Diduga Tak Sesuai PKM, Bansos PKH Menjadi Bahan Pilkades 2022, di Desa Wringin Anom Asembagus

Mutiaraindotv.com SITUBONDO – secara aturan sudah salah dimana agen E-Warung di Desa Wringin Anom Kecamatan Asembagus Kabupaten Situbondo, dari dua toko yang dijadikan E- Warung yakni Dada (Istri Kades Wringinanom Ali Amsur) dan Ji Ucik Saudara dari Kepala Desa Wringinanom Kecamatan Asembagus.

Keluhan demi keluhan memang sudah sering diutarakan oleh Masyarakat desa Wringin Anom Kecamatan Asembagus, namun tindakan tidak pernah ada.

” Coba di cek saja dari pihak pemerintah, tepat sasaran tidak penerima PKH, biar paham dan terbongkar,” Tuturnya

Tetap warga yang tidak mau disebutkan namanya, mengatakan bahwa kebanyakan PKM dari pendukungnya dulu yang memenangkan Pilkades Tahun 2016 silam. Yang mendapatkan bantuan.

” Semuanya pendukungnya sendiri yang dapat bantuan, dari PKH, RTLH, bahkan bantuan – bantuan apapun,” Ketusnya.

Sedangkan pihaknya menambahkan PKH tahun ini juga sama, karena 3 Tahap yang diberikan 2 Tahap, sedangkan 1 Tahap pihak Desa mengatakan belum masuk di Rekening.

” Mungkin bantuan ini juga syarat menuju Pilkades jadi yang menerima adalah pendukungnya sendiri, kata Kadinsos kan harus 3 tahap diberikan kok cuma dua tahap apa benar tidak masuk di rekening,” tutupnya.

Sedangkan Aktivis Senior yang biasa suka nyinyir didunia Pemerintahan, Bronto menerangkan tidak akan segan – segan melaporkannya, karena sesuai juknis sudah tidak tepat.

” Aturannya jelas, Agen E – Warung harus diluar perangkat desa ini jelas regulasinya salah, kalau masalah program dibuat bahan politik banyak sekali cara termasuk program Bansos PKH ini,” Jelas Bronto Seno.

Pihaknya meminta Kadinsos atau pihak DPMD memberikan sanksi apalagi ini masalah kemanusiaan, dimasa pandemi Covid 19.

(Frengky)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *