Bupati Kubu Raya Minta Kepada Pengelola PAUD Dan TK Gunakan BOP Sesuai Aturan

 


MutiaraindoTV, Kabupaten Kubu Raya – Kalimantan Barat. Bupati Kabupaten Kubur Raya H. Rusman Ali meminta kepada lembaga pendidikan PAUD dan TK untuk menggunakan BOP sesuai petunjuk teknis yang ada, permintaan itu ia sampaikan dalam Sosialissai Petunjuk Teknis (Juknis) Penggunaan Dana Alokasi Khusus (DAK) Non Fisik Bantuan Operasional Penyelenggaraan (BOP) Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) Non Formal dan Formal TK. Yang diselenggarakan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Kubur Raya, di Hotel Gardenia Kubu Raya. Selasa, 13 November 2018.

Dikatakannya, Pemerintah Pusat bakal memberikan Bantuan Operasional Penyelenggara (BOP) kepada Lembaga Pendidikan PAUD dan TK yang ada di Kabupaten Kubu Raya. Bantuan ini, diberikan melalui Dana Alokasi Khusus (DAK) Non Fisik PAUD dan TK.

Sosialisasi ini diikuti Kepala PAUD dan Kepala TK, selain itu ada pemilik dan pengawas TK yang ikut dalam sosialisasi itu.Jumlah seluruhnya 214 peserta Negeri maupun Swasta se-Kabupaten Kubu Raya, Provinsi Kalimantatan Barat.

H. Rusman Ali mengatakan, pelaksanaan BOP tidak lain untuk meningkatkan layanan PAUD yang insklusif, adil dan bermutu serta berkelanjutan. BOP tersebut, diberikan melalui DAK non fisik kepada Lembaga Pendidikan Non Formal. Yakni PAUD dan Lembaga Pendidikan Formal, yakni TK.

Tujuannya untuk membantu penyediaan pendanaan biaya Operasional Non Personalia kepada Lembaga Pendidikan PAUD, petunjuk teknis BOP diminta menjadi pedoman dalam penggunaannya. Dengan begitu perencanaan, pengelolaan, pertanggung jawaban. Serta pelaporan dan akuntabilitas penggunaan Dana BOP PAUD dapat tetap sasaran, dan tepat waktu sesuai ketentuan yang berlaku.

“Semoga dengan diselenggarakannya sosialisasi DAK Non Fisik BOP PAUD ini bisa lebih meningkatkan peran satuan pendidikan dalam peningkatan mutu pembelajaran yang berkualitas, ”harapnya.

Kegiatan tersebut, Bupati Kubu Raya juga menyerahkan bantuan tersebut, secara simbolis kepada Dua orang Pengelolah TK Dan PAUD yang ada di Kabupaten Kubu Raya. Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kubu Raya Frans Randus S.Pd., M.Si mengatakan, penyelenggaraan sosialisasi selama satu hari. ”Pelaksanaannya satu hari diselenggarakan pada tanggal 13 Nopember 2018, “ujarnya.

Kegiatan sosialisasi juga dihadiri Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kubu Raya Frans Randus S.Pd., M.Si dan Kepala Bidang Pembinaan Paud dan Pendidikan Non Formal Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Kubu Raya.

Dan itu hampir sama dengan Dana Bos SD, SMP, SMA/SMK kenapa sama dengan Dana Bos. Indeknya itu dihitung persiswa, persiswa itu dihitung Rp. 600.000, tapi pertahun kalau Dan Bos itu juga pertahun. Dan kalau Dana Bos juga pertahun misalnya SMP untuk Dana Bos Rp. 1 juta.

Pertahun tapi diterima 4 kali pertahun, tapi kalau Dana Dak diterima pertahun sebesar Rp. 600.000,- di terima sekaligus pertahun. Sedangkan untuk peruntukannya hampir sama terlebih untuk operasional boleh untuk membayar Honor Guru, boleh dan untuk kegiatan kegiatan operasional lainnya.

Untuk alat salah satu contohnya alat idokasi itu di APBD kita juga ada, dan hampir semua TK kita yang Negeri. Untuk kuncuran untuk ayunan dan sekarang semuanya sudah punya, “pungkas Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Kubur Raya Frans Randus S.Pd., M.Si. (Nurdin/Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *