Dinas Pertanian Tulang Bawang Melakukan Peluasan Sawah Di Kecamatan Dente Teladas

MutiaraindoTV, Kabupaten Tulang Bawang – Lampung. Dinas Pertanian Kabupaten Tulang Bawang (Tuba), melakukan perluasan sawah tahun Anggaran Tahun 2019 di Kampung Teladas, Kecamatan Dente Teladas, Kabupaten Tulang Bawang yang dilaksanakan penanaman padi perdana. Jum’at, 03 April 2020.

Dalam kegiatan itu, dihadiri Dandim 0426/Tulang Bawang Letkol Inf. Kohir, Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Tulang Bawang Ir. Sumaro, Komandan Koramil 426-02/Menggala Kapten Inf. Arief Affuan, Babinsa Kampung Teladas Sertu Hambali, PPL Kampung Teladas Herius, Ketua Persit KCK Cabang XLIX Kodim 0426/Tulang Bawang Ny.Nila Agustina Kohir, Aparatur Kampung Teladas, Gapktan Kampung Teladas dan masyarakat, serta anggota Kelompok Tani setempat.

Disela kegiatan tersebut, Kepala Dinas Pertanian Ir. Sumaro mengatakan, sesuai nawacita Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan persiapan menuju lumbung pangan dunia Tahun 2045, kegiatan perluasan sawah saat ini ternyata telah terwujud.

Karena cetak sawah terbagi dua, yaitu :

  1. Cetak sawah yang sebenarnya, dalam arti mengubah lahan tidur menjadi sawah.
  2. Optimalisasi lahan, yakni menambah areal luas tanam melalui optimalisasi lahan yang tidak produktif.

”Selaku pelaksanan program kegiatan cetak sawah yang berada di Kabupaten Tulang Bawang, jika dilihat dari jumlah luas cetak sawah dari tahun ke tahun semakin bertambah jumlahnya dan wacana ke depan Kabupaten Tulang Bawang masih akan menerima program cetak sawah yang lebih luas.

Sehingga diharapkan masyarakat Kabupaten Tulang Bawang akan hidup makmur dan akan menjadi lumbung padi Provinsi Lampung,”terang Sumarno.

Dikatakan Sumarno, para Petani agar pintar dalam mengolah lahan, karena lahan yang ada sekarang adalah hasil cetak sawah yang baru tentu hasilnya tidak akan maksimal, diperlukan kesabaran, keuletan dalam pengelolaanya.

”Karena itu, hari ini, kita akan melaksanakan penanaman padi perdana dari hasil perluasan cetak sawah yang ada di wilayah ini. Kepada para petani, agar sawah yang sudah dicetak agar bisa diusahakan secara maksimal.

Sehingga usaha meningkatkan kemakmuran petani dan swasembada pangan nasional akan tercapai, ”ujarnya. (Padri)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *