Cepi Muksin Pertanyakan Pengawasan  Proyek Draenase 5,6 Milyar

MutiaraindoTV, Kabupaten Sukabumi – Jawa Barat. Cepi Muksin salah satu Tokoh Masyarakat Cicurug mempertanyakan pengawasan dan pertanggung jawaban Dinas PU Bina Marga, terkait terbengkalainya pembuatan draenase di Kecamatan Cicurug yang menelan anggaran mencapai Rp. 5,6 milyar. Dia meminta pengawas proyek, dan Dinas instansi terkait bertanggung jawab. Sabtu, 02 Febuari.

Cepi menjelaskan, terkait proyek draenase yang ada di Wilayah Kecamatan Cicurug sangat mengecewakan. Sebagai warga Cicurug melihat terbengakalainya proyek tersebut perlu dipertanyakan. Apalagi angkanya mencapai Rp. 5,6 milyar, dengan hasil sangat mengecewakan.

Menurutnya Kecamatam Cicurug sebagai Pintu Gerbang Utara Kabupaten Sukabumi, tetapi pemenang lelang malah mencoreng ke elokan Kota ini. Saya minta proyek itu harus dirampungkan, “tegas Cepi Muksin.

Dilain pihak juga dikatakannya terbengkalainya proyek tersebut, harus dilakukan audit. Damia juga memertanyakan pengawas dari Dinas Pekerjaan Umum selama pekerjaan berlangsung.

Dia juga menuntut pemerintah menjatuhkan sanksi tegas kepada kontraktor pelaksana yang tidak menyelesaikan pekerjaan draenase di Kecamatan Cicurug.

“Kontraktor ini harus dikenakan pinalty karena tidak bertanggung jawab  menyelesaikan pekerjaannya, “pungkas Cepi Muksin. (Wahid)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *