AKIBAT RUANG KELAS RUSAK BERAT, PROSES BELAJAR MENGAJAR DI DUA SEKOLAH TERGANGGU. 

TURUN LANGSUNG : Anggota Komisi IV DPRD Kabupaten Situbondo saat melakukan inspeksi mendadak (Sidak) mengecek ruang kelas rusak berat. Ke SDN 3 Wonokoyo dan SDN 4 Seletreng, Kecamatan Kapongan, Kabupaten Situbondo. (Syam)

MUTIARAINDOTV.COM, SITUBONDO – Dengan banyaknya pengaduan masyarakat kepada Komisi IV DPRD Kabupaten Situbondo, perihal kondisi ruang kelas beberapa sekolah di Kabupaten Situbondo yang mengalami rusak berat, sehingga berpengaruh terhadap guru dalam proses belajar mengajar, dengan adanya persoalan tersebut akhirnya Komisi IV DPRD Situbondo melakukan Sidak mengecek secara langsung ke lokasi, salah satunya SDN 3 Wonokoyo dan SDN 4 Seletreng, Kecamatan Kapongan, Kabupaten Situbondo, Senin (10/01/2022).

” Dari hasil kunjungan tersebut Komisi IV DPRD Situbondo ke SDN III Wonokoyo dan SDN IV Seletreng, Kecamatan Kapongan ternyata benar di dua sekolah tersebut sarana prasarana untuk belajar mengajar kondisinya sangat mengkhawatirkan atau rusak berat, sehingga masyarakat yang berdekatan dengan sekolah enggan untuk menyekolahkan anaknya di sekolah tersebut, “ujar Sekretaris Komisi IV DPRD H.Tolak Atin.

Lebih lanjut, H.Tolak Atin mengatakan, dengan kondisi yang kita ketahui, Komisi IV DPRD Situbondo sangat menyayangkan, karena sampai saat ini Pemerintah Kabupaten yang dalam hal ini Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Situbondo belum melakukan tindakan upaya apapun atau memberikan solusinya.

” Padahal pihak sekolah sudah beberapa kali mengajukan renovasi untuk gedung tersebut. Namun tidak ada tanggapan apapun atau tidak di gubris, “ujarnya.

Kata dia, persoalan ini tentu harus menjadi perhatian kita bersama khususnya Pemerintah Kabupaten Situbondo. Sebab, ruang kelas yang ditempati siswa-siswi kelas I sampai dengan kelas VI saat ini hanya tiga kelas bisa digunakan. Sedangkan tiga ruang kelasnya yang kondisinya mengalami rusak berat dan tidak bisa ditempati.

” Tentu dengan kondisi seperti ini proses belajar mengajarnya ternganggu dan tidak maksimal, “kata H.Tolak Atin.

Dijelaskan dia, dari hasil Sidak Komisi IV DPRD Situbondo ke dua lokasi sekolah, yakni SDN 4 Seletreng dan SDN 3 Wonokoyo, setelah mengecek langsung ternyata kondisinya yang paling parah ini ada di SDN 3 Wonokoyo karena satu ruangan ditempati tiga kelas karena muridnya hanya 10 orang dan ini sungguh sangat memprihatinkan sekali, hal akibat dari persoalan ruang kelasnya dibiarkan rusak sehingga masyarakat takut untuk menyekolahkan anaknya.

” Padahal kondisi kerusakan ruang kelas ini sudah beberapa kali disampaikan ke Pemkab dalam hal ini Dispendikbud, namun pihak Dispendikbud berdalih dan banyak alasan karena muridnya terlalu sedikit, sekolahannya akan terkena tol, seharusnya dengan kondisi tersebut Pemkab tidak usah banyak alasan lagi atau cepat ditangani secara serius dan tuntas, karena menyangkut pendidikan anak bangsa, “tuturnya.

Ditambahkan Wakil Rakyat itu, oleh karena itu, Komisi IV meminta kepada Dispendikbud wajib hadir untuk melakukan pelayanan dasar di bidang pendidikan karena ini wajib hukumnya bagi Pemerintah Kabupaten, paling tidak memberikan solusi terkait persoalan ini.

” Insya’allah dalam waktu dekat Komisi IV DPRD Situbondo akan mengundang pihak-pihak terkait dan akan minta penjelasan terhadap persoalan ini dan setelah itu baru kita sepakati bersama seperti apa yang harus kita lakukan kedepannya, “pungkas H.Tolak Atin. (Syam).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *