67200 Lembar SPPT Dan DHKP PBB-P2 Diserahkan Ke 8 Kecamatan

Mutiaraindotv, Lubuklinggau – Sumatera Selatan, Walikota Lubuklinggau, menyerahkan Surat Pemberitahuan Pajak Terhitung (SPPT) dan Daftar Himpunan Ketetapan Pajak (DHKP) Pajak Bumi dan Bangunan Pedesaan dan Perkotaan (PBB-P2), kepada Camat untuk disampaikan kepada Lurah dilingkungan Pemkot Lubuklinggau Tahun 2021. Kegiatan Penyerahan ini bertempat di Aula Kantor Walikota Lubuklinggau Lantai 5, Kelurahan Kayu Arah, Kecamatan Lubuklinggau Barat I. Rabu, 21 April 2021.

Dalam arahannya Wako, mengatakan bahwa Pajak mempunyai peran penting dalam bernegara khususnya dalam Pembangunan, karena Pajak merupakan sumber Pendapatan Negara. Karena beban Negara yang sangat berat diantaranya membiayai Pembangunan Nasional dimana Pemerintah tidak dapat bergantung pada hutang luar negeri dengan tingkat suku bunga yang tidak kecil, katanya.

Wako juga kembali menekankan setiap tahun kepada Lurah yang diberi tugas untuk menagih Pajak. Dari hasil Pajak itu, akan digunakan untuk membangun berbagai Infrastruktur dasar seperti Jalan dan Fasilitas Umum lainnya. Untuk itu kepada Camat dan Lurah, Wako meminta selalu memantau petugas PBB berkoordinasi dengan RT dalam Penyampaian SPPT, agar benar-benar sampai ke wajib Pajak.

Kepala Badan Pengolahan Pajak dan Retribusi Daerah (BPPRD) Kota Lubuklinggau, Tegi Bayuni melaporkan jumlah SPPT dan DHKP PBB-P2 yang diserahkan kepada Camat untuk disampaikan kepada Lurah sebanyak 67200 lembar SPPT dengan nilai ketetapan Rp. 6.119.642.539,-.

Adapun rincian per Kecamatan yaitu :

  1. Kecamatan Lubuklinggau Barat l, sebanyak 10.932 lembar SPPT dengan nilai ketetapan Rp. 772.764.744,
  2. Kecamatan Lubuklinggau Barat ll, sebanyak 4.656 lembar SPPT dengan nilai ketetapan Rp.
    543.300.571,
  3. Kecamatan Lubuklinggau Timur l, sebanyak 11.069 lembar SPPT dengan nilai ketetapan Rp. 1.709.639.910,
  4. Kecamatan Timur ll, sebanyak 8.547 lembar dengan nilai ketetapan Rp. 1.031.003.857,
  5. Kecamatan Lubuklinggau Selatan l sebanyak 4.363 lembar SPPT dengan nilai ketetapan Rp. 328.051.513,
  6. Kecamatan Lubuklinggau Selatan ll sebanyak 10.806 lembar SPPT dengan nilai ketetapan Rp. 770.626.979,
  7. Kecamatan Lubuklinggau Utara l sebanyak 5.605 lembar SPPT dengan nilai ketetapan Rp 262.121.537, dan
  8. Kecamatan Lubuklinggau Utara ll sebanyak 11.222 lembar SPPT dengan nilai ketetapan Rp. 702.133.428.

Sedangkan pada tahun 2020 jumlah SPPT sebanyak 66.380 dengan ketetapan Rp. 5.590.270.846, terealisasi Rp. 2.953.119.215 atau 52,83%. Dan untuk
waktu jatuh tempo PBB-P2 Tahun 2021 berakhir pada 30 September 2021. Jadi bagi wajib pajak yang melunasi lewat dari tanggal tersebut, dikenakan denda 2% perbulan, pungkasnya. (rls_021).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *