4 Arahan Presiden Kepada Forum Rektor Di Indonesia

author
Penulis: 
237 dilihat

MutiaraindotvIstana BogorJawa Barat, Presiden mengikuti acara Pembukaan Konferensi FRI, dari Istana Kepresidenan Bogor, Provinsi Jawa Barat. Sabtu, 04 Juli 2020.

Presiden Joko Widodo, memberikan arahan sekaligus membuka secara resmi acara ‘ Konferensi Virtual Forum Rektor Indonesia (FRI) ‘, langsung dari Istana Kepresidenan Bogor, Provinsi Jawa Barat.

Empat arahan yang disampaikan oleh Presiden Jokowi diantaranya,

” Pertama, Presiden mengajak FRI jangan hanya menjadi forum komunikasi, namun harus dikemas menjadi forum saling peduli, forum saling berbagi, yaitu yang mampu membantu yang tidak mampu dan yang punya membantu yang tidak punya “.

‘ Berbagi pengalaman secara daring, berbagi Kurikulum dan Silabus, berbagi koleksi Perpustakaan secara daring, berbagi Dosen dan Perkuliahan secara daring, untuk maju bersama, memajukan seluruh Mahasiswa di seluruh Indonesia ‘, tutur Presiden.

” Kedua, Presiden mengajak para rektor dan FRI untuk memfasilitasi Mahasiswa agar bisa belajar kepada siapa saja “.

‘ Kepala Negara menegaskan agar Mahasiswa tidak hanya belajar kepada Dosen tetapi juga pelaku Industri, Wirausahawan, Praktisi Pemerintahan, Praktisi Hukum, dan para Pelaku Lapangan lainnya.

“ Agar mahasiswa bisa menangkap perubahan yang dinamis, perubahan dunia yang dinamis, yang dipicu oleh Disrupsi dan Hiperkompetisi yang terjadi sekarang ini ”, ujar Presiden.

Di era Disrupsi dan Hiperkompetisi sekarang, Presiden menjelaskan bahwa Dunia berubah sangat cepat, banyak hal yang belum sempat dibukukan sudah berubah di lapangan.

“ Banyak karakter kerja yang tidak bisa ditangkap hanya melalui membaca tetapi harus melalui mengalami pengalaman nyata. Itulah pentingnya memerdekakan Mahasiswa, agar bisa belajar kepada siapa saja ”, tuturnya.

Ketiga, Presiden mengajak Perguruan Tinggi lebih aktif bekerja sama dengan Industri, termasuk kerja sama dengan kawasan Industri terdekat.

” Jika ada kawasan Industri terdekat, Presiden tegaskan untuk mengajak segera bekerja sama, buka Fakultas atau Departemen atau Program Studi di kawasan Industri yang karakter keilmuannya dekat dengan jenis Industri di kawasan tersebut.

Kerja sama dengan Industri bukan hanya untuk memberikan pengalaman kerja bagi Mahasiswa tetapi Perguruan Tinggi juga bisa bekerja sama untuk Penelitian dan Pengembangan Teknologi. Untuk Research and Development di Dunia Industri. Dan sekaligus untuk Pengembangan Ilmu Murni, katanya.

Keempat, Presiden sampaikan Pendidikan Tinggi harus memberikan perhatian besar kepada Kesehatan Fisik dan Mental. Untuk membangun karakter Mahasiswa yang hati dan pikirannya Merah Putih untuk Indonesia, berakhlak mulia, bermental baja, serta memegang teguh Pancasila.

” Suasana kampus, menurut Presiden, harus memperkokoh rasa Kebangsaan, menghargai Kebinekaan dalam Persaudaraan dan Persatuan, berintegritas tinggi dan Antikorupsi, serta penuh Toleransi dan menghargai Demokrasi “.

Bapak-Ibu adalah orang tua mereka yang bertanggungjawab terhadap masa depan mereka dan sekaligus masa depan Indonesia, jelas Presiden.

Semua itu, menurut Presiden, harus dilakukan dengan cepat dan sangat segera. Ia mengajak untuk memanfaatkan Puncak Bonus Demografi sekarang ini. Untuk mencetak generasi muda yang unggul dan membangun Indonesia maju.

“ Satu abad Republik Indonesia sudah dekat di 2045 nanti, tinggal 25 tahun lagi ”, jelasnya. Untuk itu, Presiden mengajak untuk mencetak Sejarah dan membuktikan bahwa Indonesia tidak akan terjebak pada Middle Income Trap.

Kepala Negara menegaskan kembali, ajakan untuk membuktikan bahwa di tahun 2045 nanti Indonesia mampu menjadi Negara berpenghasilan tinggi yang berkeadilan Sosial bagi seluruh Rakyat Indonesia.

“ Dengan mengucapkan Bismillahirrahmanirrahim Konferensi Forum Rektor Indonesia Tahun 2020 saya nyatakan dibuka ”, pungkas Presiden di akhir arahan. (Gumilar).

editor ” Awi “.

Berita Terbaru, Nusantara, Pemerintahan, Pendidikan, Uncategorized

Posting Terkait

Permalink ke 13 Milyar Progam Kotaku Di Lubuklinggau Dengan Luas Lebih Kurang 520 Hektar
13 Milyar Progam Kotaku Di Lubuklinggau Dengan Luas Lebih Kurang 520 Hektar
Mutiaraindotv, Lubukklinggau – Sumatera Selatan, Program Kota Tanpa Kumuh (Kotaku)
Permalink ke Rumah Produksi Pengelolaan Kripik Jengkol, Akan Segera Terwujud Di Akhir Agustus 2020
Rumah Produksi Pengelolaan Kripik Jengkol, Akan Segera Terwujud Di Akhir Agustus 2020
Mutiaraindotv, Lubukklinggau – Sumatera Selatan, Program Kota Tanpa Kumuh
Permalink ke Bangun Komunikasi Dan Penyatuan Visi, BPD Paowan Rutin Adakan Rapat
Bangun Komunikasi Dan Penyatuan Visi, BPD Paowan Rutin Adakan Rapat
Pertemuan Rutin BPD Desa Paowan Sebagai Wahana Komunikasi Dan
Permalink ke Bupati Batu Bara : Wartawan Wadah Yang Tepat Untuk Mensosialisasikan New Normal
Bupati Batu Bara : Wartawan Wadah Yang Tepat Untuk Mensosialisasikan New Normal
Mutiaraindotv.com (Batu Bara)-  Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Batu

Tinggalkan pesan

Ragam & Peristiwa

Bupati Batu Bara : Wartawan Wadah Yang Tepat Untuk Mensosialisasikan New Normal
Mutiaraindotv.com (Batu Bara)-  Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Batu
Warga Merasa Dipersulit Urus Denda Tilang Di Kejari Cikarang Bekasi
MUTIARA Indo TV.com (Bekasi)-Penyelesaian sidang tilang pelanggaran lalu lintas
Moh.Khalil : Hai Gugus Covid 19 Jangan Hanya Masjid Olean Yang Ditutup, PT. PMMP/Alias Salem Landangan Juga Ditutup Dong!
Aksi Demo Tunggal, Moh Khalil Mendapat Pengawalan Muspika Mangaran,
Tim Sabara Porles Situbondo Bubarkan Masa Kepung Pengadilan Agama
  MutiaraindoTv.com (Situbondo)- Pengadilan Agama Situbondo digegerkan dengan datangnya