Antusias, Masyarakat Indonesia Di Brunei Tunaikan Shalat Idul Fitri 1444 H

MutiaraIndoTV.com (KBRI Bandar Seri Begawan)- Lebih dari 1.500 warga Indonesia  antusias menunaikan Shalat Idul Fitri 1444 H di halaman Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Bandar Seri Begawan yang dimulai pukul 07.00 pagi, Sabtu, (22/5).

Berbeda pada tahun lalu, Shalat Ied kali ini tetap sesuai protokol kesehatan, di antaranya memakai masker dan setiap jamaah membawa sajadahnya sendiri, tetapi tidak seketat yang diterapkan Pemerintah Brunei Darussalam pada tahun lalu. Tahun ini tidak ada lagi pembatasan Shalat Ied bagi anak-anak di bawah 11 tahun, dan pembatasan jumlah jamaah dari Kementerian Kesehatan Brunei Darussalam.

Kegiatan dimulai dengan takbir bersama yang dipimpin oleh Ust. Rustam Harahap, dan diikuti oleh seluruh jamaah yang hadir. Acara kemudian dilanjutkan dengan penyampaian hasil Infaq dan Sadaqah yang terkumpul selama Ramadhan 1444 H.

Ust. Haji Minfadhlillah Hamid bertindak selaku Imam Shalat Ied, sedangkan sebagai Khatib. yaitu Prof. Madya Dr. Ust. Haji Abdurrahman Raden Aji Haqqi, dosen Indonesia yang mengajar di Universiti Islam Sultan Sharif Ali (UNISSA) Brunei Darussalam.

Dalam khotbahnya, setelah sebulan menjalankan puasa di Bulan Ramadhan 1444 H, Ust. Haqqi mengajak jamaah untuk merayakan hari kemenangan – Hari Raya Idul Fitri – dengan tetap dalam kebaikan hati dan perilaku. Seperti halnya makna Idul Fitri yang tidak hanya kembali berbuka makan dan minum di siang hari, setelah sebulan tidak diperkenankan makan sepanjang hari. tetapi juga identik dengan fithrah, dalam arti kembali kepada kesucian; kesucian hati dan jiwa (tazkiyatun nafs), kesucian pikiran (tazkiyatul fikrah), kembali kepada kemurnian agama.

Selain itu, disampaikan pula lima panduan, agar istiqamah dalam beramal, teramasuk di antaranya meningkatkan niat ikhlas ketika melakukan amal ibadah kepada Allah SWT.Setelah pelaksanaan Shalat Ied, dalam acara ramah tamah dengan komunitas Indonesia yang hadir, Kuasa Usaha Ad Interim (KUAI) KBRI Bandar Seri Begwan, Irwan Iding, menyampaikan kepada para warga Indonesia yang ada di Brunei, untuk tetap mematuhi peraturan yang berlaku, serta menjaga persatuan dan kesatuan. Secara khusus KUAI mengajak seluruh warga Indonesia untuk terus menerapkan pola hidup sehat dan tetap menjaga kebersihan.

“Wabah virus corona belum sepenuhnya berakhir, dan untuk itu, kita semua harus tetap berhati-hati dan patuhi protokol kesehatan di mana pun berada,” ujar Irwan Iding.

Masyarakat Indonesia yang hadir, bersemangat menyambut Shalat Idul Fitri 1444 H, yang merupakan tahun pertama melaksanakan Shalat Ied tanpa pembatasan dari Pemerintah Brunei Darussalam. Sebelumnya, pada tahun 2021 dan tahun 2022, Shalat Ied masih diadakan dengan berbagai pembatasan dari otoritas Brunei. Bahkan pada tahun 2020, mengikuti anjuran Pemerintah Brunei Darussalam, KBRI Bandar Seri Begawan tidak mengadakan Shalat Ied.

Di Brunei Darussalam, 1 Syawal 1444 H jatuh pada 22 Mei 2023 sesuai hasil rukyah yang disyahkan Ketua Hakim Syarie, Mahkamah Syariah, Jabatan Kehakiman Negara, Mufti Kerajaan, Kementerian Agama dan Kementerian Pembangunan, setelah melakukan pengamatan hilal setidaknya di lima lokasi di wilayah Brunei. Tahun ini penduduk Brunei merayakan Idul Fitri 1444 H pada 22 Mei 2023, sama dengan warga Indonesia dan banyak negara Muslim di dunia. (Red)

Check Also

Idul Adha 1445 H, PK Partai Golkar Tamsel Qurban Sapi dan Kambing

MutiaraIndoTV.com(Bekasi)- Pengurus Golkar Kecamatan Tambun Selatan pada hari Raya Idul Adha 1445 H tahun 2024 …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *