Bupati Nias Barat : Kerusakan Jembatan Lahomi Sudah Tertangani

MutiaraindoTV. Kabupaten Nias Barat – Sumatera Utara. Pemerintah Kabupaten Nias Barat menyampaikan, kerusakan pada konstruksi bangunan di Jembatan Lahomi yang ambruk/amblas sudah tertangani.

Hal itu dikatakan Bupati Nias Barat Faduhusi Daeli S.Pd kepada Wartawan Media MutiaraindoTV, seusai acara penandatanganan MOU dengan pihak investor dari Singapura pada Desember 2018 lalu, didepan Kantor Bupati Nias Barat Jalan Soekarno Hatta No. 1 Lahomi. Sabtu, 26 Januari 2019.

“Kerusakan pada Jembatan Lahomi itu sudah tertangani”, ujarnya.

Saat ditanyakan sejauh mana penanganan yang dilakukan? dengan mudahnya Bupati Nias Barat mengatakan, “untuk lebih jauhnya, tolong tanyakan kepada Kadis Kominfo, ”katanya singkat sambil bergegas berangkat mendampingin pihak investor melakukan pemantauan lokasi pertapakan/pembangunan rumah sakit di Mandrehe.

Mendapat petunjuk seperti itu tanpa menunda -cnunda untuk mendapatkan informasi, karena pihak yang ditunjuk berada ditempat yang sama, langsung awak media menghapiri yang bersangkutan.

Kepala Dinas Kominfo Kabupaten Nias Barat Faigizatulo Halawa S.Pd., MM, kaget dan tidak bisa memberikan konferensinya. “Sorry apa yang bisa saya sampaikan tentang itu, kalau ditanyakan sejauh mana penanganan perbaikan Jembatan Lahomi yang rusak/ambruk tersebut kita tidak bisa memberi komentar.

“Bukankah itu pekerjaan Kadis PUPR Nias Barat?, ia yang tepatnya untuk memberi penjelasan. ”Ungkapnya.

Awak media mengulangi lagi, itukan petunjuk Pak Bupati?. Kadis Kominfo hanya ketawa, dan meminta untuk tidak berkomentar.

Seperti pemberitaan sebelumnya, bahwa Pemerintah Daerah melalui Pj. Sekda Kabupaten Nias Barat Sabaeli Gulo menyampaikan, penanganan kerusakan pada Jembatan Lahomi yang diresmikan Menkum Ham RI Yasonna H. Laoly itu akan segera dilakukan tidak dalam waktu lama tetapi dalam secepat mungkin. (Baca : Sekda Nias Barat Janji Jembatan Lahomi Yang Ambruk Segera Diperbaiki).

Sementara dari pantauan Wartawan Media MutiaraindoTV, pada hari Sabtu 26 Januari 2019 kemarin dilokasi tampak konstruksi bangunan jembatan yang rusak/roboh belum diperbaiki. Bahu jalan yang amblas masih menganga belum ditimbun, hanya terlihat segumpalan pasir dan potongan batang kelapa yang dipasang beberapa waktu lalu.

Kemudian kegiatan normalisasi sungai terlihat hanya penggerukan pasir belum di lalui arus sungai, dan tidak terlihat ada aktifitas pekerja. (AH)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *