Diduga Aset Perumahan Graha Belum Pernah Diserahkan Ke Pemkot Fasum Dan Fasos Tetap Berjalan

gambar hanya pemanis

Mutiaraindotv – Kota Lubuklinggau, Ternyata masih banyak aset belum diserahkan oleh pengembang yang merupakan kewajiban terhadap Pemerintah Kota Lubuklinggau. Bahkan aset yang dimiliki pun belum tercatat dengan baik dan rawan berpindah kepemilikan.

” Padahal soal aset ini penting, karena banyak aset yang sekarang belum tercatat secara utuh atau juga banyak pengembang yang belum menyerahkan kewajiban Fasos dan Fasumnya kepada Pemkot Lubuklinggau “.

Salah satu contoh pengembangan perumahan Graha Simpang Periuk yang mana kabar cerita dari salah satu pihak yang dipercaya pengembang perumahan pak Aan menjelaskan ke Tim Mutiaraindotv tertanggal 7 Mei 2024, melalui via WhatsApp bahwa pembangunan perumahan Graha Simpang Periuk tersebut mulai dilakukan pembangunan sekitar tahun 1995-1998. Terkait pembelian lahan benar ditahun 1990, akan tetapi pelaksanaan nya setelah melalui mekanisme proses di Bank Papan dinyatakan ACC oleh pihak Bank barulah pengembang melaksanakan pembangunan rumah sesuai dengan nama pengajuan yang di ACC Bank, pungkasnya.

Lanjut beliau, harga rumah ditahun tersebut biaya pembangunan perumahan per unit dulu kurang lebih sekitar 16 juta, kurun waktu berjalan pembangunan terus dilakukan oleh pengembang perumahan Graha Simpang Periuk. Dan sekitar tahun 1998, kalau egak salah Indonesia dilandah krisis moneter, jadi harga pembangunan rumah naik menjadi 34 juta per unit dan itupun terus menanjak naik diiringi dengan keadaan keuangan sedang dalam proses pemulihan ekonomi, ucapnya.

Sambung pak Aan, terkait masalah katanya sudah adanya penyerahan aset perumahan Graha Simpang Periuk, setau saya belum pernah terjadi. Dikarenakan pengembang tidak mampu memenuhi syarat dan standar dari ketetapan Pemerintah Daerah, bahwa bisa diajukan penyerahan aset bila jumlah rumah sudah terbangun sebanyak 75%. Dan pada saat itu pengembang hanya mampu membangun sekitar 30% hingga 40%. Dan ditahun tersebut juga baru ada kantor Pemerintah Daerah Musi Rawas – Lubuklinggau. Jadi kalau masalah penyerahan aset sepengetahuan saya memang belum pernah ada pak, ucap pak Aan salah satu pihak dari Pengembang Perumahan Graha Simpang Periuk.

Sedangkan pihak Kecamatan Lubuklinggau Selatan II, Camat menyampaikan ke Tim Mutiaraindotv melalu Via Tlp WhatsApp, tertanggal 7 Mei 2024, bahwa setahu kami ada laporan dari pihak pemyambung dari  pengembang perumahan Graha Simpang Periuk sudah menyerahkan aset tersebut ditahun 1999 ke Pemerintah Daerah Musi Rawas – Lubuklinggau. Karena pada tahun 1999 itu, baru ada satu Pemerintahan yaitu Pemda Musi Rawas -Lubuklinggau. Untuk lebih jelasnya sebaiknya Tim Mutiaraindotv tanya langsung ke Pak Aan selaku pihak dipercaya pengembang.

” Melihat cerita diatas benar apa adanya, memang ditahun 1998 itu keadaan keuangan di Indonesia mengalami krisis moneter dan banyak pelaku usaha dan Bank mengalami pailit, salah satunya Bank Papan pendanaan dari perumahan Graha Simpang Periuk “.

Banyak kalangan masyarakat sekitar bertanya kenapa pihak Pemerintah Kota Lubuklinggau selalu melakukan pembangunan fasilitas umum, mulai dari Jalan Perumahan, Drainase serta Talud dan baru baru ini Pembangunan Gapura Pintu Masuk Perumahan. Padahal secara administrasi perumahan Graha Simpang Periuk sampai tahun 2024 ini belum ada data menyerahkan aset ke Pemerintah Kota Lubuklinggau.

Yang menjadi pertanyaan masyarakat sekitar, kenapa selalu ada pembangunan Fasum dan Fasos di perumahan yang jelas belum ada penyerahan aset. Sedangkan Fasum dan Fasos dilingkungan masyarakat masih banyak yang belum diselesaikan oleh pihak Pemkot Lubuklinggau. Apa karena perumahan tersebut banyak dihuni para pejabat, ya kami ini sebenarnya bagian dari rakyat kota Lubuklinggau seharusnya lebih didahulukan dalam segi pembangunan infrastruktur, keluhnya. (018).

Check Also

Kehadiran Kejati Dan Tripikor Polda Sumsel, Ditunggu Dinas Perikanan Terkait APBD & APBDP 2023

Mutiaraindotv – Kota Lubuklinggau Bisa, Publik bertanya ada apa sampai saat ini belum adanya hasil …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *