Bupati Bener Meriah Lantik 96 Reje Kampung (Kepala Desa)

MutiaraindoTV, Kabupaten Bener Meriah – Aceh. Bupati Bener Meriah Tgk. H. Sarkawi melantik 96 Reje Kampung (Kepala Desa), di Gedung Olah Raga dan Seni (Gors) Kabupaten Bener Meriah. Sabtu, 05 Oktober 2019

Reje Kampung yang dilantik tersebut, adalah merupakan Reje Kampung (Kepala Desa) yang terpilih pada Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak yang dilakukan beberapa kampung di Kabupaten penghasil Kopi Arabika itu.

Usai melantik 96 Reje Kampung (Kepala Desa) dari 10 Kecamatan di Kabupaten Bener Meriah itu, Bupati Bener Meriah Tgk. H. Sarkawi dalam sambutanya menyampaikan, kita sangat apresiasi pelaksanaan Pilkades serentak pada 96 Kampung di Bener Meriah berjalan aman, nyaman, kondusif.

Ia berharap, bagi Reje Kampung (Kepala Desa) yang barusan dilantik dan diambil sumpahnya dapat menjadi pemimpin yang bersifat adil pada masyarakat diwilayah pimpinannya.

” Setelah usai pemilihan Reje Kampung (Kepala Desa) kemarin, tidak ada istilah kubu – kubu di Kampung masing – masing, “pinta Tgk. H. Sarkawi

Menurut orang nomor satu di Kabupaten Berhawa sejuk itu, Pilkades secara serentak untuk di Kabupaten Bener Meriah juga telah dilangsungkan pada Tahun 2017 yang lalu, pada tahap II yakni pada Tahun 2019 ini dengan melaksanakan Pilkades sebanyak 96 Kampung.

” Tambahnya, Pilkades serentak tahap III akan dilaksanakan Tahun 2021 yang akan datang. Pilkades serentak ini adalah merupakan keinggin masyarakat untuk menentukan dan memilih reje kampung mereka secara adil, jujur langsung bebas dan rahasia.

Dalam tahapannya sendiri, para bakal calon juga harus melewati tahapan dan tes untuk menentukan bakal calon yang berkualitas. Tak sampai disitu para calon juga diberikan mengkampanyekan program – program atau visi misi dia kalau terpilih.

Dalam kesempatan tersebut, Sarkawi, meminta para Reje Kampung (Kepala Desa) dalam mengelola Anggaran Dana Desa (ADD) harus selalu transparan, dan selalu mengedepankan musyawarah dalam setiap pembangunan di kampung.

” Dana Desa (DD) , itu harus bersifat padat karya, inovasi kreatif dan yang paling terpenting berdayakan pekerja lokal “.

Bupati bener meriah itu juga mengatakan, ada beberapa PR kita di Kabupaten Bener Meriah, dimana diantaranya Bener Meriah masih dikategorikan daerah miskin

Sementara kita melihat realitanya kondisi masyarakat kita tidak buruk sekali, lalu dari mana kemiskina itu muncul, ada beberapa kategori setidaknya yang menjadi masalah, dan ini harus kita tuntaskan bersama. “Pungkas Sarkawi. (Samsudin)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *