Berita TerbaruNusantara

Bupati Kabupaten Pemalang Memberikan Santunan Ke Masyarakat Kurang Mampu, Serta Anak Yatim Piatu

×

Bupati Kabupaten Pemalang Memberikan Santunan Ke Masyarakat Kurang Mampu, Serta Anak Yatim Piatu

Sebarkan artikel ini

 

Mutiara IndoTV, Kabupaten Pemalang – Jawa Tengah. Dari beberapa rangkaian kegiatan Bupati H Junaedi S,H.M,M, beserta Forkompinda, Camat Taman, Wibowo beserta jajarannya, Ketua Simongklang Paguyuban, Kepala Desa se-Kabupaten Pemalang, dan Kapolsek Taman Kabul Santoso, beserta anggota di Masjid Istikomah Desa Jebed, Kecamatan Taman, Kabupaten Pemalang, Provinsi Jawa Tengah. Selasa, 29 Mei 2018.

Dalam kunjungannya kali ini Bupati H. Junaedi S,H.M,M bersama Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Pemalang memberikan santunan kepada masyarakat yang kurang mampu, serta anak yatim piatu di beberapa Desa yang ada di Kecamatan Taman.

Diantaranya Desa Cibelok, Desa Pener, Desa Jebed Utara, Desa Jebed Selatan, Desa Banjardawa, Desa Wanarejan Utara, Desa Wanarejan Selatan, dan Desa Beji. Adapun kategori bantuan yang diberikan meliputi Fakir Miskin berjumlah 40 Orang, Pondok Pesantren jumlah 4 Orang, Masjid dan Mushola 10 orang, madrasah diniyah 10 Orang, dan TPQ 10 Orang, diharapkan bantuan ini bisa bermanfaat sebagaiman mestinya.

Adapun kategori bantuan yang diberikan meliputi Fakir Miskin berjumlah 40 Orang, Pondok Pesantren jumlah 4 Orang, Masjid dan Mushola 10 Orang, Madrasah Diniyah 10 Orang, dan TPQ 10 Orang, diharapkan bantuan ini bisa bermanfaat dan dipergunakan sebagaimana mestinya.

Selesai acara santunan dilanjutkan dengan berbuka puasa bersama dan sholat magrib, serta sholat isya, dan sholat tarawih berjamaah bersama Bupati, Tokoh Agama, Tokoh Masyarakat, dan warga masyarakat sekitar.

Bupati Kabupaten Palang H. Junaedi S,H.M,M memberikan beberapa hal ukuwah islamiyah, serta mempererat rasa persaudara’an sesama.

Dalam penyampaiannya pesannya Bupati H. Junaedi S,H.M,M memberikan beberapa hal ukuwah islamiyah, serta mempererat rasa persaudara’an sesama, dan harus menjaga persatuan dan Kesatuan Negara Republik Indonesia (NKRI). Sesuai dengan azaz Pancasila dan Undang – Undang 45. Pada penghujung acara, dilanjutkan tauziah oleh Ustadz Warno dan ditutup dengan do’a. (Rokhim Nagashi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *