Terima SP2HP 4 Kali, LMPPSDMI Pertanyakan Laporan Dugaan Pemalsuan Sporadik Lahan Di Desa Sukamanah

Ketua Investigasi LMPPSDMI, A.Tambunan di Mapolres Metro Bekasi

 

MutiaraIndoTV.com (Bekasi)- Kasus dugaan pemalsuan data sporadik lahan di Desa Sukamanah, Sukatani Kabupaten Bekasi yang dilaporkan LMPPSDMI ke Mapolres Metro Bekasi  hingga saat ini belum ada titik terang.

LMPPSDMI sendiri sebagai pihak yang melaporkan melihat kasus dugaan ini sudah memenuhi syarat untuk menetapkan Kades Sukamanah, Jajuli Sulaiman Abdas, sebagai tersangka.

Menurut Ketua Investigasi LMPPSDMI, A. Tambunan, laporan yang di buatnya pada tanggal 2 Januari 2022 sudah memenuhi syarat pelaporan, yaitu unsur dua alat bukti.

” Untuk itu kami mempertanyakan, apakah laporan kami itu sudah memenuhi syarat atau belom?,karena SP2HP dikirim ke kami sudah 4 kali tapi belum ada kepastian,” Kata A.Tambunan, dalam siaran persnya yang di terima MutiaraIndoTV.com, Kamis (23/6).

Dikatakannya, jika penyidik tidak memastikan status terduga pemalsuan dokumen sporadik yaitu Kades Jajuli Sulaiman Abdas, segera mengeluarkan SP3 ( Surat Pemberhentian Penyidikan Perkara).

” Demi adanya kepastian hukum , kami mohon pihak penyidik mengeluarkan SP3 atas kasus ini, agar kami dapat mengambil langkah berikutnya,” Jelas A.Tambunan.

A.Tambunan juga membeberkan bahwa terduga, yaitu Kades Sukamanah dan saksi sudah dipanggil dan dimintai keterangan oleh penyidik.

” Pada saat itu, Kepala Desa Sukamanah, Jajuli Sulaiman Abdas sudah mengakui dirinya menerbitkan dokumen 3 sporadik atas lahan yang sama di Desa Sukamanah, Sukatani,” Tutupnya.

Hingga berita ini diturunkan belum didapat keterangan dari Mapolres Metro Bekasi.(red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *