Bupati Batu Bara Ajak Masyarakatnya Menghargai Pejuang Kemerdekaan RI

Mutiaraindotv.com  ( Batu Bara )Sudah 75 tahun yang lalu Indonesia merdeka, perlu kita sadari bahwa kemerdekaan Negri ini bukanlah hadiah dari negara lain akan tapi kemerdekaan ini adalah dari pertaruhan nyawa, dengan tetes darah dan jiwa pejuang masyarakat bangsa indonesia.

Hal it disampaka Bupati Batu Bara Ir H. Zahir M.AP dalam pidato rekaman yang berdurasi 1.59 detik pada hari Minggu 16 Agustus 2020.

Pada kesempatan itu juga Bupati Batu Bara dengan tegas menyampaikan kepada masyarakat dan kepada seluruh Dinas agar senantiasa menjunjung tinggi nilai nilai Perjuaangan para Pahlawan .

”  Saya mengucapkan selamat hari ulang tahun (HUT) Kemerdekaan Republik Indonesia (RI) yang ke -75.,” Kata Bupati.

Lebih lanjut Ir H.Zahir ,M.AP mengatakan sebagai Bangsa Indonesia tentu perlu kita dapat mengenang kata kata dari bapak Ir Soekarno sang proklamator kemerdekaan dikutip salah satu isi Teks Proklamasi ” Berbangsa satu bangsa Indonesia – jangan pernah ada perbedaan satu Sama lainya kita adalah Indonesia.

” Maka dari itu mari kita catat bersama bahwa sejarah perjuangan kemerdekaan RI adalah hasil Perjuangan bangsa dengan tumpah darah bangsa yang tidak salaing membedakan,hingga akhirnya Indonesia merdeka “Ungkap Ir H.zahir,M.AP .

Sebagai generasi penerus bangsa Mari bersama kita mengisi kemerdekaan yang ke-75 di Negara ini,mulailah untuk membangun baik itu dari segi SDM masyrakatnya maupun hal yang lebih unggul lainya .kita lihat bahwa saat ini Pemerintah Pusat lagi gencar gencarnya dalam melaksanakan pembangunan di setiap wilayah atau Daerah kesatuan Republik Indonesia , hal ini patut kita apresiasi Persiden RI “Joko Widodo” .

Lagi lagi Ir H Zahir MAP mengajak masyarakat dan seluruh unsur Muspidah Batu Bara mari kita isi kemerdekaan RI yang ke-75 untuk menjadikan indonesia maju, Sumatera Utara bermartabat dan Batu Bara BISA , bangsa Indonesia saat ini dalam keadaan perang, memerangi wabah virus pandemi covid-19 sudah banyak Saudara kita dan para medis yang meninggal akibat virus tersebut.

”  Maka itu mari bersama kita putus mata rantainya dengan selalu mematuhi pratokol kesehetan yang dianjurkan oleh pemetintah,”tutup Bupati Batu Bara. (Gatot)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *