Dimulai, Program Gemari Bumitanik Bermanfaat Untuk Pelajar, Masyarakat Desa dan Karyawan Pra Pensiun, FajarPaper Berikan Bantuan Alat Penunjang

MutiaraIndoTV.com ( Bekasi)- PT Fajar Surya Wisesa Tbk (FajarPaper), memulai cross program dari CSR & Employee dengan program Gemari Bumitanik ( Gerakan Masyarakat Mandiri Budidaya Maggot, Ikan dan Tanaman Hidroponik) dengan melakukan pelatihan.

“ Program Gemari Bumitanik adalah kelanjutan dari persiapan bagi karyawan pra pensiun yang telah diadakan pada tanggal 15 Oktober 2022 yang lalu,” Kata Jefri D. Tambunan, HR Strategic and Business Partner General Manager PT Fajar Surya Wisesa Tbk, kepada MutiaraIndoTV.com,melalui siaran pers, pada Senin (26/12).

” Selain karyawan yang akan memasuki usia pensiun, dipelajari juga oleh perwakilan masyarakat yang berada di lingkungan PT. Fajar Surya Wisesa Tbk dan dalam hal ini diwakili oleh Bapak Dedi selaku ketua RW di Desa Kalijaya,” Ujarnya.

Untuk mejunjang pelatihan tersebut, Fajarpaper juga memberikan fasilitas sejumlah 10 paket alat budidaya maggot dan juga 20 paket alat budidaya ikan  untuk 10 peserta yang berpartisipasi.

” Delapan orang peserta berasal dari karyawan FajarPaper yang telah memasuki usia pensiun, 1 orang berasal dari perwakilan sekolah SMK Mitra Industri dan 1 orang dari perwakilan Desa Kalijaya,” Ungkap Jefry.

Pelatihan program Gemari Bumitanik (Gerakan Masyarakat Mandiri Budidaya Maggot, Ikan dan Tanaman Hidroponik) yang diinisiasi oleh team CSR FajarPaper, PUK SP KEP SPSI PT. Fajar Surya Wisesa Tbk, dan juga Koperasi Karyawan Surya Abadi dan dilakasanakan di Wisma KKSA pada Senin, 26 Desember 2022 lalu.

Sedangkan materi pelatihan budidaya maggot dibawakan oleh CEO dari Biomagg, Aminudin. Sementara untuk materi budidaya Ikan dan tanaman hidroponik dibawakan oleh Shintia, siswi penerima beasiswa Sharing the Dream bersama dengan guru-guru dari organisasi Budikdamber sekolahnya SMK Mitra Industri.

Keberhasilan program ini menjadi  contoh dan peserta dapat memiliki pemasukan sampingan, dimana konsistensi dibutuhkan agar pemasukan yang diterima dapat menjadi lebih besar.

Budidaya Maggot juga berkesinambungan terhadap budidaya ikan dan tanaman hidroponik, dimana maggot yang dihasilkan juga dapat menjadi pakan ikan yang lebih sehat.

Untuk itu, sambung Jefry ,manajemen sangat mendukung kegiatan ini dan berharap bantuan paket untuk pemula yang diberikan dapat digunakan semaksimal mungkin. Dukungan dari PUK SPSI PT. Fajar Surya Wisesa Tbk., dan juga Koperasi Surya Abadi juga akan selalu ada untuk seluruh peserta

Sementara, Nandar Hardiansyah,  Perwakilan PUK SP KEP SPSI PT. Fajar Surya Wisesa Tbk., mengatakan, progran ini adalah langkah awal untuk kami para pekerja yang memasuki usia pensiun, harapan kami adalah program ini dapat berhasil dan berkembang.

“Keberhasilan dari program ini adalah salah satu cara bagaimana pengangguran dapat berkurang di Indonesia, dan mungkin untuk tahun kedepannya harapan kami semoga karyawan lain juga dapat kesempatan untuk difasilitasi menjalankan program ini. Semoga perusahaan, koperasi dan juga serikat FajarPaper semakin maju dan sejahtera,” Kata Nandar Hardiansyah.

Ainun Najib, salah seorang  guru dan Pembina Organisasi Budikdamber SMK Mitra Industri, menilai program tersebut sangat bagus karena berkolaborasi dengan lingkungan dan juga beberapa pihak.

” Kita belajar dari yang tidak tahu bisa menjadi tahu, apalagi hal ini berkaitan dengan wirausaha. Semoga kegiatan seperti ini tetap diadakan untuk tahun kedepan dengan tetap melibatkan pihak-pihak terkait seperti masyarakat, sekolah dan lainnya karena sangat bermanfaat sekali bagi kami,” Ujarnya.

Dedi, Ketua RW 05 di Desa Kalijaya, juga mengatakan hal yang sama terkait program tersebut. Menurutnya kegiatan cukup baik, karena bisa membantu masyarakat sekitar kedepannya, apalagi dengan mengaplikasikan sampah rumah tangga untuk budidaya maggot ini, sampah yang ada bisa berkurang.

“Terima kasih FajarPaper telah melaksanakan pelatihan dan juga menfasilitasi alat budidaya (maggot, ikan dan tanaman hidroponik) yang diberikan kepada para peserta yang hadir pada hari ini, semoga semuanya berjalan dengan lancar dan juga berkembang kedepannya,” Tuturnya.

Aminudin, selaku CEO Biomagg, juga salah satu Pemateri Budidaya Maggot, mengatakan, “Setelah saya mengisi materi mengenai budidaya maggot ini adalah peserta sangat antusias, aktif bertanya dan tentunya sangat tertarik pada budidaya maggot. Saya berharap seluruh peserta dapat memahami dan juga semangat untuk mengaplikasikannya, saat ini kita masih tunas namun seiring berjalannya waktu tunaspun akan tumbuh dengan baik menjadi lebih besar.”

Selain bidang lingkungan, FajarPaper juga terus mendukung peningkatan pendidikan di Indonesia dengan cara memberikan bantuan paket alat tulis, renovasi fasilitas sekolah, beasiswa dan juga bidang lainnya seperti sosial dan juga ekonomi sirkular melalui bantuan bencana alam, bahan pangan serta program lainnya.

Tentang FajarPaper
PT Fajar Surya Wisesa Tbk (FajarPaper) adalah produsen kertas kemasan terkemuka di Indonesia yang merupakan anggota dari SCGP. Didirikan pertama kali sebagai perseroan terbatas pada tanggal 29 Februari 1988, kemudian status perusahaan berubah menjadi perusahaan terbuka setelah terdaftar di Bursa Efek Jakarta sejak tanggal 19 Desember 1994 (FASW.JK). FajarPaper tergabung dalam naungan SCGP sejak SCGP Solutions (Singapore) Pte. Ltd. mengakuisisi 55% Kepemilikan Saham Perseroan sejak tahun 2019. FajarPaper memiliki kapasitas produksi gabungan terpasang lebih dari 1,5 juta ton per tahun.

FajarPaper adalah perusahaan masa depan, terutama dalam hal cara berpikir ke depan yang diterapkan dalam menjalankan usahanya, yaitu melalui konservasi energi dan lingkungan di sekitar perusahaan berada. Setiap produk yang dihasilkan berasal dari 100% kertas daur ulang dan semua kebutuhan energi untuk mesin-mesin kertas dapat dipenuhi sendiri melalui pembangkit listrik yang dimiliki Perseroan. (Dwi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *