasalahan yang kita pertanyakan terkait perjalan Anggaran Dana Bos Ta 2019, yang diatur dalam Permendikbud Nomor 18 Tahun 2019  tentang Perubahan atas Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 3 Tahun 2019 tentang Petunjuk Teknis Bantuan Operasional Sekolah Reguler. Padahal sesuai dalam peraturan sistem penggunaan Dana Bos harus sesuai dengan Juknis Dana Bos tersebut, Akan tetapi pihak sekolah SMA N 8 tidak mengacu dan berpedoman sesuai Juknis Dana Bos.Padahal peruntukan dana Bos itu jelas sesuai dengan Petunjuk Teknis yang ada yang telah di Undang-undangkan, akan tetapi pihak sekolah SMA N 8 masih melakukan pemungutan terhadap Siswa dengan Alibi di Koordinir Komite. Padahal sudah ada aturan Permendikbud No. 75 Tahun 2016 tentang Komite Sekolah, telah mengatur batasan serta larangan Komite Sekolah secara  Untuk detail batasan serta larangan bagi komite sekolah sebagaimana diatur dalam pasal 10, ayat 1 dan ayat 2,serta pasal 12.Berikut bunyi Pasal diatas, Pasal 10 berbunyi diantaranya ; Komite Sekolah melakukan penggalangan dana dan sumber daya pendidikan lainnya untuk melaksanakan, Fungsinya dalam memberikan dukungan tenaga, sarana dan prasarana, serta pengawasan pendidikan, Penggalangan dana dan sumber daya pendidikan lainnya sebagaimana dimaksud pada ayat (1) berbentuk bantuan dan/atau sumbangan, bukan pungutan. Pasal 12 Komite Sekolah, baik perseorangan maupun kolektif dilarang : Menjual buku pelajaran, bahan ajar, perlengkapan bahan ajar, pakaian seragam, atau bahan pakaian seragam di Sekolah, melakukan pungutan dari peserta didik atau orang tua/walinya, mencederai integritas evaluasi hasil belajar peserta didik secara langsung atau tidak langsung, mencederai integritas seleksi penerimaan peserta didik baru secara langsung atau tidak langsung, melaksanakan kegiatan lain yang mencederai integritas Sekolah secara langsung atau tidak langsung, mengambil atau menyiasati keuntungan ekonomi dari pelaksanaan kedudukan, tugas dan fungsi komite Sekolah, memanfaatkan aset Sekolah untuk kepentingan pribadi/kelompok, Melakukan kegiatan politik praktis di Sekolah; dan, Mengambil keputusan atau tindakan melebihi kedudukan, tugas, dan fungsi Komite Sekolah.Akan tetapi fakta dilapangan sesuai hasil Survey Team Mutiaraindotv dilapangan yang dialkukan oleh Kepala Sekolah, dan Staf Sekolah SMA N 8 isinial N, W, M diantaranya : Setiap Siswa di Bebankan Biaya Pembelian Soal Ujian mulai dari 1000 / Lembar soal, Setiap Siswa di Bebankan biaya Pembelian lembar Jawaban mulai dari 1000/ lembar soal, Siswa dibebankan biaya Ujian Mid Semester sebesar Rp. 100.000/ siswa, Siswa di bebankan biaya Ujian Berbasis Komputer Kisaran 500 Rb/ Siswa, Siswa dibebankan biaya kegiatan lainnya, Tidak pernanya ada perbaikan sekolah seperti gambar dibawah ini, Banyak transpot guru dalam biaya hasil pengawas ujian tak dibayarkan, Banyak Anak dikeluarkan karena belum bayar uang SPP, Dan masih banyak lagi permasalahan yang terjadi selama ini di Kepemimpinan IBU Kepsek SMA Negeri 8 Lubuklinggau ini, unjarnya ke Team Mutiaraindotv.Padahal terkait Peruntukan dana Bos garis besarnya untuk Transportasi Pendidik, Tenaga Kependidikan, Pembimbing, Narasumber Lokal, Honor Pembimbing Ekstrakurikuler, dan Jasa Profesi Narasumber, dan untuk biaya Ulangan Harian, Ulangan Tengah Semester, Ulangan Akhir Semester, Ulangan Kenaikan Kelas, dan US, US berbasis Komputer. Serta untuk biaya Pembelian Alat dan/atau Bahan habis pakai yang dibutuhkan dalam mendukung kegiatan Pembelajaran, Administrasi dan Layanan Umum, Tata Usaha dan Perkantoran, Pembelian dan Pemasangan Alat Absensi bagi Guru dan Tenaga Kependidikan seperti  Finger Print scan yang Terkoneksi dengan Dapodik, dan Pembelian Peralatan Kesehatan dan Keselamatan.Dana Bos juga di Peruntukan untuk biaya Perbaikan Kerusakan komponen nonstruktural dengan ketentuan penggantian kurang dari 30 % (tiga puluh persen) dari komponen terpasang bangunan. Komponen nonstruktural terdiri atas ;

  1. Penutup Atap, antara lain seng, Asbes, dan/atau Genteng,
  2. Penutup Plafond, antara lain GRC, Triplek, dan/atau Gypsum,
  3. Kelistrikan, antara lain Aksesoris lampu, saklar, stop kontak, dan/atau instalasi jaringan,
  4. Kusen, Kaca, Daun Pintu, dan/atau Jendela,
  5. Pengecatan, dan/atau penutup lantai, antara lain keramik, tegel, plester aci, dan/atau papan,
  6. Perbaikan mebeler, pembelian meja dan atau kursi peserta didik atau guru jika meja dan atau kursi yang ada sudah tidak berfungsi dan atau jumlahnya kurang mencukupi kebutuhan,
  7. Perbaikan toilet Sekolah, tempat cuci tangan dan saluran air kotor,
  8. Penyediaan sumber air bersih termasuk pompa dan instalasinya bagi Sekolah yang belum memiliki air bersih,
  9. Pembangunan jamban atau WC beserta sanitasinya bagi Sekolah yang belum memiliki prasarana tersebut,
  10. Pemeliharaan dan/atau perbaikan komputer, printer, laptop Sekolah, proyektor, dan/atau AC; dan/atau,
  11. Pemeliharaan dan/atau perbaikan peralatan praktikum, dan
  12. Pembayaran Honor.

Namun selama kepemimpinan Ibuk Kepsek SMA Negeri 8 ini bersama Bidang Kesiswaam dan Bendahara serta Staf di sekolah tersebut mengabaikan dari Peraturan yang ada. Harapan dari pelapor ke Team Mutiaraindotv untuk diteruskan ke Pihak Aparatus Penegak Hukum, biar kami sebagai Wali Murid jelas apa yang selama ini telah dikerjakan Kepsek tersebut, piintanya. (Team Mutiaraindotv)

Berita Terbaru, Nusantara

Posting Terkait

Permalink ke Pangdam III Siliwangi Hadiri Wisuda Purnawira Pati TNI AD
Pangdam III Siliwangi Hadiri Wisuda Purnawira Pati TNI AD
MUTIARAINDOTV. COM (Magelang)-Pangdam III/Siliwangi Mayjen TNI Nugroho Budi Wiryanto, S.I.P,
Permalink ke Wabup OKU Menghadiri Pisah Sambut Kepala ATR/BPN
Wabup OKU Menghadiri Pisah Sambut Kepala ATR/BPN
Mutiaraindotv, Ogan Komering Ulu – Sumatera Selatan, Wakil Bupati
Permalink ke Bupati OKU Menghadiri Paripurna Ke V DPRD Terkait Penyampaian Nota Keuangan Dan Raperda
Bupati OKU Menghadiri Paripurna Ke V DPRD Terkait Penyampaian Nota Keuangan Dan Raperda
Mutiaraindotv, Ogan Komering Ulu – Sumatera Selatan, Bupati OKU
Permalink ke Kapolres Dan FKPD Muba Gelar Tabur Bunga Di Makam Pahlawan
Kapolres Dan FKPD Muba Gelar Tabur Bunga Di Makam Pahlawan
Mutiaraindotv, Polres Musi Banyuasin – Sumatera Selatan, dalam Rangka

Tinggalkan pesan

Ragam & Peristiwa

Citarum Harum, Sektor 13 Susuri dan Bersihkan Anak Sungai Cigatrot Di Desa Sukamanah
  Mutiaraindotv.com (Bandung)- Satgas Citarum Harum Sektor 13 bahu
Warga Selang Cau Cibitung Protes Penyedotan Air Tanah Oleh CV Oksidav
Mutiaraindotv.com( Cibitung)- Warga di RT 04/13 Kelurahan Wanasari Cibitung
Pangdam III Siliwangi, Mayjen TNI Nugroho Budi Wiryanto : Pintu Rumah Saya Terbuka 24 Jam Untuk Basarnas
Mutiaraindotv.com(JAKARTA) – Kepala Badan Pencarian dan Pertolongan Nasional (Basarnas)
LPLHI Berjibaku Bersihkan Lingkungan Di Hari WCD Internasional
Mutiaraindotv.com( Bekasi)-World Clean Up Day (WCD) 2019 di Kabupaten