Cipta Kondisi Jelang Pileg Dan Pilpres 2019, Satgas OMB Agung 2018 Polres Tabanan Razia Ranmor

MutiaraindoTV, Kabupaten Tabanana – Bali. Dalam Rangka Operasi Mantap Brata Agung Tahun 2018, pada hari Minggu 28 Oktober 2018 dolini hari pukul 01.00 WITA sampai dengan pukul 02.30 WITA, Personel Polres Tabanan dan Polsek jajaran yang terseprin dalam Operasi Mantap Brata Agung.

Melaksanakan giat prepentif, Cipta Kondisi (Razia Ranmor di Jalan Utama Denpasar Gilimanuk tepatnya Desa Abiantuwung, Kecamatan Kediri Tabanan dan Giat Patroli menyasar tempat rawan Kamtibmas.

Kegiatan diawali Apel di depan Polres Tabanan dipimpin Kakag Ops Kompol I Gede Puru Putra Astawa S.H, dilakukan pengecekan jumlah personel, cek kelengkapan perorangan, APP pembagian tugas serta APP cara bertindak, hasil dari pengecekan Provos hadir dan siap melaksanakan kegiatan sebanyak 144 orang.

Adapun APP Kabag Ops diantaranya, sebagaimana Perintah Kapolres Tabanan, semua anggota yang terseprin dalam Operasi Mantap Brata Agung Tahun 2018 wajib untuk melaksanakan kegiatan cipta kondisi jelang Pileg dan Pilpres Tahun 2019.

Sasaran dari pelaksanaan Razia Cipta Kondisi ini diantaranya, administrasi kelengkapan berkendara, barang bawaan, barang berbahaya. Seperti sajam, senpi, handak Narkoba dan barang barang berbahaya lainnya.

Tujuan dari Razia Ranmor, adalah untuk mewujudkan situasi Kamtibmas Tabanan tetap kondusif, dalam rangka pesta demokrasi di Tahun 2019, Pemilihan Legislatif dan Pemilihan Presiden Tahun 2019.

Untuk pelaksanaan kegiatan Razia, personel kita dibagi menjadi dua Kelompok Satgas, Satgas 1 sampai dengan 5 melaksanakan giat Razia Ranmor yang dipimpin langsung Kabag Ops bertempat di di jalan utama jurusan Denpasar – Gilimanuk di Depan RM Dewi Sri Desa Abiantuwung Kecamatan Kediri Tabanan.

Sedangkan yang satu peleton lagi jumlah 21 personel dipimpin oleh Kompol I Watan Wates, melaksanakan giat Potroli sasaran prioritas tempat rawan kamtibmas, tempat mangkalnya anak muda/geng motor.

Hasil kegiatan razia ditindak tilang pelangar tanpa sim sebanyak 31 pelanggar, pelanggar tanpa STNK = 7 orang, pelanggar tanpa helm 2 orang, kelebihan buat 2 orang, tanpa Sim dan STNK 5 orang, jumlah ditindak sebanyak 48 pelanggar. (Litbang)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *