Diduga Selewengkan Dana Desa, Kades Blimbing Dilaporkan Ke Kejari Situbondo

oleh -394 views

 

MutiaraIndotv.com (SITUBONDO)-LPK Tapal Batas Besuki resmi melaporkan Kepala Desa Blimbing Kecamatan Besuki ke Kejaksaan Negri Situbondo, Kamis (24/11).

Laporan LPK Tapal Batas Besuki tersebut terkait dugaan penyelewengan dana desa tahun 2020 lalu.

 

“Laporan Pertanggung Jawaban (LPJ) Dana Desa (DD) Blimbing Kecamatan Besuki Tahun 2020 terpaksa kami laporkan ke Kejaksaan Negri Situbondo,” Kata Ketua LPK Tapal Kuda Besuki, Deny Rico, di gedung Kejari Situbondo, Kamis (24/11).

Deny Riko mengungkapkan bahwa pada Laporan Pertanggung Jawaban Desa Blimbing Kecamatan Besuki ada 6 kegiatan yang diduga diselewengkan.

” Enam kegiatan yang berasal dari dana desa yang diduga di selewengkan tersebut antara lain kegiatan pemeliharaan sarana dan prasarana perpustakaan/taman bacaan desa sanggar belajar milik desa,Fasilitas/Pelatihan/Pendampingan kelompok usaha ekonomi produktif, pembangunan jamban, meubeleir posyandu/polindes, fasilitas pengelolaan sampah dan 233 penerima BLT DD tahun 2020,” Tutur Deny Rico.

Dari keenam kegiatan tersebut ada salah satu kegiatan yang tidak di realisasikan semuanya, yaitu dana bantuan langsung tunai yang bersumber dari dana desa tahun 2020.

“Seharusnya masing masing penerima menerima sebesar RP 2.700.000,- (Dua Juta Tujuh Ratus Ribu Rupiah), ternyata setelah kita cek masih ada penerima yang ditengarahi belum Terima full,”Ujar Deny Rico.

Deny Rico menambahkan pihaknya sebelumnya telah berupaya mengklarifikasi pihak kepala desa terkait temuan tersebut.

“Kemarin kita juga sudah turun dan mengklarifikasi kepada beberapa warga desa belimbing, bahkan tadi pagi saya juga sempat menanyakan kembali via WA kepada kepala desa Blimbing, namun dia tidak dapat memberikan keterangan apapun,” Terang Deny Riko

“Seperti diketahui, dari data LPJ DD desa Blimbing tahun 2020 yang kita pegang, setelah kita pelajari dan kita padukan dengan kegiatan yang sudah dilaksanakan di di desa Blimbing kecamatan Besuki tidak sesuai dengan anggaran yang digunakan, atau kita tengarahi ada beberapa kegiatan yang tidak terealisasi,” Terangnya

Yang jelas, lanjut Deny, temuan data dugaan kegiatan fiktif tersebut ini sudah di laporkan ke pihak kejaksaan Situbondo selaku otoritas yang berwenang untuk mekukan penyelidikan dan pemeriksaan terhadap Pemerintah Desa Blimbing.

“Ini kan aneh mas. Padahal untuk semua kegiatan kegiatan bersumber dari dana desa tersebut itu harus transparan dan di pertanggung jawabkan kepada masyarakat desa blimbing sebagaimana tertuang dalam LPJ DD-nya. Yang jelas kita akan menindak lanjuti dan akan mengawal terus masalah ini, Sampai pada akar akarnya,” pungkas pria kelahiran Kota Santri ini. (SY) .

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.