Diduga Kades Tanjung Agung Barat, Manipulasi Data Penerima BLT

author
Penulis: 
185 dilihat

Mutiaraindotv, Musi Banyuasin, Bantuan Langsung Tunai ( BLT ) yang di kucurkan Pemerintah Republik Indonesia melalui Dana Desa, untuk Masyarakat terdampak Covid- 19 di Kabupaten Musi Banyuasin.

Salah satunya warga di Desa Tanjung Agung Barat, Kecamatan Lais, Kabupaten Musi Banyuasin, Provinsi Sumatera Selatan, Pembagian BLT di Desa tersebut Patut Di Pertanyakan.

Pasalnya Semi (63 Thn) salah seorang warga Dusun Dua, Desa Tanjung Agung Barat, Kecamatan Lais, Kabupaten Musi Banyuasin. Saat berbincang-bincang di rumahnya dengan awak Media mengaku tidak mendapatkan Bantuan.

Padahal namanya tercantum sebagai Penerima Bantuan Langsung Tunai berdasarkan Data dari Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa, di Kabupaten Musi Banyuasin. Kamis,  02 Juli 2020.

Menurut Semi, dirinya merasa tersinggung karena dia mengetahui bahwa namanya ada dalam Daftar Penerima Bantuan, namun Kenyataan tidak menerimanya.

” Kami tuh merasa tersinggung Pak,Buk, karena kami tahu Nama kami ada di Data itu. Akan tetapi kami tidak menerimanya dan bukan cuma saya, tapi banyak warga yang tinggal disini yang bernasib sama dengan saya “, ujarnya.

Lebih lanjut lagi Semi mengatakan bukan hanya BLT dirinya yang Cacat Fisik serta Istrinya yang tidak mampu lagi berjalan dan tidak pernah mendapatkan bantuan bentuk apa pun.

” Kalau kami nih Pak, Bantuan apa saja bentuknya tidak pernah dapat seperti, Masker satu saja tidak pernah, Istri saya ini tidak bisa berjalan dan beginilah keadaan kami “, pungkasnya.

Selain itu, Semi juga sangat menyayangkan bahwa pengalihan namanya justru ke warga yang Notabennya adalah karyawan yang bekerja di PTPN VII. Yang masih aktif bekerja. Bahkan ada nama Penerima Bantuan yang orangnya tidak ada di Dusun, melainkan sudah pindah dan berdomisili di tempat lain sudah hampir 2 Tahun pindah, ada yang di PT. Pinago Sana, Katanya.

Sementara itu tempat terpisah Kades Tanjung Barat Ahyar Ahmad melalui Sekretaris Desa Depri Polos, S.Kom, yang juga merupakan Anak Kandung Kades saat di konfirmasi di Kantor Desa, pada tanggal 02 Juli 2020. Mengatakan Pak Semi memang benar terdata di BLT Dana Desa.

Namun namanya Ganda di Dinas Sosial, kami ajukan di Dua Alokasi Dana yakni BLT dan Dinsos, jadi kami bagi 270 KK di Dinsos ( Dinas Sosial ) dan 242 di BLT Dana Desa dari Persentase 242. Karena Ganda kami hapus di BLT tapi di Dinsos tetap ada namanya karena sudah kami ajukan. Jadi seluruh Dana di Dinsos memang belum keluar, karena namanya sudah di Dinsos jadi tidak kami masukan ke BLT takutnya Tumpah Tindih, Takut Ganda, ujarnya.

Di singgung mengenai adakah di lakukan musyawarah dengan orang yang bersangkutan, bahwa namanya yang ganda yaitu Dinsos dan BLT. Sehingga Bantuan BLT di hapuskan, ujar dengan Polos.

” Sudah di jelaskan, kemarin ada juga dari Media Mitra PMD, kalau tidak salah, kami langsung mendatangi Pak Semi di rumahnya dan sudah kami jelaskan semuanya terkait hal itu.

Lebih lanjut lagi Iya mengatakan karena Bantuan untuk Desa tidak hanya BLT seperti Bantuan PKH, BST, Pos Himbara. Karena tidak boleh tumpang tindih nama-nama itu kami seleksi sampai Tujuh kali mengadakan Rapat.

Dan mengenai Mantan Kades yang juga mandapat BLT, Sekdes tersebut mengatakan bahwa itu berdasarkan usulan dari Anggota BPD yang merupakan anak Mantan Kades sendiri.

Ya itu usulan dari Anggota BPD Buk, Kan salah satu Anggota BPD anak Mantan Kades, beliau mengantarkan KK dan KTP ke rumah Kadus, mengatakan bahwa orang tuanya juga terdampak Covid- 19. Jadi mau tak mau kami masukkan, saat di minta buat surat pernyataan tidak ada yang mau. Ya mau gimana lagi, karena kan di Data oleh Kadus tapi di tuliskan dan di seleksi oleh Anggota BPD, yang jauh dari ruang lingkup kami, pungkasnya.

Polos juga memberikan tanggapan terkait nama-nama penerima Bantuan BLT yang nyatanya adalah Karyawan PT. PN VII. Menurut Polos bahwa mereka adalah Karyawan kontrak di PT itu sehingga layak menerimanya.

” Ya untuk karyawan di PT. PN VII itu mereka itu kontrak Buk, menurut kami mereka layak karena pendapatannya jauh dari kata cukup “, katanya singkat.

Selain Sekdes yang merupakan anak kandung Kades Diduga beberapa Perangkat Desa juga merupakan kerabat dekat Kades

Seperti Bendahara Desa Yuzan yang merupakan adik Kades, sekaligus merangkap Karyawan PT. PN VII, Kaur Denis Parles yang merupakan anak kandung juga dan berkerja aktif di PT. PN VII dan Kadus IV Irianto yang merupakan adik Iparnya Kades.

Kades V Lena keponakan Kades, Sekretaris BPD Cayan adalah Menantu Kades dan LPM bernama Edo merupakan anaknya. Diduga Kades Tanjung Agung Barat Anut Budaya Nepotisme di Pemerintahan.(Tim_MM)

editor ” Awi “.

Berita Terbaru, Kabar Desa, Nusantara, Pemerintahan, Uncategorized

Posting Terkait

Permalink ke 13 Milyar Progam Kotaku Di Lubuklinggau Dengan Luas Lebih Kurang 520 Hektar
13 Milyar Progam Kotaku Di Lubuklinggau Dengan Luas Lebih Kurang 520 Hektar
Mutiaraindotv, Lubukklinggau – Sumatera Selatan, Program Kota Tanpa Kumuh (Kotaku)
Permalink ke Rumah Produksi Pengelolaan Kripik Jengkol, Akan Segera Terwujud Di Akhir Agustus 2020
Rumah Produksi Pengelolaan Kripik Jengkol, Akan Segera Terwujud Di Akhir Agustus 2020
Mutiaraindotv, Lubukklinggau – Sumatera Selatan, Program Kota Tanpa Kumuh
Permalink ke Bangun Komunikasi Dan Penyatuan Visi, BPD Paowan Rutin Adakan Rapat
Bangun Komunikasi Dan Penyatuan Visi, BPD Paowan Rutin Adakan Rapat
Pertemuan Rutin BPD Desa Paowan Sebagai Wahana Komunikasi Dan
Permalink ke Bupati Batu Bara : Wartawan Wadah Yang Tepat Untuk Mensosialisasikan New Normal
Bupati Batu Bara : Wartawan Wadah Yang Tepat Untuk Mensosialisasikan New Normal
Mutiaraindotv.com (Batu Bara)-  Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Batu

Tinggalkan pesan

Ragam & Peristiwa

Bupati Batu Bara : Wartawan Wadah Yang Tepat Untuk Mensosialisasikan New Normal
Mutiaraindotv.com (Batu Bara)-  Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Batu
Warga Merasa Dipersulit Urus Denda Tilang Di Kejari Cikarang Bekasi
MUTIARA Indo TV.com (Bekasi)-Penyelesaian sidang tilang pelanggaran lalu lintas
Moh.Khalil : Hai Gugus Covid 19 Jangan Hanya Masjid Olean Yang Ditutup, PT. PMMP/Alias Salem Landangan Juga Ditutup Dong!
Aksi Demo Tunggal, Moh Khalil Mendapat Pengawalan Muspika Mangaran,
Tim Sabara Porles Situbondo Bubarkan Masa Kepung Pengadilan Agama
  MutiaraindoTv.com (Situbondo)- Pengadilan Agama Situbondo digegerkan dengan datangnya