Anggota DPRD Diadukan Istri Sirinya Ke Badan Kehormatan DPRD Situbondo

oleh -156 views

MutiaraindoTV. com (SITUBONDO JAWA TIMUR – Merasa ditelantarkan, seorang wanita (W) yang mengaku istri siri anggota DPRD (H),  mengadu ke Badan Kehormatan (BK) DPRD Situbondo.

H, anggota dewan yang diadukan membuat keterangan mengejutkan. Dirinya membantah, telah menelantarkan anak dari hasil kawin sirinya dengan W dan akan bertanggungjawab sampai anaknya dewasa.

W dan anaknya diruang Badan Kehormatan DPRD Situbondo,Kamis (8/9)

Diketahui usia perkawinan siri H dan W sudah berlangsung selama 3 tahun dan dikaruniai seorang anak perempuan.

” Saya melaporkan suami saya (H) yang anggota dewan, karena tidak bertanggung jawab,” sungut  W usai melaporkan ke BK  di gedung DPRD Kabuparen Situbondo, Rabu (8/9).

Suaminya yang anggota DPRD dilaporkan lantaran telah menelantarkan dia dan seorang anak perempuan berusia satu tahun dalam kondisi tidak normal. Sementara tuntutan kebutuhan hidup harus dipenuhi.

Wanita berjilbab yang tinggal di Kecamatan Mangaran ini juga berniat melaporkan ke partai suami sirinya itu.

“Saya sudah ke BK, dan ketua BK sudah menerima pengaduan saya. Jadi ya saya tunggu hasilnya dan apabila tidak ada tanggapan dari BK DPRD Situbondo maka akan saya laporkan ke DPP Partai nya,” tukasnya.

Sementara itu, pengacara W, Heri Sampurna mengatakan bahwa H telah mengumbar janji akan menikahi W.

” H yang menjadi anggota dewan saat ini membuat janji janji palsu di antaranya, adalah merencanakan akan menikahi W, sejak tahun 2019 lalu, sebelum pencalegkan hingga hari ini,” Ungkap Heri Sampurno.

H, sambung Heri, mengaku kehidupan rumah tangganya tidak harmonis sehingga W mau berkorban untuk di nikahi secara siri. Tak hanya itu,  W juga mendapat sangsi dari tempatnya bertugas, selama tiga tahun gaji W di potong 300 ribu setiap bulannya.

“Dari hasil pernikahan siri , dikaruniai seorang anak perempuan yang sudah berusia satu tahun, namun  sang anak lahir dalam kondisi tidak normal.Bagaimana nasib anaknya yang saat ini memerlukan biaya untuk operasi dan bagaimana juga nasib W yang saat ini sudah dipotong Rp. 300 ribu selama tiga tahun oleh instansinya,” ujar Heri.

” Harapan saya adalah bagaimana Bapak si anak ini mau bertanggung jawab terkait biaya hidupnya sampai dewasa dan juga mau bertanggung jawab kepada W atas status yang saat ini digantung tidak jelas, “Pungkas Heri Sampurno

Sementara itu, saat dikonfirmasi, H mengakui bahwa W itu adalah istri yang kedua, namun pada tanggal 19 Agustus 2021 lalu sudaj di Firok atas permintaan W.

” Bahwa saya dituduh telah menelantarkan anak saya, tudingan itu tidak benar, atau ingin bukti bisa dikonfirmasi langsung kepada Kades Sletreng yang sering mengantarkan kebutuhan anak saya, pada minggu kemarin nafkah untuk anak saya, juga tak titipkan kepada Kades Mangaran, artinya saya tidak punya niatan sama sekali untuk menetantarkan anak saya sendiri dan saya tetap bertanggung jawab untuk membiayai semua kebutuhan sampai dia dewasa,” beber H.

Lebih lanjut H, mengatakan bahwa masalah ini sebenarnya masalah pribadi yang bisa diselesaikan secara kekeluargaan. Kalau saya sebenarnya ingin menghalalkan secara hukum terhadap istri kedua saya di pengadilan, karena terbentur suatu aturan yaitu karena istri yang kedua saya adalah seorang ASN yang tidak boleh menjadi istri kedua sehingga saya mengurungkan diri, karena perjalanan ini sudah tidak ada jodoh menjadi istri saya, dengan kejadian ini semoga semuanya langgeng menerima pemberian Allah SWT, Ungkapnya

Terkait laporan W tersebut, Ketua BK DPRD Situbondo, Johantono, mengungkapkan bahwa surat pengaduan dari seorang perempuan berinisial W, sudah diterima dan akan di tindaklanjuti.

” Namun kami belum tahu tentang persoalan yang dia adukan, namun kami bersama temen temen BK DPRD Kabupaten Situbondo tetap akan menindaklanjuti, mengkaji dan mengevaluasi bersama anggota BK yang lain terkait pengaduan tersebut dan hasilnya akan kita sampaikan nanti setelah pembahasannya selesai,” kata Johantono. (SR)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.