ANGIN PUTING BELIUNG TERJANG DUA DUSUN DI DESA TALKANDANG.

MUTIARAINDOTV.COM SITUBONDO – Adanya peristiwa bencana alam angin puting beliung yang menerjang Desa Talkandang, tepatnya di Dusun Lugundang Barat, RT 04/ RW 01 dan Lugundang Timur, RT 02/ RW 05, pada hari Selasa (18/1/2022) sekitar pukul 16.30 Wib mengakibatkan sebanyak 33 rumah rusak berantakan, Rabu (19/1/2022). Anggota DPRD Kabupaten Situbondo angkat bicara.

Koordinator Pusdalops BPBD Kabupaten Situbondo, Puriyono menjelaskan, dampak dari bencana puting beliung yang disertai hujan deras yang mengakibatkan pohon tumbang dan menimpa rumah warga setempat.

Sambung Puriyono, berdasarkan data sementara berjumlah 33 rumah mengalami kerusakan. Namun tidak ada korban luka dan jiwa atas kejadian tersebut.

” Setelah mendapat informasi bencana tersebut, kami langsung melakukan koordinasi dengan perangkat desa dan Forpimka Situbondo dan langsung terjun kelokasi untuk melakukan kaji cepat. Dan saya menghimbau kepada warga agar selalu waspada karena cuaca saat ini ekstrem dan datangnya tidak diduga duga seperti angin kencang yang disertai dengan hujan deras, “jelasnya.

Lebih lanjut, Puriyono juga mengungkapkan, bahwa dalam upaya penanganan bencana tersebut pihak BPBD Kabupaten Situbondo menggandeng jajaran Forpimka Situbondo, Pemdes Talkandang, anggota Tagana Dinsos Situbondo, agen relawan bencana dan anggota Pramuka BP 1312 Kwarcab Situbondo, “ungkap Puriyono.

Sementara itu, Ketua Komisi I DPRD Situbondo, H. Faisol dari Fraksi PPP saat ditemui awak media terkait adanya bencana tersebut, Rabu (19/1/2022) di ruang kerjanya juga memberikan tanggapan bahwa dalam upaya menghadapi kondisi cuaca ekstrem seperti saat ini, maka pihaknya menginginkan BPBD Kabupaten Situbondo agar dapat menghidupkan kembali program desa tangguh bencana (Destana), tujuannya untuk mengantisipasi agar tidak terjadi banyaknya korban, utamanya di titik wilayah yang rawan bencana alam.

” Bagi wilayah yang sudah terdampak bencana, agar instansi terkait supaya tanggap dan sigap. Yakni dengan segera memberikan bantuan karena kita sudah menyiapkan anggaran untuk tanggap darurat. Jangan biarkan masyarakat kita menangis tanpa ada yang mendiamkan, “pungkasnya. (Syam)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *