Dinas Perkebunan Kabupatem Musi Rawas Meminta Jangan Dilanjutkan

Ir. Subardi, MM Kepala Dinas Perkebunan Kabupaten Musi Rawas, Provinsi Sumatera Selatan.

Mutiara IndoTV, Kabupaten Musi Rawas – Sumatera Selatan, Kepala Dinas Perkebunan Ir. Subardi,MM melalui Kabid Produksi Suratno SP.M.Si diruang kerjanya meminta kepada MutiaraindoTV, Terkait Permasalahan Anggaran APBD 2017 sebesar Rp. 5.272.686.340,00 (Lima Miliyar Dua Ratus Dua Ratus Tujuh Puluh Dua Juta Tiga Ratus Empat Puluh Ribu Rupiah). Senin, 09 Juli 2018.

Kabid Produksi Suratno.SP meminta dan berharap Kepada MutiaraindoTV untuk jangan melanjutkan permasalahan ini ke Pemberitaan, lebih baik kita menjalin kerja sama yang baik lah. Walaupun kami baru kenal dengan Media MutiaraindoTV , bukan berarti kita harus saling tak kenal. Intinya kami berharap kepada Kaperwil Provinsi Suumatera Selelatan MutiaraindoTV untuk jangan melanjutkan, atau memperpanjang permasalahan ini.

Kami akan beri bantuanlah sebagai salam perkenalan kepada MutiaraindoTV Dana sebesar Rp. 500.000,- sampai dengan Rp. 700.000,- asalkan jangan memperpanjang permasalahan ini kerana Publikasi dan Laporan, Saya minta tolonglah jangan diperpanjang lagi kedepannya kita jalin kerjasama yang baik harapan Kadis Disbun melalui Kabid Produksi Suratno.SP ke Kaperwil Provinsi Sumatera Selatan MutiaraindoTV.

Sedangkan laporan dari Lembaga Swadaya Masyarakat Kabupaten Musi Rawas Tanggal 01 Juli 2018, bahwa anggaran APBD 2017 di Dinas Perkebunan Kabupatem Musi Rawas, banyak tak sesuai dengan fakta dilapangan antar input dan out putnya. Salah satu contoh pengadaan bibit dan plasma, serta promosi banyak tanaman yang berlebel asli pertanian luar Sumatera.

Tapi faktanya tanaman yang diadakan asli bibit tanaman lokal yang siap diuji kebenarannya dilapangan Pak, kalau dia benar kenapa mereka takut untuk krosek bibit yang di semaikan ke beberapa titik di perkebunan kelompok atau pembibitan milik Dinas Perkebunan Kabupaten Musi Rawas. Dan siapa saja yang didalam Dinas Perkebunan Kabupaten Musi Rawas tidak ada yang bisa memberikan keterangan Pak, melainkan pasti mengajak jalan perdamaiannya pungkas pelapor RH.

Hasil survey MutiaraindoTV dilapangan ditambah dengan laporan dari salah satu yang paham tentang pembibitan menjelaskan, bahwa bibit yang di adakan asli lroduk dari daerah bukan dari luar Dderah, kalau lebel bisa dibeli dan di pesan. Untuk pengakuratan pengumpulan data dan fakta dilapangan MutiaraindoTV melayangkan Surat Konfirmasi Tanggal 04 Juni 2018 dengan No. 101/MITV_Grup/KGT_HSPK/VI/2018 ke Dinas Perkebunan Kabupaten Musi Rawas, tapi sampai batas waktu yang kita berikan belum ada tanggapan.

Akhirnya MutiaraindoTV tanggal 05 Juli 2018 di ruang Sekretaris Dinas Perkebunan Kabupaten Musi Rawas, diruang kerjanya menjelaskan surat masih diruang Kepala Dinas Perkebunan. Jika ada jalan terbaik sebaiknya kita selesaikan secara baik aja dengan menjalin kerja sama yang baik harapan Sekretaris Dinas Perkebunan Kabupaten Musi Rawas ke MutiaraindoTV.

Dan pada Tanggal 09 Juli 2018 MutiaraindoTV mempertanyakan kembali terkait surat konfirmasi tersebut akan tetapi jawaban yang diterima, Kabid Produksi Suratno mengatakan sudahlah Pak engak usah dibahas lagi. Lebih baik kita menjalin kerjasama aja dan kami akan bantu MutiaraindoTV sebagai salam perkenalan, dengan bantuan Dana sebesar Rp. 500.000,- sampai dengan Rp. 700.000,- dan kedepannya kita jalin kerja sama dengan baik aja harapan Suratno Kabid Produksi.

Adapun inti permasalahan anggaran yang patut diduga terindikasi dalam pelaksanaan di lapangan diantaranya :

– Alat Pengolahan Kopi PL Rp. 60.000.000,-

– Bibit Karet Polybag PL Rp. 15.300.000,-

– Bibit Jahe PL Rp. 25.920.000,-

– Pupuk Organik PL Rp. 130.000.000,-

– Pupuk NPK PL Rp. 44.000.000,-

– Lapun PL Rp. 28.000.000,-

– Tombak PL Rp. 18.900.000,-

– Fungisida untuk Pengendalian jamur

– Akar Putih PL Rp. 55.000.000,-

– Fungisida untuk Pengendalian Kering Sadap PL Rp. 22.500.000,-

– Belerang PL Rp. 22.625.000,-
Alat Pengolahan Karet PL Rp. 225.000.000,-

– Bangunan Unit Pengolahan Hasil (UPH) PL Rp. 125.000.000,-

– Benih Kopi PL Rp. 15.000.000,-

– Benih Kakao PL Rp. 30.000.000,-

– Kawat Duri PL Rp. 22.500.000,-

– Tiang Pagar PL Rp. 16.000.000,-

– Bibit Kopi Polybag PL Rp. 16.200.000,-

– Bibit Pinang PL Rp. 12.000.000,-

– Pembuatan Pondok Jaga PL Rp. 10.000.000,-
– Jalan Usaha Tani/Jalan Produksi PL Rp. 192.163.140,-

– Jalan Usaha Tani/Jalan Produksi PL Rp. 173.451.975,-

– Jalan Usaha Tani/Jalan Produksi PL Rp. 184.998.850,-
– Jalan Usaha Tani/Jalan Produksi PL Rp. 123.471.250,-

– Jalan Usaha Tani/Jalan Produksi PL Rp. 148.468.125,-

– Pengawalan Revitalisasi Perkebunan (3.03.3.03.02.16.34) Rp. 50.000.000,-

– Pengembangan Kemitraan Usaha Perkebunan (3.03.3.03.02.17.15) Rp. 100.000.000,-

– Validasi dan Perkebunan (3.03.3.03.02.16.33) Rp. 75.000.000,-

– Antisipasi Dampak Perubahan Iklim (3.03.3.03.02.16.36) Rp. 75.000.000,-

– Penyediaan Sarana Pengendalian Organisme Penggangu Tanaman (3.03.3.03.02.18.11) Rp. 52.975.000,- bertambah menjadi Rp. 200.000.000,-

– Penyediaan Sarana dan Prasarana Perkebunan (3.03.3.03.02.17.14) Rp. 175.000.000,- bertambah menjadi Rp. 1.000.000.000,-

– Pengadaan sarana Agro Industri Karet
(3.03.3.03.02.18.12) Rp. 150.000.000,- bertambah menjadi Rp. 500.000.000,-

– Pengembangan di Versifikasi Tanaman
(3.03.3.03.02.16.16) Rp. 81.780.000,- bertambah menjadi Rp. 175.000.000,-

– Pengembangan Plasma Nutfan Tanaman Khas Musi Rawas
(3.03.3.03.02.19.13) Rp. 151.300.000,- bertambah menjadi Rp. 350.000.000,-

– Penanganan Ganguan Usaha Perkebunan (3.03.3.03.02.16.35) Rp. 200.000.000,-

– Penanganan Pasca Panen dan Pengelolaan Hasil Pertanian
(3.03.3.03.02.16.12) Rp. 20.000.000,- bertambah menjadi Rp. 80.000.000,-

– Promosi atas hasil Produksi Pertanian/Perkebunan/Peternakan unggulan (3.03.3.03.02.17.07) Rp. 150.000.000,-

– Pengembangan Bibit Unggul Pertanian/Perkebunan
(3.03.3.03.02.19.12) Rp. 105.000.000,- bertambah menjadi Rp. 150.000.000,-

– Penyusunan Monografi dan Program Penyuluhan (3.03.3.03.02.17.16) Rp. 75.000.000,-

– Penyusunan NTP Sub sector Perkebunan (3.03.3.03.02.15.09) Rp. 125.000.000,-

– Penyelenggaraan Penyuluhan Pertanian (3.03.3.03.02.18.13) Rp. 248.188.000,-

Serta beberapa nama yang patut untuk kami pertanyakan di dalam permasalahan anggaran APBD 2017 ini diantaranya sesuai surat Tugas No. No.800/…./SPT/Disbun/2017 Tanggal 01 Maret 2017 atas Dasar: Permendagri No.13/2006 Tentang Pengelolaan Keuangan Daerah Sebagaimana telah diubah dengan Pemendagri No.59/2007 Tentang Perubahan atas Pedoman Pengelolaan Keuangan Daerah.
Keputusan Kepal Dinas Perkebunan Kabupaten Musi Rawas No.01/KPTS/DISBUN/2017 Tanggal 26 Januari 2017 Tentang Penetapan Tempat Tugas ASN, pada Dinas Perkebunan Kabupatan Musi Rawas Tahun Anggaran Tahun 2017.

Diantaranya ditugaskan sebagai Penguji Kebenaran dan Kelengkapan Dokumen SPJ :

– Marsudi (Juru Bayar Gaji)

– M. Supli (Staf Pengelola Keuangan)

– Malarantina (Staf Pengelola Keuangan)

– Juanah (Staf Pengelola Keuangan)

– Yeli Juniarti (Staf Pengelola Keuangan)

Dan 2 Pejabat ASN yang bertugas sebagai Verifikasi dan Pelaporan Keuangan dan Pembukuan dan Pelaporan Keuangan diantaranya :

– M. Supli (TMT 01-01-2017 sampai dengan 31-12-2017)

– Yeli Juniarti (TMT 01-01-2017 samapai dengan 31-12-2017)

Dengan diterbitkannya pemberitaan ini harapan RH Kordinator LSM Kabupaten Musi Rawas ke MutiaraindoTV, dapat menjadi pembelajaran kepada Dinas Perkebunan Kabupaten Musi Rawas untuk kedepan lebih mengedepankan mutu tanaman dan kepentingan perkebunan. (Barmawi).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *