Diduga Salahi SPEK, LSM AWAS Resmi Laporkan Kontraktor Ke Polres Situbondo

 

MutiaraIndoTV.com (SITUBONDO)- Direktur LSM AWAS ( ALIANSI WARTAWAN PENGAWAS SITUBONDO ), akhirnya resmi melaporkan CV. CAHAYA MILANDREI ke pihak Kepolisian Resort Situbondo, Rabu (6/10).

Lapoan terkait adanya dugaan menyalahi spek, dimana pembangunan pekerjaan proyek jalan desa Tlogosari yang tembus kejalan desa Alas Tengah,l tersebut anggarannya bersumber dari Dana Alokasi Khusus tahun 2021 senilai Rp 2.213.250.600,-.

Rudi Bagas, dari LSM AWAS, mengatakan ditengarai telah terjadi perbuatan melanggar hukum pada proyek pembangunan jalan desa strategis, dengan biaya sebesar Rp. 2.212.250.600 yang bersumber dari DAK tahun 2021.

” Proyek tersebut di desa Tlogosari Selatan – Desa Alastengah Kecamatan Sumbermalang, dinas perhubungan dan dilaksanakan oleh CV. Cahaya Milandrei,” kata Rudi Bagas kepada wartawan.

Rudi Bagas, menyayangkan pihak Dinas Perhubungan karena diduga melakukan pembiaran terhadap kejahatan koorporasi untuk mengambil keuntungan atau Fee dengan cara menggunakan material dengan kwalitas rendah.

” Hal ini kalau terus dibiarkan atau tidak dibongkar selain merugikan negara juga akan merugikan masyarakat, karena jalan yang dibangun tersebut akan cepat rusak,” Imbuh Rudi Bagas.

Tidak hanya itu saja yang diuraikan oleh Rudi Bagas,  pekerjaan proyek jalan yang dilaksanakan oleh CV. Cahaya Milandrei mulai dari galian sampai pemasangan bronjong ini asal asalan, salah satunya diduga tidak menggunakan MINI PILE padahal kegunaan MINI PILE ini sebagai kekuatan untuk menyangga pondasi bronjong, walaupun pondasinya dengan ketinggian 5 meter bisa mampu menahan gerusan air di musim penghujan

Selanjutnya, Rudi Bagas juga menengarahi CV CAHAYA MILANDREI tidak menggunakan K3, yang diwajibkan sebagai kelengkapan persyaratan untuk mengikuti lelang sehingga kontraktor atau CV yang mengikuti lelang harus mempunyai dukungan material legal atau resmi berijin, atau rekomendasi dari Asosiasi resmi yang mempunyai tambang untuk dapat mengikuti lelang, namun fakta yang terjadi pada CV Cahaya MILANDREI ini justru sebaliknya, salah satu fakta dilapangan, material batuan yang digunakan dengan kwalitas rendah, dan dalam melaksanakan pekerjaannya juga asal jadi Saja, Kata Rudi Bagas.

Laporan Rudi Bagas via surat selain kepada Kepolisian Resort Situbondo, surat laporannya juga di sampaikan kepada Mabes Polri, Menteri perhubungan, Dinas Perhubungan Jawa timur dan Dinas Perhubungan Situbondo.

Masih Menurut Rudi Bagas, bahwa dalam pelaksanaan pembangunan jalan desa strategis di Dusun Tlogosari Selatan Desa Tlogosari yang tembus ke desa Alas tengah, yang dilaksanakan oleh CV Cahaya MILANDREI ini merupakan 2 desa yang lokasinya sama sama terletak di Kecamatan Sumbermalang. Kabupaten Situbondo.

” Lebih lanjut Rudi Bagas menegaskan, Sebentar lagi musim penghujan akan tiba, saya kawatir proyek yang menghabiskan anggaran lebih dari 2 Milyard tersebut ambruk, sehingga faktor alam tidak dijadikan kambing hitam, padahal fakta di lapangan Kualitas material yang digunakan tidak sesuai dengan RAB yang ada alias rendah,” Tukas Rudi Bagas.

Oleh karena itu, sebelum musim hujan tiba, alangkah baiknya pihak penyidik yang dalam hal ini Polres Situbondo, Inspektorat dan Komisi III DPRD Situbondo, segera turun langsung ke lokasi untuk cek dan rechek proyek tersebut supaya kerugian uang negaranya tidak tambah melambung, Pungkas Rudi Bagas. (Syam)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *