Diduga Gerogoti Infaq Umat Untuk Kantong Pribadi

MutiaraindoTV. Kabupaten Bekasi – Jawa Barat. Carut marut pembukuan infaq Masjid, diduga dimanfaatkan segelintir oknum panitia pembangunan mengambil keuntungan untuk kantong pribadi. Dengan cara menggerogoti keuangan Masjid Jamie Darussa’adah di Kampung Pulo Kendal, Desa Setia Asih, Kecamatan Tarumajaya, Kabupaten Bekasi, Provinsi Jawa Barat. Sabtu 06 Maret 19.

Sejak adanya pembangunan di Masjid Jamie Darussa’adah, para pekerja pencari dana untuk pembangunan Mesjid di pengguna jalan sudah tiga tahun lebih berlangsung.

Sudah tidak adanya lagi kegiatan pembangunan Masjid selama hampir dua tahun belakangan ini, dan sudah 99 persen pembangunan selesai, akan tetapi masih saja pemungutan infaq di jalan masih bersangsung.

Menurut keterangan warga sekitar aktifitas para pekerja pembangunan Masjid sudah berhenti selama dua tahun yang lalu, akan tetapi masih berlangsungnya meminta infaq di jalan dengan mengatas namakan pembangunan Masjid. “Ungkapnya.

“Lanjut warga sebut saja DS” mengatakan, sudah hampir satu tahun lebih mencari dana untuk pembangunan masjid di jalan, dan tidak ada pemberitahuan berapa pemasukan dan pengeluarannya oleh panitia. “Kata warga yang tidak mau di sebutkan namanya.

Saat di konfirmasi awak media, Panitia Masjid Assa’adah mengatakan, bahwa mesjid tersebut belum selesai pembangunannya.

“Lanjut warga, sudah tiga tahun lebih meminta dana ke para pengendara jalan untuk pembangunan Masjid dan Masjid sudah selesai pembangunannya.”kata warga yang tidak mau di sebut namanya.

Akhirnya muncul kecurigaan umat bahwa hasil infaq jema’ah yang dikumpulkan selama ini diduga “menguap” ke masing – masing kantong oknum panitia pembangunan, yang dengan sengaja tidak menghentikan meminta infaq di jalan.

Akibatnya menimbulkan reaksi umat muslim, masyarakat setempat bertanya – tanya dengan hasil infaq tersebut. Alhasil umat muslim masyarakat setempat tidak percaya kepada pengurus panitia pembangunan Masjid Jamie Darussa’adah, yang sudah satu tahun dikuasai oleh panitia pembangunan masjid. (Mariam)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *