Berita Terbaru

Diduga Korsleting Listrik, Rumah Pak Herman Abis Dilahap Si Jago Merah

×

Diduga Korsleting Listrik, Rumah Pak Herman Abis Dilahap Si Jago Merah

Sebarkan artikel ini

Mutiaraindotv – Kota Lubuklinggau, Diduga korsleting listrik, rumah seorang pedagang keliling bernama Herman/Man Belok, yang beralamat di Jalan Gua Batu, RT.04, Kelurahan Taba Jemekeh, Kecamatan Lubuklinggau Timur I, Kota Lubuklinggau ludes dilalap si jago merah. Bahkan tidak ada yang tersisa dari kejadian tersebut, perabotan hingga surat surat berharga, Kendaraan Roda Dua dan pakaian habis terbakar, dengan kerugian ditaksir mencapai Rp. 50 juta.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, Tim Mutiaraindotv dilapangan Muslim/Martu, bahwa peristiwa itu terjadi pada Senin 29 Januari 2024, sekitar pukul 06.00 WIB. Api bermula dari salah satu ruangan di bagian belakang rumah. Melihat ada kobaran api, keluarga korban kebakaran hanya melihat kondisi api yang sudah kian membesar. Sedangkan Herman terus berupaya untuk menyelamatkan barang yang bisa diselamatkan, akan tetapi apa lah daya hanya baju yang biasa dipakai sehari hari yang bisa diselamatkan sisa semuanya habis terbakar.Beruntungnya saat kejadian, pemilik rumah sedang bersiap siap untuk mempersiapkan barang dagangannya, bersama dengan keluarganya. Pemilik, baru mengetahui peristiwa naas tersebut, usai melihat kobaran api yang telah membakar sebagian rumah.

Diduga kebakaran, disebabkan oleh korsleting listrik, hingga kemudian menjalar dan api kian membesar membakar seiisi rumah. Bahkan, pemadam kebakaran pun belum terlihat sama sekali dilokasi. Dikarenakan rumah yang berbahan dari material kayu jadi api dengan cepat melahap rumah korban.

Saat ini korban dan keluarganya hanya bisa melamun di depan rumah yang sudah habis terbakar, enta kemana pak kami nak numpang, apa di rumah orang tuanya. Korban berharap, bisa segera memperbaiki rumahnya yang rusak, dan mengurus surat surat berharga yang juga turut terbakar. Dan harapannya semoga mendapat kemudahan untuk bisa membangun kembali rumah yang ditempati, ujar Pemilik Rumah Herman. (018).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *