Bupati Bener Meriah Tandatangani MOU Penanganan Sampah Dengan PT. Nusantara Siana Eko Solusi

MutiaraindoTV, Kabupaten Bener Meriah – Aceh. Dalam rangak menangani problem sampah yang majadi boomerang selama di kabupaten Bener Meriah, Bupati Bener Meriah Tgk. H. Sarkawi tandatangani Memorandum Of Understanding atau MOU terkait penanganan sampah dengan PT. Nusantara Siana Eko Solusi. Senin, 28 Oktober 2019 di Offrom Bupati Bener Meriah.

Keberadaan sampah yang mencapai 64 ton perhari, merupakan boomerang dan problem bersama yang dihadipi pemerintah dan masyarakat kabupaten Bener Meriah selama ini. “Kata Bupati Bener Meriah Tgk. H. Sarkawi saat dikonfirmasi Wartawan Media MutiaraindoTV usai menandatangani nota kesepahaman penangulanggan sampah.

Menurutnya, sampah yang mencapai 64 ton perhari itu adalah dari hitungan jumlah penduduk kabupaten Bener Meriah. Sehingga apabila itu tidak ditangani secara baik, akan menjadi masalah yang berat.

” Dengan adanya kerjasama ini, baik sampak organi maupun anorganik di Kabupaten Bener Meriah dapat dikelola menjadi kompos dan energi berbaru atau menjadi pupuk organik. “Sebut Tgk. H. Sarkawi.

Karena, tambah Bupati Bener Meriah itu, sampah adalah merupakan musuh, namun dapat juga menjadi berkah apabila dapat diolah dan dikelola dengan baik. Untuk itu kita sangat menyambut baik nota kesepahaman tentang penangulanggan sampah di Tempat Pemerosesan Akhir (TPA) Kabupaten Bener Meriah, melalui pemerosesan (Daur Ulang) sampah untuk kompos dan energi berbaru yang akan di kembangan PT. Nusantara Siana Eko Solusi itu. Ujarnya.

Ia menambahkan, bentuk kerjasama pengolahan sampah antara Pemda Bener Meriah dengan PT. Nusantara Siana Eko Solusi. Yakni Pemerintah Daerah akan menyiapkan lahan – lahan untuk tempat pengolahan mendaur ulang sampah, yang akan mereka olah menjadi pupuk. “Terang Abuya Sarkawi.

” Hari kita melakukan penandatanganan MOU kerjasama, namun untuk tahun depan kita berharap mereka bisa membangun fasilitas yang dibutuhkan. Sehingga dengan diprosesnya sampah menjadi pupuk dapat memenuhi kebutuhan pupuk yang non kimia di daerah ini “, pinta orang nomor satu di Kabupaten Bener Meriah itu.

Sementara itu, dr. Muhammad Yani, yang merupakan inovator pengolahan sampah menjadi pupuk menyampaikan. Untuk saat ini pihaknya belum mengedarkan produk pupuk yang diolah dari sampah organik maupun anorganik tersebut kepasaran, namun dalam waktu dekat akan segera mereka pasarakan. Sebutnya.

Warga kebangsaan Singapore itu menuturkan, setelah pihaknya melakukan MOU dengan pemerintah kabupaten Bener Meriah. Nantinya setelah prodaknya hadir ke kabupaten Bener Meriah maka mulai akhir November 2019, nanti sudah bisa eksen untuk pengolahan sampah menjadi pupuk.

” Pupuk yang dihasilkan dari sampah organik maupun anorganik itu, nantinya bisa digunakan untuk semua jenis tanaman “, terangnya Muhammad Yani.

Ia menjelaskan, prodak yang mereka olah tersebut bekerjasama dengan PT. Nusantara Siana Eko Solusi yang berpusat di Kota Medan, Provinsi Sumatra Utara. “Pungkas Muhammad Yani. (Samsudin)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *