Akibat Tak Jelas Pembentukan Kepengurusan FKPP Mura, Ketua Hukum Dan Advokasi Mundur

Mutiaraindotv – Kab. Musi Rawas, Sumatera Selatan, Wakil Rois Syuriah PCNU Mura M. Akrom, SH yang diberi amanah sebagai Ketua Hukum Dan Advokasi Komunikasi Pondok Pesantren Kabupaten Musi Rawas, mengundurkan diri. Ini berdasarkan surat peryataan pengunduran diri tertanggal 08 Juni 2022.

Pengunduran diri saya ini, dari kepengurusan FKPP Mura, tidak lagi sebagai Kuasa Hukum dan Advokasi dari segala bentuk kegiatan yang ada di organisasi Forum Komunikasi Pondok Pesantren. Dikarenakan untuk lebih fokus di kepengurusan saya sebagai Wakil Rois Syuriah PCNU Musi Rawas

Adapun hal yang menjadi dasar pengunduran diri saya ini dikarenakan :

  1. Belum/Tidak mengetahui terkait Legalitas di FKPP Mura,
  2. Belum/Tidak mengetahui proses pembentukan FKPP, karena selama dibentuk tidak ada bukti terkait daftar hadir dan notulen rapat saat pembentukan, dan
  3. Demi menghindari akibat hukum kemudian hari di kepengurusan FKPP.

” Iya benar secara resmi saya mengundurkan diri sebagai pengurus di organisasi FKPP Kabupaten Musi Rawas dengan jabatan sebagai Ketua Hukum dan Advokasi di FKPP mulai hari ini (kemarin) “, ucap M. Akrom, SH, yang disampaikan langsung melalui Via WhatsApp ke Tim Mutiaraindotv, Rabu, 08 Juni 2022.

Lanjutnya, pengunduran diri ini, saya sampaikan dan tegaskan secara tertulis. Dimana, suratnya telah dipersiapkan untuk segera disampaikan secara serentak seluruh jajaran Kepengurusan ke Pembina, Penasehat dan Ketua Pengurus FKPP Musi Rawas, unjarnya.

” Lanjut M. Akrom, mengatakan bahwa keputusannya mundur sebagai Ketua Hukum dan Advokasi di FKPP Musi Rawas ini bukan karena sesuatu hal ya yang bentuk harus paham aturan dan mekanisme setiap pembentukan organisasi yang hanya semerta memasukan nama begitu saja. Dan kedua pengunduran saya juga atas dasar keputusan yang telah dipertimbangkan secara matang “, tegasnya.

Ditambahkannya, Saya mengundurkan diri sebagai Ketua Hukum dan Advokasi FKPP dikarenakan ingin fokus di Rois Syuriah di PCNU, agar lebih memaksimalkan Program-program kerja organisasi keagamaan di NU khususnya di wilayah Kabupaten Musi Rawas, pungkasnya. (@_018).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *