Bupati Lira Meminta Dinas Tanaman Pangan, Holtikultura Dan Perkebunan Untuk Membongkar Proyek Jaringan Irigasi Tingkat Usaha Tani KT Kramat Jaya Di Desa Buduan Suboh

MutiaraindoTV, Kabupaten Situbondi – Jawa Timur. Bupati Lira, Didik Martono sangat menyayangkan pelaksanaan pembangunan proyek jaringan irigasi tingkat Usaha Tani KT Kramat Jaya Desa Buduan, Kecamatan Suboh, Kabupaten Situbondo. Karena diduga tidak menggunakan koral 1/2 dan campuran semen yang digunakan juga asal – asalan, tentu ini kalau terus dibiarkan sangat merugikan masyarakat Situbondo sebagai penerima manfaat.

“Bupati Lira, Didik Martono meminta kepada Dinas Tanaman Pangan Holtikultura dan Perkebunan Kabupaten Situbodo sebagai leading sektor untuk memberhentikan atau kalau perlu membongkar pembangunan proyek jaringan irigasi tingkat Usaha Yani KT Kramat Jaya Desa Buduan sebelum kerugian negara ini terus bertambah. “Ungkap Didik Lira.

“Seharusnya Dinas Tanaman Pangan Holtikultura dan Perkebunan, sebagai leading sektor selalu pro aktif mengawasi dan turun langsung ke lokasi, tidak hanya duduk manis di tempat. Sehingga akan mengetahui bahan bahan apa saja yang telah digunakan oleh para rekanan, apakah sudah sesuai Spek atau belum. “Ungkapnya.

Dari hasil investigasi dan informasi dari masyarakat di lapangan sudah jelas bahwa bahan yang digunakan oleh CV. Nur Hidayah itu rabat lantai tidak menggunakan koral 1/2 dan campuran semennya juga asal asalan atau tidak sesuai dengan Spek, padahal anggaran yang digunakan itu cukup besar yakni sebesar Rp. 102.760.000. “Ujarnya.

Bukan hanya masalah bahan dan campuran yang asal asalan yang disampaikan oleh Didik Lira, namun Didik Lira juga menengarahi CV yang digunakan oleh rekanan tersebut, pinjam kepada rekanan lain. Sehingga hal tersebut mengakibatkan pekerjaaan yang dikerjakan tidak profesional dan asal – asalan, ” terang Didik Lira.

Dengan kejadian ini, apabila dalam satu minggu belum ada tindakan dan tindak lanjut dari Dinas terkait dari temuan ini, dan tidak ada perbaikan dari rekanannya. Maka dengan terpaksa Bupati Lira akan melaporkan dugaan penyimpangan pembangunan proyek jaringan irigasi tingkat Usaha Tani KT Kramat Jaya Desa Buduan, Kecamatan Suboh tersebut ke aparat Penegak Hukum.

Selanjutnya, Bupati Lira, Didik Martono, meminta kepada Dinas Tanaman Pangan Holtikultura dan Perkebunan Kabupaten Situbondo. Sebagai leading sektor seharusnya tidak melakukan pembiaran dan jangan tutup mata atas dugaan penyimpangan yang dilakukan oleh CV. Nur Hidayah sebagai rekanan yang mengerjakan proyek tersebut karena dari investigasi kami di lapangan Pengerjaan proyek ini ditengarahi tidak sesuai spek.

“Saya meminta sekali lagi kepada Dinas Tanaman Pangan Holtikultura dan Perkebunan terutama PPK dan Pengawasnya untuk segera turun dan mengecek langsung ke lokasi, mari kita buktikan kalau memang pekerjaan tersebut sudah sesuai dengan RAB. Saya cuma minta pekerjaan ini sesuai bestek saja, karena kami sebagai masyarakat di sini akan menerima manfaatnya. Karena proyek yang dikerjakan ini menggunakan uang rakyat. “Pungkas Didik Lira. (SY)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *