3 Kecamatan Terakhir Menjadi Target Sosialisasi Posyantek

Mutiaraindotv, Kec. Lubuklinggau Timur I – Kota Lubuklinggau, Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan Pemberdayaan Masyarakat Kota Lubuklinggau, mengadakan Sosialisasi POSYANTEK (Pos Pelayanan Teknologi Tepat Guna), yang bertempat di Kantor Kecamatan Lubuklinggau Timur I, Kota Lubuklinggau. Selasa, 29 Oktober 2019.

Dalam persentasinya Kadis P3APM Drs. Heri Zulianta, menjelaskan ada 3 (Tiga) tujuan POSYANTEK diantaranya :

  1. Menjembatani masyarakat pemanfaat/pengguna Teknologi Tepat Guna (TTG) dengan sumber TTG,
  2. Memberikan kemudahan kepada masyarakat dalam memperoleh pelayanan teknis, pelayanan informasi dan promosi TTG, serta orientasi TTG, dan
  3. Meningkatkan kerjasama dan koordinasi antar pemangku kepentingan dalam rangka pemanfaatan TTG.

Pak Heri, juga menyampaikan Kriteria Pengurus POSYANTEK dan Dasar Hukum pelaksanaan TTG. Adapun Peserta yang turut hadir antara lain, LPM, LPA, Lurah-Lurah se- Kecamatan Lubuklinggau Timur I, Ibu-ibu PKK tingkat Kelurahan dan tingkat Kecamatan, Pokja 1,2,3 dan 4, serta masyarakat yang ada di Lingkungan Kecamatan.Dalam kesempatannya, Ketua LPM Bpk. (Purn) Sukiran, memberikan Ilustrasi bagaimana cara membuat Dodol seperti yang dilakukan di Daerah Pandeglang, Jawa Tengah. Yang mana, membuat Dodol cukup dengan 2 (dua) orang, karena sudah ada alat bantu yang sudah diinovasi. Hasilnya pun cukup bagus, higienis, murah, banyak dan tetap mempertahankan cita rasa.

Hasil wawancara Team Mutiaraindotv dengan Kadis P3APM, melalui Kabid Pemberdayaan Perempuan Ibu Kolbiya, yang didampingi oleh Kasi pak Dwi, bahwasanya Sosialisasi POSYANTEK ini mewajibkan adanya Kepengurusan POSYANTEK ditingkat Kecamatan – kecamatan. Sebelumnya di Tahun 2018 terbentuk Kepengurusan baru di 5 (lima) Kecamatan yaitu :

  1. Kecamatan Lubuklinggau Utara 1 dan 2,
  2. Kecamatan Lubuklinggau Barat 1 dan 2 dan
  3. Kecamatan Lubuklinggau Selatan 1.

Dan pada Tahun 2019 dilanjutkan Sosialisasi untuk 3 (tiga) Kecamatan yaitu :

  1. Kecamatan Lubuklinggau Timur 1 dan 2 dan
  2. Kecamatan Selatan 2,

Yang sudah mulai dibentuk kepengurusannya pada hari ini, Selasa sampai dengan hari Kamis tertanggal 31 Oktober 2019.

” Melalui Sosialisasi ini, kami mengharapkan kelompok Pengurus Kecamatan yang sudah terbentuk untuk membuat suatu Inovasi dan Kreatifitas, menciptakan Alat – alat yang mempermudah, mempercepat, memperlancar dan memperbanyak. Sebagai contoh, misalkan Bakso yang biasanya bisa dihasilkan 10 Kg/ Produksi, dengan Inovasi bisa menghasilkan Bakso 20/Kg/ Produksi. Bakso yang biasanya berbentuk Bulat, dengan Inovasi bisa bentuknya beraneka Ragam dan Lain – lainnya. ujar istri pak Imam Senen.Setelah terbentuknya Kepengurusan kelompok tingkat Kecamatan, setelah berjalan dan ada Penghasilan, tim akan mendata kegiatan dan Alat – alat atau Inovasi apa yang ditampilkan atau di Promosikan oleh Kelompok Pengurus. Maka akan dibuat kegiatan pelaksaan yang nantinya di tahun 2020 akan di Lombakan antar Kecamatan untuk tingkat Kota.

Lebih lanjut ibu Kolbiya, berharap Sosialisasi ini dapat membantu memberikan Ide – ide terhadap Kegiatan – kegiatan kelompok Pengurus untuk berinovasi dan memperoleh hasil yang banyak, mudah dikerjakan, alatnya murah, efisien dan tepat guna. (Korlip/Korwil).

editor ” Kaperwil SumSel “

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *