Berharap Ada Tindakan Pasif Terhadap SPBU Empat Lawang, Main Nominal Meteran

Mutiaraindotv, Kecamatan Tebing Tinggi – Kabupaten Empat Lawang, Masyarakat Kabupaten Empat Lawang kerap merasa dirugikan saat pengisian minyak kendaraan baik roda dua dan roda empat di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) milik Pertamina. Kali ini kabar cukup menghebohkan tentang kecurangan SPBU saat mengisi bahan bakar minyak.

Kabar ini diterima Tim Mutiaraindotv baik melalui pesan WA dan juga ngbrol langsung dengan Masyarakat yang merasa dirugikan oleh SPBU 24.314.151, di Desa Talang Gunung, Kecamatan Tebing Tinggi, Kabupaten Empat Lawang Isinial AN, yang saat itu mengisi minyak pertralit terkejut yang mana saya mengisi sebesar Rp. 15.000. akan tetapi tertera di Monitor SPBU tersebut kurang dari uang yang diberikan.

Lanjut AN pada tanggal 18 Mei 2021, saya mengisi minyak di SPBU tersebut, dengan memberikan uang kepada Pegawai SPBU sebesar Rp. 15.000. Namun meteran yang tertera yang seharusnya Rp. 15.000, menjadi Rp. 14.915. Dan juga ada yang hanya Rp. 14.925 hingga sebesar Rp. 14.900.

Saat AN ingin bertanya ke Petugas pengisian minyak di SPBU, akan tetapi petugas cuek dan dari pada menjadi ribut saya tinggalkan SPBU tersebut. Kejadian ini bukan terjadi kepada saya, namun banyak warga yang sedang mengisi berteriak mungkin SPBU ini mencari uang tambahan agar modal pembuatan SPBU cepat kembali, ungkap AN ke Mutiaraindotv.

Ditambahkan salah satu warga Isinial AS mengaku, bahwa harga yang tercantum di layar dispenser SPBU tercantum Rp. 15.000 akan tetapi tiba-tiba di di meteran hanya tertera dibawah Rp. 15.000 yang tak sesuai dengan harga yang diinginkan pembelian. Hal itu terjadi jika konsumen membeli dengan harga umum, seperti Rp 10 ribu, Rp 15 ribu, Rp 20 ribu, Rp 50 ribu atau Rp 100 ribu, itu tak perna sesuai dengan uang yang diberikan. Belum lagi per liter minyak terisi di kendaran pun tak sesuai, ungkapnya. (021).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *