Apel Pergeseran Personil Pengamanan TPS Pemilu 2019 Di Lapangan Polres Mura Berjalan Sukses

Mutiaraindotv, Polres Mura – Sumatera Selatan, untuk menjaga keamanan selama Pemilu berlangsung Polres dan Kodim 0406/MLM, melaksanakan kegiatan Apel Pergeseran Personil Pengamanan TPS Pemilu 2019 di wilayah Kabupaten Musi Rawas. Acara Apel yang dilaksanakan di Lapangan Polres Musi Rawas sekitar pukul 14:30 Wib sampai pukul 15.10 Wib kegiatan Apel Gelar Pergeseran Pasukan dalam Pemilu 2019, berjalan tertib dan aman. Senin 15 April 2019.

Acara Apel Pergeseran Personil Pengamanan TPS Pemilu 2019, yang hadir langsung, Dandim 0406/MLM Letkol Inf M.A’an Setiawan S.sos. M.I.Pol, Kapolres Musi Rawas AKBP Suhendro.SIK, Kaden Brimob B Pelopor Kompol Eko, Para Danramil Kabupaten Musi Rawas baik dari Kodim 0406/MLM dan Kapolsek Polres Musi Rawas, dan Dansub Denpom Kota Lubuklinggau Kapten Cpm Kamaludin.
Peserta Apel Pergeseran Personil Pengamanan TPS Pemilu 2019 diikuti :
1. 1 SSK Tim Mobile TNI /Polri
2. 1 Regu Barisan PM.
3. 1 SSK Personil Kodim 0406/Mura.
4. 1 SSK Personil Brimob
5. 2 SSK Personil Polres Musi Rawas
Dalam sambutannya Bupati Musi Rawas dalam acara Apel Kesiapan tersebut, kegiatan ini di tujuhkan untuk melakukan Pengecekan Kesiapan Jajaran Personel Keamanan baik TNI maupun Polri. Sebelum diterjunkan dalam melaksanakan Pengamanan yang bertujuan terselenggaranya Pemilu 2019 yang Aman, Lancar, dan Damai. Serta dapat bersinergi menjalankan tugas dengan baik.
Selain itu juga bertumpu pada upaya untuk Meraih Kepercayaan Publik selaku Pemegang Kekuasaan Tertinggi Negara. Hal tersebut diwujudkan antara lain dengan Penegakan Supremasi Hukum, Penghormatan terhadap Nilai – nilai HAM, dan Peningkatan Kualitas Pelayanan Publik. Segala gangguan Kamtibmas dan pelanggaran Pilkada harus kita Antisipasi. Jangan sampai terjadi kecurangan berupa Money Politic dan Black Campain.
Ditambahkannya Sistem Pengolahan Daftar Penduduk Potensial Pemilih Pemilu (DP4) dan Daftar Pemilih Tetap (DPT) juga harus diawasi. Karena kedua persoalan ini kerap sekali menjadi
Pemicu Perdebatan saat Momen Pilkada. Adanya protes dari Partai Politik dengan Aksi Unjuk
Rasa dan Sengketa Pilkada serta
Kerawanan harus juga kita Antisipasi bersama. Kita harus menunjukkan semangat kesiapan dan tanggung jawab dalam melaksanakan Tahapan-tahapan Pilkada.
Bupati juga mengatakan Pemilu Serentak 2019 merupakan Tonggak Sejarah Bangsa Indonesia, karena 5 Jenis Pemilihan dilaksanakan secara bersama dan Pemilu 2019 juga akan menjadi Sorotan Dunia Internasional. Pemilu serentak ini akan jadi Warisan dan Kebanggaan serta Sorotan Dunia Internasional terkait. Apakah bangsa Indonesia mampu melaksanakan Konsolidasi Politik Demokratis dan Berintegritas dalam rangka memilih Pemimpin Nasional.
Untuk itu dia meminta seluruh Pihak Bersinergi menjaga dan memastikan Kelancaran Pemilu 2019. Menurutnya, sukses atau tidaknya pemilu tergantung Sinergi seluruh Komponen Bangsa, baik Penyelenggara Pemilu, dan TNI -Polri, maupun masyarakat.
Tidak saja Anggota Partai Politik dan Masyarakat yang dituntut untuk Taat dan Patuh, dari berbagai ketentuan yang ada. Akan tetapi Pihak Penyelenggara Pemilu, yakni KPU, Bawaslu, dan DKPP, Wajib Hukumnya menunjukkan Kinerja yang Objektif dan Transparan. Tidak ketinggalan juga Fungsi dan Peran TNI – Polri yang berada di luar Lingkup Penyelenggara Pemilu, akan tetapi sangat menentukan suksesnya keberlangsungan pemilu yang dilaksanakan secara langsung, Umum, Bebas, Rahasia, Jujur, dan Adil.
Dalam perhelatan Pemilu 2019 ini merupakan kesempatan yang sangat berharga bagi Rakyat Indonesia dalam memilih Pemimpin Nasional dan Wakil Rakyat. Karena itu, Pemerintah meminta perhelatan Pemilu 2019 dijadikan ajang untuk memilih Pemimpin Nasional dalam mewujudkan Cita – cita Bangsa, bukan dijadikan sarana benturan satu kubu dengan kubu yang lain.
(Awi/Pendim 0406)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *