Beri 10 Juta Ke 2 Oknum Wartawan, Benarkah IR Menutup Kasus Dugaan Penggelapan Mobil di Polres Pamekasan ?

MutiaraindoTV.com PAMEKASAN – Oknum Kontraktor ternama asal Sumenep Kepulauan Madura inisial FD saat ini tersangkut kasus dugaan Penggelapan Mobil milik rental. pemilik rental asal Sumenep juga. Sedangkan korban berasal dari Pamekasan.

Namun kronologi yang diungkapkan narasumber terpercaya bahwa mobil tersebut setelah disewa oleh oknum Kontraktor FD tersebut langsung digadaikan kepada orang Pamekasan sebesar Rp. 15. Juta dengan mengaku mobil tersebut adalah miliknya.

” Betul mas, jadi saudara FD tersebut alias inisial IR setelah menyewa mobil dari Sumenep langsung digadaikan ke orang Pamekasan sehingga setelah dilaporkan dengan korban ke Polres Pamekasan, mobil unit tersebut saat ini ada di Polres Pamekasan guna menjadi Barang Bukti (BB),” Ujar Narasumber yang tidak mau disebutkan namanya.

Masalah demi masalah berdatangan sehingga pihak Polres Pamekasan memberikan surat Panggilan Polisi kepada Oknum Kontraktor FD tersebut, hal menarik akhirnya bertambah.

Oknum Kontraktor tersebut rela membayar 2 Oknum Wartawan online yang bertugas di daerah Pamekasan yakni Inisial TG dan MT guna menutup Kasus Dugaan Penggelapan Mobil di Polres Pamekasan.

Namun saat dikonfirmasi melalui team APSI group 2 Oknum Wartawan inisial TG dan MT mendapatkan tanggapan dari TG.

TG menepis tudingan tersebut, bahwa dirinya mendapatkan Rp. 10 Juta Rupiah bukan untuk menutup kasus namun membantu menyelesaikan masalah dengan cara kekeluargaan.

” Hal tersebut memang benar akan menyambungkan permasalahan IR
yang di katakan bekerja sebagai seorang Kontraktor yang beralamatkan di Pamekasan. Selanjutnya yang menjadi permasalahan adalah saling koordinasi antara IR dengan TG dan MT ( yang
di sebut oleh Media Online APSI ) tidak ada kejelasannya memang benar, karena IR selalu janji untuk menghadap pada Pihak Polres Pamekasan karena dari pihak IR jelas akan di mintai keterangan oleh pihak Polres Pamekasan atas laporan dari penerima Gadai yang dari awal di ceritakan oleh penerima Gadai bahwa Mobil yang di gadaikan adalah milik IR sendiri. ,” Jelas TG.

TG menerangkan lebih detail bahwa mobil yang saat ini diamankan di Polres Pamekasan diakui milik IR, itu kendalanya mengapa mobil masih belum bisa diambil.

” Karena itu pihak Polres Pamekasan menjelaskan pada TG dan MT untuk di mintai keterangan agar permasalahan bisa selesai, bukan di biarkan oleh TG dan MT karena pada saat itu IR hanya janji saja
untuk ketemu akan tetapi selalu sibuk dan panggilan itu sampai terjadi dua kali, selain itu IR juga menyebutkan bahwa janji akan menghadap bersama dengan Pihak Penerima Gadai di kepolisian hanya
janji saja,” Terang TG.

Pihak Kepolisian Resort Pamekasan sampai dengan saat ini masih menunggu tentang penjelasan dari IR kalau memang itu tidak ada permasalahan dengan pemilik Mobil dan itu juga sudah di koordinasikan dengan pihak Kepolisian Resort Pamekasan. semuanya bisa jelas bahwa kasus bisa selesai andai IR bisa ketemu dengan Penerima Gadai ( Pelapor ) di Mapolres Pamekasan,” Tutup TG.

(Frengky)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *