Akibat Dari Keributan Antara Fahri Anggota Pemuda Pancasila Dengan Oknum Jaksa Lubuklinggau Seluruh Kader Pemuda Pancasila SumSel Gelar Aksi Damai

Mutiaraindotv, Lubuklinggau – Sumatera Selatan, Dampak dari keributan yang terjadi antara Kader Pemuda Pancasila saudara Zarghifari dengan Oknum Jaksa Lubuklinggau Agrin Nico Reval yang terjadi pada tanggal 23 November 2019, Dini Hari sekira pukul 01.00 Wib ditempat Hiburan Malam IBIZA Hotel Dafam.

Yang beralamat di Jalan H. M. Soeharto Km.12 Kelurahan Kupang, Kecamatan Lubuklinggau Selatan I, Kota Lubuklinggau, Provinsi Sumatera Selatan. Selasa, 03 Maret 2020.

Penyebab keributan dipicu dari rasa kecemburuan Oknum Jaksa Lubuklinggau saudara Agrin dikarenakan saudara Doni bernyanyi dengan pacarnya Agrin yang bernama Vio yang merupakan Pemandu Lagu (LC) di tempat Hiburan Malam IBIZA tersebut. Setelah saudara Doni selesai bernyanyi saudara Agrin mendekati tempat duduk saudara Doni, sebab acara dilanjutkan dengan acara Disco Jocky (DJ). Saat berjoged itulah terjadi keributan yang mana Oknum Jaksa menyiku rusuk saudara Doni, sehingga yang bersangkutan bertanya ” Ngapo Bos “ dijawab Oknum Jaksa tersebut ” Kau Melawan Apo “.

Sehingga terjadilah keributan yang mana Oknum Jaksa tersebut memegang leher saudara Doni, yang membuat Doni Reflek memegang tangan Oknum Jaksa dan terjadilah Pemukulan dan melihat hal tersebut saudara Fahri melerai Perkelahian, namun Oknum Jaksa malah melakukan Pemukulan kepada Fahri ditangkis lah dan suasana tempat Hiburan Malam IBIZA menjadi tak terkendali.

Menurut keterangan dari Pegawai IBIZA tersebut memang Oknum Jaksa tersebut adalah pelanggan tetap disini pak minimal dalam Satu Minggu Empat Malam datang ke tempat Hiburan Malam IBIZA ini, dan minum, unjar Tim Ivestigasi Sapran, SH melalui surat tertanggal 10 Desember 2019 yang diterima Tim Mutiaraindotv.

Yang saat ini menjadi pertanyaan Tokoh Masyarakat dan kalangan masyarakat apakah pantas seorang Oknum Jaksa yang seharusnya menjadi ” Contoh dan Panutan Warga Masyarakat Indonesia “ akan taat terhadap Hukum di Negara ini. Akibat dari kurang adilnya Hukum ini terkhusus di Lubuklinggau, Musi Rawas dan Musi Rawas Utara ini, para Kader Pemuda Pancasila se- Sumatera Selatan, akan melaksanakan Aksi Damai pada tanggal 09 Maret 2020 sekira pukul 09.00 Wib dengan estimasi Massa 1000 (Seribu Orang). Dengan tujuan Aksi Damai diantaranya, Kantor Kejaksaan Negeri Lubuklinggau dan Kantor Kepolisian Resrot Lubuklinggau, dengan berkompoi dari Markas Besar Komando MPC Pemuda Pancasila Kota Lubuklinggau dipimpin langsung Bung Chandra Muh. Islam dan Kordinator Aksi Damai Ahlul Fajri.

Pada intinya seluruh Kader Pemuda Pancasila se Sumatera Selatan mendesak dan meminta kepada Presiden RI Joko Widodo dan Kejaksaan Agung RI serta Majelis Kehormatan Jaksa, untuk memberikan dan menegakan Hukum di Negeri ini yang sebenarnya. Apakah pantas seorang Oknum Jaksa berada di Tempat Hiburan Malam sampai dini hari, apakah baik bagi nama Institusi di dalam Kejaksaan seperti ini yang memberikan Contoh buruk bagi warga masyarakat di NKRI.

Jika Aksi Damai kami ini tidak ditindak Lanjuti dengan Pemberian Sangsi yang berat ataupun Pemecatan terhadap Oknum Jaksa tersebut, maka kami akan melaksanakan Aksi yang lebih besar lagi dengan mengabungkan seluruh Kader Pemuda Pancasila di Negara Republik Indonesia ini. Jika ada salah satu Anggota kami dengan satu kata : “ APABILA SALAH SATU TEMAN KITA DICUBIT, MAKA KITA SEMUA AKAN MERASA DICUBIT DAN KITA HARUS MEMBALAS SIAPAPUN YANG MENCUBIT TEMAN KITA ITU. KITA TIDAK BOLEH MENGGANGGU DAN MENYUSAHKAN ORANG LAIN. BILA MEREKA MENJUAL, KITA TAWAR BAIK-BAIK. APABILA MEREKA TAWAR LAGI DAN KELEWATAN, KITA BORONG ”. Dengan Semboyan ” SEKALI LAYAR TERKEMBANG SURUT KITA BERPANTANG “. ucap Bung Chandra. (Tim MITV SumSel)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *