Akibat TPA Milik DLH, Warga Sekitar Terganggu Aroma Busuk Dan Penyakit

Mutiaraindotv – Kabupaten Musi Banyuasin, Masyarakat di RT.12 Sri Maju Kelurahan Bayung Lincir, Kabupaten Musi Banyuasin Provinsi Sumatera Selatan merasa resah dan terganggu akibat limbah Pembuangan Sampah, yang tak jauh dari permukiman warga sekitar. Sampah tersebut berasal dari tumpukan sampah yang berada di pasar maupun dari warga. Dan sampah tersebut diambil oleh Dinas Lingkungan Hidup dalam hal ini di kelolah oleh Kebersihan ( UPTD ), yang di buang ke tempat pembuangan akhir. Sangat disayangkan tempat limbah sampah akhir tersebut, merupakan jalan penghubung antara Desa Mendis menuju Kelurahan Bayung Lincir dan Lahannya pun hanya satu hektar. Minggu,  25 Desember 2022.

Ketika awak media menemui Yudi, Warga di RT.12 mengatakan bahwa tempat penampungan akhir Limbah sampah tersebut, beraroma tak  sedap itu sangat busuk, apalagi di musim penghujan. Ditempat saya memang aroma busuknya sedikit berkurang tapi kalau arahnya kesana sudah tak tahan aroma busuk yang luar biasa, ucapnya.

Saat di tanya seperti apa Bauknya..? Yudi menambahkan namanya juga Bauk busuk gimana ya tuh khan Sampah…! kalau arah angin arah kesana jadi ya sering kita kena Efek bauknya kesana kalau kesini jaranglah ya namanya juga depan Rumah jadi harapan saya kalau memang perlu di pindahkan. Kalau enggak bisa di pindahkan ya di rapikan ke belakang, karena sudah enam bulan kemarin cuma di geser kebelakang saja, ucapnya.Sementara itu Ismanto dan Misyah Warga RT.12 Srimaju juga mengatakan saya tinggal di sini sudah 10 tahun dari tahun 2012 jadi bauknya sampah itu sudah lama tadinya belum ada rumah di sini paling akhir / ujung karena bau sampah itu disana masih semak-semak belum ada orangnya dan sekarang sudah ramai makanya dulu itu masih sepi di letakan sampah di situ.

Misyah menambahkan, sekarang penduduk bertambah ramai dan saat di musim hujan bau banget Pak….?. Dan masalah aroma bau yang ditimbulkan dari pembuangan akhir sampah ini, sudah di ajukan proposal dan pemberitahuan kepada Ketua RT, dan ditanda tangani oleh masyarakat disekitar lokasi. Karena bukan hanya aroma busuk aja pak..?, akan tetapi sudah ada warga yang terkena penyakit seperti batuk dan saat konsumsi makanan sering muntah, tegasnya. (ML).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *