DD 2021 tak Kunjung Cair, Membuat Pemerintahan Desa Di Kabupaten Situbondo Amburadul

SITUBONDO ( MutiaraindoTV.com ) – Sudah 2 Tahun terakhir pembangunan Pemerintahan Desa di 132 Desa di Kabupaten Situbondo sudah terbengkalai gara – gara Adanya Bencana yang mendunia yaitu Virus Covid 19 yang banyak membunuh jutaan ribu orang.

Sejak akhir Tahun 2019 sampai saat ini Virus tersebut belum kunjung berakhir, akhirnya imbasnya kepada pembangunan dan kesejahteraan Masyarakat di Pemerintahan Desa seluruh Indonesia, Khususnya Di Kabupaten Situbondo.

Dihimpun dari puluhan Kepala Desa di Kabupaten Situbondo yang tak mau disebutkan namanya mengeluh, karena pada tahun 2021 ini benar – benar roda pemerintahan Desa terbengkalai khususnya dalam penyaluran BLT DD Tahun 2021.

” Waduh Amburadul, kalau dulu kan tahap pencairan jelas di Pemerintahan Lama, 40 % / 40% lalu 20%, nah saat ini BLT DD yang diwajibkan Pemerintah Pusat setiap bulan harus disalurkan sedangkan tahap pencairan sangat sulit contohnya di Kabupaten Situbondo saja dari 132 Desa ada yang tahap 2 pencairan dan juga ada tahap ke 3 pencairan sedangkan ini sudah masuk ke bulan 7 (Juli) terus pihak pemerintah Desa yang disalahkan masyarakat, capek deh,” Ujar salah satu Kepala Desa di Kabupaten Situbondo yang meminta tegas namanya dirahasiakan.

Sambung salah satu Kades wilayah Timur Kabupaten Situbondo yang juga tidak mau disebutkan namanya menambahkan.

” Ini sudah masuk ke Bulan ke 6 harusnya penerima BLT DD Tahap ke 6 sedangkan masih banyak Desa Di Kabupaten Situbondo baru melaksanakan BLT DD Tahap ke 3, ini jelas sudah Perubahan,” Katanya seraya menyindir.

Sedangkan saat ingin dikonfirmasi Kadis DPMD Situbondo Lutfi Djoko Prihatin sedang menjalani Isolasi mandiri, dikarenakan dinyatakan reaktif Covid 19. Jadi belum bisa dimintai klarifikasi.

Diketahui bukan hanya DD yang sulit dicairkan, melainkan ADD juga banyak desa yang belum bisa dicairkan, meskipun masalah ADD itu jelas kesalahan pihak Pemerintah Desa yang belum menyelesaikan APBDesnya.

(Arshaka/red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *