Buntut Dugaan Ilegal Loging, Pengacara Demo Polres Dan Kejari Situbondo

 

Supriyono Law Office melakukan demo tunggal di depan Kantor Polres Situbondo dan Kejaksaan Negeri (Kejari) Situbondo, Menuntut Keadilan, Senin (7/12-2021).

 

MutiaraIndotv.com (SITUBONDO)- Pengacara, Supriyono Law Office melakukan demo tunggal di Polres dan Kejaksaan Negeri Situbondo, Senin (7/12).

Dengan berjalan kaki dari Mesjid Al Abror Alun Alun Kota Situbondo, Supriyono, memegang spanduk bertuliskan ‘ Stop kriminalisasi Tegakkan Hukum Seadil-adilnya, Jangan Ada Tebang Pilih, Stop Corruption’.

Aksi Supriyonio ini untuk memberikan dukungan moral kepada penegak hukum dalam mengusut tuntas kasus ilegal logging demi terciptanya hukum berkeadilan di Kabupaten Situbondo.

” Saya datang ke Polres dan Kejati untuk menyampaikan pengaduan atas sikap dan tindakan Kanit Reskrim Kepolisian Sektor Arjasa yang diduga melakukan kriminalisasi, tebang pilih dan meminta uang dalam menangani kasus ilegal logging,”  Ungkap Supriyono.

Lebih lanjut Supriyono mengatakan diduga telah terjadi tindak pidana ilegal logging dengan tempat kejadian perkara (TKP) pada hari sabtu tanggal 22 Mei 2021 pukul 11.00 WIB, jalan desa ketowan kecamatan arjasa Kabupaten Situbondo, saat itu di TKP telah didapati 15 batang balok kayu sono keling yang diangkut dengan mobil pick up Mitsubishi L-300 yang dikemudikan oleh Febri 27 tahun bertempat tinggal di kampung kayumas Kecamatan Arjasa.

Menurutnya, 15 batang balok kayu sono jeling yang diangkut oleh febri diambil dan dibawah dari rumah Syariat dan mobil fick up yang digunakan untuk mengangkutnya adalah milik syariat.

” Sementara febri sendiri tidak tahu dari mana asal kayu sono keling tersebut karena dia hanya sebagai sopir saja,” tutur Supriyono.

Kalaupun Febri juga dianggap ikut serta membantu dugaan tindak pidana ilegal logging, sambung Supriyono, saudara Febri saat ini sudah menjalani hukuman di rutan Situbondo.

” Namun atas kejadian ini kami selaku pengacaranya meminta kepada penyidik agar melakukan penyelidikan ulang secara tuntas, karena saudara syariat tidak diproses secara hukum malah dibiarkan secara bebas, padahal kalau melihat kejadian ini syariat diduga juga terlibat,” Tuturnya.

Atas fakta dan dasar tersebut, saudara Yon Hadiyono alias muksin (sebagai klien saya) merasa tidak mendapatkan rasa keadilan karena atas semua yang disampaikan oleh klien saya tersebut berdasarkan fakta hukum yang sebenarnya namun hal tersebut diabaikan oleh HS selaku Kanit Reskrim Polres Arjasa Situbondo, Pungkas Supriyono

Oleh karena saya selaku penasehat hukumnya memohon kepada Kepala Kepolisian Republik Indonesia, KaDiv Propam Mabes Polri, Kepala Kepolisian Daerah Jawa Tinur, Kabid Propam Polda Jawa Timur untuk membentuk dan menurunkan tim pencari fakta ke Polres Situbondo untuk mengungkap fakta hukum yang sebenarnya.

Selain itu, kami juga meminta melakukan penyelidikan dan penyidikan ulang atas kasus dugaan tindak pidana ilegal logging sekaligus memberikan sanksi kepada siapapun oknum anggota Kepolisian Polsek Arjasa Situbobdo yang terlibat dugaan kriminalisasi, tebang pilih dan permintaan uang dalam kasus dugaan tindak pidana ilegal logging tersebut, Pungkasnya.

Kasi Pidum Kejaksaan Negeri Situbondo, Ivan Praditya, SH. mengungkapkan bahwa untuk pengaduan saudara Supriyono, SH. M, Hum, ke Kejaksaan Negeri Situbondo, pihak kejaksaan tidak bisa menjelaskan dan menyampaikan secara detail karena kasusnya saat ini masih berjalan, namun kami akan melihat dulu perkembangan fakta di persidangan seperti apa nanti, baru kita bisa menyimpulkannya, Tegas Ivan Praditya (Syam)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *