3 Kali Ganti Kades Desa Paowan, 7 Tahun Jalan Luput Perhatian Pemkab Situbondo

author
Penulis: 
178 dilihat

MutiaraindotvKabupaten Situbondo, Jawa Timur, Warga RT. 04 RW. 01, Dusun Bukkolan, Desa Paowan, Kecamatan Panarukan, Kabupaten Situbondo, Jawa Timur. Mengeluhkan Jalan Desa yang selama 7 tahun belum ada perhatian dari Dinas terkait. Padahal sudah tiga kali ganti Kepala Desa (Kades).

Seperti yang dikeluhkan, Indana Izzah Sajidah (18 tahun) asal Dusun Bukkolan, Desa Paowan, Kecamatan Panarukan, Jalan yang ada di lingkungan RT. 03 dan RT. 04, di Dusun Bukkolan benar-benar rusak parah sampai batu kerikilnya kelihatan dan banyak lubang kesana kemari. Parahnya lagi, kalau pada waktu musim penghujan lubang Jalan banyak digenangi air. Sehingga tidak terlihat lubangnya dipastikan rawan kecelakaan.

“ Kurang lebih hampir 7 tahun Jalan di dusun kami belum ada perbaikan dan belum ada perhatian dari intansi terkait. Hal ini sangat dimungkinkan kurangnya pengawasan. Sampai saat ini belum ada perbaikan Jalan dari Dinas terkait.

Sudah beberapa kali warga mengadukan persoalan ini ke Kepala Desa juga pada Dinas yang intinya minta perbaikan jalan, kata Inda kepada Awak Media, Rabu, 08 Juli 2020.

Lebih lanjut diterangkan Indana, kami berharap kondisi Jalan yang rusak satu kilometer yang ada di Dusun Bukkolan segera mendapat perhatian dari Pemerintah dan cepat diperbaiki agar Masyarakat merasa nyaman.

“ Kalau Jalan ini terus dibiarkan rusak kasihan warga, dikawatirkan banyak terjadi kecelakaan dan roda perekonomian warga menjadi terhambat ”, terang Indana.

Keluhan sama juga dikatakan Abd Aziz (37 tahun) warga RT. 03 RW. 01 menyatakan hal yang sama, pihaknya berharap kepada Kepala Desa Paowan juga pada Pemkab Situbondo lekas tanggap adanya keluhan warga dan segera memperbaiki Jalan tersebut.

” Jika jalan itu dibiarkan akan menghambat roda perekonomian, selain itu dampak dari hancurnya Jalan akan terjadi kecelakaan. Apa lagi Jalan itu akses Jalan satu-satunya yang dilintasi warga dan jalur utama perlintasan yang digunakan warga keseharianya ”, ujarnya.

Menurut Tolak Imam Riyanto, selaku Ketua RT setempat mengatakan, bahwa Jalan yang rusak di lingkungan Dusun Bukkolan itu disebabkan oleh Imbas Banjir Bandang pada waktu melubernya aliran Sungai Sampeyan di Kecamatan Panarukan beberapa tahun lalu.

“ Sebenarnya kami sudah beberapa kali mengusulkan dan mengajukan Proposal permohonan perbaikan kerusakan Jalan di wilayah kami. Baik melalui Musrenbang Desa juga pada Musrenbang di tingkat Kecamatan “.

Namun tetap saja tidak ada respon dari pihak terkait selama 7 tahun Jalan di Dusun Bukkolan dibiarkan rusak dan menyempit, ungkapnya.

Sambung dia, ruas Jalan tersebut selalu dikeluhkan oleh para pengguna Jalan atau warga sekitar Dusun Bukkolan, Desa Paowan. Sebab sejak 7 tahun lebih Badan Jalan pada ruas Jalan tersebut mengalami kerusakan. Kerusakan yang terjadi cukup parah, hampir sebagian besar badan Jalan terdapat lubang-lubang dalam dan lebar yang menganga.

” Kalau hujan deras lubang-lubang besar dan dalam pada badan Jalan tersebut, tidak ada bedanya dengan kolam kubangan kerbau dan sangat sulit dilalui meski dengan sepeda motor “, kata Imam panggilan akrab Ketua RT setempat.

Lebih lanjut Ketua RT yang juga merangkap sebagai Anggota BPD Paowan itu menjelaskan, kondisi kerusakan badan Jalan kian parah karena tak pernah ada perbaikan. Warga sudah beberapa kali meminta agar pihak Pemerintah Desa maupun Kecamatan setempat menindaklanjutinya baik ke Pemkab Situbondo atau Pemprov Jatim.

“ Tapi walaupun sudah beberapa kali warga meminta sampai saat ini. Nyatanya belum juga ada tanggapan apalagi perbaikan “ kata dia.

Sementara itu, Kepala Desa Paowan, Saiful Hady S.Pd, saat dikonfirmasi Awak Media, pada hari Rabu, 08 Juli 2020, sore, terkait keluhan Masyarakat tentang kerusakan Jalan Raya di Desa Paowan mengatakan, bahwa pihaknya mengucapkan terimakasih atas informasi adanya kerusakan Jalan Raya tersebut. Serta akan turun ke lapangan untuk menindaklanjuti keluhan warganya.

” Kami akan segera menindaklanjuti keluhannya Masyarakat Dusun Bukkolan. Tentang permohonan perbaikan Jalan Raya yang informasinya rusak berat sudah hampir 7 tahun lebih tidak ada perbaikan di wilayah tersebut. Dan apabila layak diperbaiki, maka akan dipertimbangkan serta kami prioritaskan melalui Anggaran Dana Desa (DD) ”, pungkasnya. (irwan/im).

editor ” Awi “.

Berita Terbaru, Kabar Desa, Nusantara, Pemerintahan, Uncategorized

Posting Terkait

Permalink ke 13 Milyar Progam Kotaku Di Lubuklinggau Dengan Luas Lebih Kurang 520 Hektar
13 Milyar Progam Kotaku Di Lubuklinggau Dengan Luas Lebih Kurang 520 Hektar
Mutiaraindotv, Lubukklinggau – Sumatera Selatan, Program Kota Tanpa Kumuh (Kotaku)
Permalink ke Rumah Produksi Pengelolaan Kripik Jengkol, Akan Segera Terwujud Di Akhir Agustus 2020
Rumah Produksi Pengelolaan Kripik Jengkol, Akan Segera Terwujud Di Akhir Agustus 2020
Mutiaraindotv, Lubukklinggau – Sumatera Selatan, Program Kota Tanpa Kumuh
Permalink ke Bangun Komunikasi Dan Penyatuan Visi, BPD Paowan Rutin Adakan Rapat
Bangun Komunikasi Dan Penyatuan Visi, BPD Paowan Rutin Adakan Rapat
Pertemuan Rutin BPD Desa Paowan Sebagai Wahana Komunikasi Dan
Permalink ke Bupati Batu Bara : Wartawan Wadah Yang Tepat Untuk Mensosialisasikan New Normal
Bupati Batu Bara : Wartawan Wadah Yang Tepat Untuk Mensosialisasikan New Normal
Mutiaraindotv.com (Batu Bara)-  Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Batu

Tinggalkan pesan

Ragam & Peristiwa

Bupati Batu Bara : Wartawan Wadah Yang Tepat Untuk Mensosialisasikan New Normal
Mutiaraindotv.com (Batu Bara)-  Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Batu
Warga Merasa Dipersulit Urus Denda Tilang Di Kejari Cikarang Bekasi
MUTIARA Indo TV.com (Bekasi)-Penyelesaian sidang tilang pelanggaran lalu lintas
Moh.Khalil : Hai Gugus Covid 19 Jangan Hanya Masjid Olean Yang Ditutup, PT. PMMP/Alias Salem Landangan Juga Ditutup Dong!
Aksi Demo Tunggal, Moh Khalil Mendapat Pengawalan Muspika Mangaran,
Tim Sabara Porles Situbondo Bubarkan Masa Kepung Pengadilan Agama
  MutiaraindoTv.com (Situbondo)- Pengadilan Agama Situbondo digegerkan dengan datangnya