Bakesbangpol Dan DPRD Situbondo Sosialisasi Peningkatan Peranan Pendidikan Pancasila

Bakesbangpol Bersama Anggota komisi III DPRD, Andi Handoko, Gelar Sosialisasi Peningkatan Peranan Pendidikan Pancasila di Wiayah Barat.

 

 

Mutiaraindotv.com (SITUBONDO)- Untuk membangun generasi bangsa yang cerdas dan berkarakter di Kabupaten Situbondo, Badan Kesatuan Bangsa dan Politik bersama Ketua DPC PDIP, Andi Handoko dari komisi III DPRD Kabupaten Situbondo, menggelar Sosialisasi Peningkatan Peranan Pendidikan Pancasila.

Kegiatan yang ditempatkan di Aula Warung Kawi Anugerah Kecamatan Besuki ini di ikuti oleh 100 peserta, karena Situbondo saat ini masih masuk level 3 PPKM Covid 19, maka kegiatan ini dibagi 2 sisi, untuk sisi pertama diikuti sebanyak 50 peserta, mulai pukul 08.30 sampai dengan 12.00 WIB, Sedangkan untuk sisi kedua di ikuti sebanyak 50 peserta, dimulai pukul 13.00 sampai dengan 16.00 WIB.

Kabid Integrasi Bangsa, Bakesbangpol Situbondo, Adi Pratama mengungkapkan Tantangan Globalisasi
di era teknologi informasi dan komunikasi yang berkembang dengan sangat pesat, banyak dikalangan masyarakat khususnya generasi muda yang bertindak tidak sesuai
dengan nilai-nilai Pancasila.

Hal ini disebabkan karena rendahnya kesadaran
yang ada pada diri mereka,
Untuk membentuk generasi bangsa yang cerdas dan
berkarakter sehingga dengan adanya kegiatan ini nanti diharapkan mampu menjadi
penerus bangsa yang kuat dan tangguh serta dapat
mengimplementasikan nilai-nilai Pancasila dengan baik dan benar., Ungkapnya.

Andi Handoko, yang berasal dari Pemilihan Dapil IV, (Kecamatan Besuki, Banyuglugur dan Kecamatan Jatibanteng) saat didapuk menjadi nara sumber menjelaskan secara gamblang kepada peserta bahwa Salah satu permasalahan yang dihadapi bangsa indonesia dewasa ini adalah mulai memudarnya semangat nasionalisme dan
patriotisme khususnya dikalangan generasi
muda. Hal ini disebabkan banyaknya pengaruh
budaya asing yang masuk di negara kita, akibatnya banyak generasi muda yang
melupakan budaya sendiri karena menganggap
bahwa budaya asing merupakan budaya yang
lebih modern dibanding budaya sendiri, Kata Andi Handoko

Selanjutnya, Andi Handoko mengungkapkan, Bahwa akibat nila nilai luhur bangsa banyak diabaikan hampir terjadi disebagian besar
generasi muda sekarang, oleh karena itu masa untuk yang akan datang peranan pemuda atau
generasi muda harus mampu sebagai pilar, penggerak dan
pengawal jalannya pembangunan nasional, Ungkap Ketua DPC PDIP Situbondo, Andi Handoko.

Melalui organisasi dan
jaringan yang luas, pemuda dan generasi muda harus
dapat memainkan peran yang lebih besar dalam
mengawal jalannya pembangunan nasional
berbagai permasalahan yang timbul akibat rasa nasionalis dan kebangsaan yang
memudar banyak terjadi belakangan ini, Ungkapnya

Untuk itu, Pemerintah Kabupaten Situbondo melalui Badan Kesatuan Bangsa dan Politik bersama DPRD akan terus mengawal dan berupaya memberikan sosialisasi bagaimana masyarakat Situbondo ini memiliki wawasan yang lebih luas, untuk membangun generasi bangsa yang cerdas dan berkarakter sehingga dengan begitu akan terbangun kepribadian yang baik, dan tidak mudah terpancing serta terpengaruh dengan berita berita negatif di masa yang akan datang, Pungkas, Andi Handoko

Kepala Bakesbangpol Situbondo, Basuki saat membuka Kegiatan di Aula Warung Kawi Anugerah Mengatakan Bahwa saat ini sudah banyak generasi muda atau pemuda yang mengalami disorientasi, dislokasi dan terlibat pada suatu kepentingan yang hanya mementingkan diri
pribadi atau kelompok tertentu dengan
mengatasnamakan rakyat sebagai alasan dalam kegiatannya, Ungkap Basuki

Oleh karena itu, Pancasila sebagai dasar dan ideologi
negara merupakan hasil kesepakatan bapak
pendiri bangsa, ketika negara indonesia didirikan dan hingga sekarang di era globalisasl negara indonesia tetap berpegang
teguh kepada pancasila sebagai dasar negara. Pancasila harus menjadi
acuan negara dalam menghadapi berbagai
tantangan global dunia yang terus berkembang, Terang Basuki.

Di era globalisasi ini peran pancasila tentulah sangat penting untuk tetap menjaga
eksistensi kepribadian bangsa indonesia
karena dengan adanya globalisasi batasan-
batasan diantara negara seakan tidak
terlihat, sehingga berbagai kebudayaan asing
dapat masuk dengan mudah ke masyarakat, Kata Basuki

Ral ini dapat memberikan dampak positif dan
negatif bagi bangsa indonesia, jika kita dapat Memfilter dengan baik berbagai hal yang
timbul dari dampak
globalisasi tentunya
globalisasi itu akan menjadi hal yang positif karena dapat menambah wawasan dan
mempererat hubungan antar bangsa dan
negara di dunia, sedangkan hal negatif dari
dampak globalisasi dapat merusak moral bangsa dan eksistensi kebudayaan indonesia, Terangnya.

sehubungan hal tersebut, generasi muda sebagai pilar bangsa diharapkan memiliki
jiwa patriotisme dan nasionalisme dengan tetap bertahan pada nilai-nilai budaya bangsa
indonesia meskipun banyak budaya asing masuk
di negara indonesia, Tegas Basuki

Dengan berlandaskan
pancasila pengaruh budaya asing bisa disaring sehingga generasi muda bisa menjadi generasi yang benar-benar cinta pada tanah air indonesia apapun Keadaanya, Pungkasnya (SYAM)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *