Dinas Pendidikan Kabupaten Bener Meriah Bekerjasama Dengan IHF Gelar Pelatihan Akbar PHBK

MutiaraindoTV, Kabupaten Bener Meriah – Aceh. Lebih dari Delapan ratus (800) Guru Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) dan Taman Kanak – Kanak (TK) se-Kabupaten Bener Meriah dan Kabupaten Aceh Tengah, ikuti pelatihan Akbar Pendidikan Holistik Berbasis Karakter (PHBK) yang diselengarakan Indonesia Heriatage Foundation (IHF) bekerjasama dengan Dibas Pendidikan Bener Meriah. Selasa, 24 September 2019.

Pelatihan Akbar Pendidikan Holistik Berbasis Karakter (PHBK) tersebut, dipusatkan di Gedung Olah Raga dan Seni (GORS) Kabupaten Bener Meriah selama tiga hari kedepan yang dimulai sejak Selasa 24 sampai dengan hari Kamis 26 September 2019.

Dalam laporanya Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Bener Meriah Drs. Rayendara menyebutkan, kegiatan pelatih Akbar PHBK ini akan berlangsung selama tiga hari yang diikuti lebih dari 800 peserta dari dua kabupaten di Gayo.

Rayendara menjelaskan, adapun para peserta tersebut Guru PAUD dan TK dari Bener Meriah sebanyak 510 orang, sedangkan dari Aceh Tengah sebanyak 320 peserta. “Jelas Rayendra.

Sementar itu, dalam sambutanya Bupati Bener Meriah Tgk. H. Sarkawi mengatakan, kegiatan ini adalah sebuah langkah yang positif untuk memberikan motivasi kepada dewan guru yang ada di Kabupaten Bener Meriah dan Kabupaten Aceh Tengah.

Memang, masih begitu besar tantangan kita untuk meningkatkan pendidikan yang berkualitas dan berdaya saing. Namun hal itu tidak mustahil bisa kita capai asalkan kita punya tekat, dan semangat yang kuat mewujudkannya.

Sebagai mana salah satu yang perlu kita contoh, program ini adalah merupakan ide dan dasar kepedulian seorang Putra Aceh terhadap pendidikan anak di Indonesia ini pada umumnya dan Provinsi Aceh pada khusnya.

Dia adalah Sofyan Djalil, yang saat ini menjabat sebagi mentri ATR/BPN. Dimana kegiatan ini, adalah sebagai salah satu kepedulian ia untuk pendidikan anak – anak di Provinsi Aceh.

Ia, merupakan anak biasa dari keluarga miskin di Kabupaten Aceh Timur, orang tuanya hanya betugas sebagai pesuruh masjid dan petugas masjid yang kebetulan juga bekerja di Kejaksaan dengan pakan IIa.

Namun, berkat semangat dan kecerdasannya Sofyan Djalil sudah dipakai sebagi Mentri sejak dari Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) sampai Presiden Joko Widodo (Jokowi) saat ini.

Oleh sebab itu, dengan pelatihan Akbar Pendidikan Holistik Berbasis Karakter pada guru PAUD dan TK dapat memberikan edukasi dan pendidikan karakter pada anak usia dini.

Karena kita semua menyadari, Lanjut Abuya Sarkawi, pendidikan dimasa awal pertumbuhan anak sangat lah penting. Karena pada usia dini, anak dapat menerima dan menyerap segala sesuatu melalui yang dilihat dan didengarnya.

” Tidak hanya yang baik – baik saja, akan tetapi yang tidak baik bisa direp mereka tanpa terkecuali. Masa itu adalah masa – masa perkembangan fisik, mental dan spiritual anak akan terbentuk, “ucap Abuya Sarkawi.

Oleh sebab itu, tambah orang nomor satu di negeri penghasil Kopi Arabika Gayo itu, banyak yang mengatakan ini adalah masa golden age bagi seorang anak.

Pelatihan Bunda Paud ini tentunya mempunyai tujuan yang penting, salah satunya yaitu mewujudkan kepedulian yang besar terhadap pendidikan anak usai dini. “Pungkas Tgk. H. Sarkawi.

Sementra ketua pelaksana pelatihan Akbar PHBK, Anreini S.pd menyebutkan, kegiatan ini pihaknya dari Dinas Pendidikan Kabupaten Bener Meriah hanya untuk memfasilitasi dan membatu untuk mengundang para Bunda Paud dan Guru TK se-Kabupaten Bener Meriah dan Kabupaten Aceh Tengah.

Namun memang, jumlah peserta yang dari kita targetkan mencapai seribuan orang tidak bisa hadir, semua pada pelaksanaan pelatihan Akbar PHBK yang dibuka hari ini.

Tapi, lanjutnya, para guru Paud dan TK sangat antusias mengikuti pelatihan ini itu terlihat peserta yang hadir saat ini mencapai 800 peserta dari kedua kabupaten di Gayo ini.

Selain itu juga, peserta dari Ikatan Guru Raudatul Alfa (IGRA) Kabupaten Bener Meriah juga hadir sebanyak 40 peserta. Mudah – mudah besok peserta yang hadir bertambah untuk mengikuti pelatihan yang sangat positif ini, pinta Kabid Pendidikan anak Usai Dini pada Dinas Pendidikan Kabupaten Bener Meriah itu. (Samsudin)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *