Desa Ciburayut Jadi Sasaran Program Kampung KB

MutiaraindoTV. Kabupaten Bogor – Jawa Barat. Sosialisasi program pengendalian penduduk bersama mitra kerja Tahun 2018, digelar di halaman Kantor Desa Ciburayut, Kecamatan Cigombong, Kabupaten Bogor. Sabtu, 13 Oktober 2018.

Acara yang diikuti ratusan peserta, itu diprakarsai Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Jawa Barat. Kepala BKKBN Jawa Barat Yudi Suryadi mengatakan, kepada media ini. Kegiatan sosialisasi pengendalian kependudukan merupakan bagian dari pada program BKKBN, saat ini dalam hal pelaksanaannya membawa mitra dengan Komisi IX DPR-RI.

“Kenapa begitu, karena mitra kerja BKKBN itu adalah Komisi IX dan membawahi tujuh mitra salah satunya BKKBN, “kata Yudi.

Ia menjelaskan, sekarang Komisi IX sedang  berinisiatif melakukan pemantauan terhadap kegiatan program KB yang dilaksanakan oleh BKKBN. Hal ini dilakukan untuk mengetahui benar, dan tidaknya pelaksanaan dilapangan terutama mengenai anggaran.

“Makanya mereka pada turun kelapangan untuk mengecek, sejauh mana kebenaraan kami dalam melaksanakan program KB. Jadi ini bukan kampanye, boleh dikatakan kampanye tapi kampanye program KB. Karenanya kami dengan Komisi IX ingin membuktikan inilah kerja kami, “tegasnya.

Adapun tujuannya sendiri, tambah Yudi, untuk mengkampanyekan kembali program – program KB dalam menciptakan keluarga yang berkualitas Pasalnya. Sekarang ini kekuatan BKKBN tenaganya sudah mulai berkurang, sehingga perlu menggandeng mitra – mitra kerja.

“Yang ditekankan dalam program BKKBN ini, untuk melahirkan BKKBN pertama wanita terbaik di buku satu tahun. Saya berharap kalau mau membangun serta mewujudkan keluarga – keluarga berkulaitas, multi sektor dan lintas sektor harus masuk didalamnya, “terang Yudi.

Wakil Ketua Komisi IX Ichsan Firdaus   menegaskan, pencanangan Program KB sangat penting dilakukan. Hal demikian dimaksudkan agar bisa mengatasi masalah stunting dan pernikahan dini, yang masih banyak terjadi di wilayah Kabupaten Bogor.

“Sangat penting kita laksanakan program KB dan perlu diperbanyak di wilayah Kabupaten Bogor”.

Karena itu saya berharap Pemerintah Pusat dan daerah beserta stake holder yang berkaitan langsung dengan program KB, bisa mensukseskan program tersebut, “tuturnya. (Rahmat Kartolo)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *