Aktivis Muara Enim Berharap Kematian LC King Karoke Terungkap

Aktivis Muara Enim, Syerin Apriandi

Mutiaraindotv – Kabupaten Muara Enim, Kepolisian mulai bekerja mengungkap kasus kematian LC King Karoke Muara Enim, menjawab rasa penasaran publik, selain dugaan OD (Over Dosis), publik penasaran kapan dan dimana sebenarnya LC tersebut tewas.

Kondisi jenazah LC King Karoke beredar luas, tampak hidung berbusa, ada bercak darah di pinggir mata, mukanya tampak sedikit membengkak ada apa ? apakah mungkin korban baru meninggal subuh itu, tetapi kondisi jenazahnya pagi itu tampak sudah lama meninggal.

Aktivis Muara Enim, Syerin Apriandi berharap teka-teka tersebut segera terungkap karena menurutnya dari kondisi jenazahnya, di duga keras bukan baru meninggal melainkan ada yang ditertutupi, ya bisa saja kemungkinan besar ada yang di tutup-tutupi pihak King Karoke, ujarnya.

” Menurutnya, Polisi sudah melakukan hal yang benar dengan memasang Line Polisi di King Karoke, agar tidak terjadi hal yang tidak di inginkan, seperti penghilangan alat bukti, ” soal Line Polisi sudah benar Khawatir penghilangan alat bukti “, tambahnya.

Publik bertanya jika sudah meninggal dunia di King Karoke apakah jenazah tersebut dapat pindah sendiri ke Perumahan Grand Citi Islamic center, ataukah ada unsur kesengajaan pengaburan peristiwa oleh pihak King Karoke malam itu.

Ia berharap Kepolisian dapat mengungkap tuntas kematian tersebut, demi menjaga Marwah Polisi yang Presisi, publikkan penasaran matinya di mana, polisi harus ungkap secepatnya, harapnya.

Menurutnya lagi Pihak King Karoke sudah berbuat semena mena dengan memaksa terus beroperasi meski izin buka belum di dapat dari Pemerintah, jangan mentang mentang pemiliknya Anggota DPRD Muara Enim, aturan dapat di labrak, kesalnya.

Selain itu juga mempekerjakan LC tampa perlindungan sosial adalah melanggar hak azazi pekerja, apalagi korban merupakan perempuan, sudah selayaknya Komnas Perempuan ikut turun menyelidiki.

Jika terbukti bersalah pihak King Karoke harus di hukum maksimal, sebab selain belum memiliki izin, di duga keras menjual miras, mempekerjakan perempuan tampa perlindungan, yang itu semua harus dipertanggungjawabkan di mata hukum.

Selamat bekerja Pak Polisi ungkap apa yang sebenarnya terjadi, kami cinta Polisi kata Syerin. (Umar)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *