Dinas PUPR Nias Barat Klaim Perbaikan Jembatan Lahomi Yang Rusak Selesai Sebelum Berakhir Tahun 2018

Kepala Dinas PUPR Kabupaten Nias Barat Eliyus Waruwu S.Pt., M.Si

 

Kepala Dinas PUPR Kabupaten Nias Barat Eliyus Waruwu S.Pt., M.Si

MutiaraindoTV, Kabupaten Nias Barat – Sumatera Utara. Penanganan dan atau perbaikan kerusakan Jembatan Lahomi yang ambruk/amblas pada beberapa waktu lalu, akibat tendangan arus sungai. Sekaligus pengerjaan normalisasi sungai dipastikan kalau tidak ada kendala cuaca, dapat diselesaikan sebelum 31 Desember 2018 ini.

Hal itu dikatakan Kepala Dinas PUPR Kabupaten Nias Barat Eliyunus Waruwu S.Pt., M.Si. kepada media MutiaraindoTV, pada hari Kamis 08 November 2018 lalu diruang kerjanya di Onolimbu, Lahomi.

“Upaya terbaik yang kita lakukan dalam penanganan kerusakan di Jembatan Lahomi yang sudah ambruk/amblas tersebut, saat ini kita sudah memulai beberapa aktifitas dilokasi untuk mengamankan konstruksi jembatan yang belum rusak. Dan melakukan penggarukan/pengalihan arus sungai, kalau tidak ada kendala cuaca untuk pengerjaan kegiatan itu bisa kita pastikan dapat selesai dalam Tahun 2018 ini. ”Ujarnya.

Dikatakan Eliyunus, pengerjaan penanganan Jembatan Lahomi memang keburu dilakukan demi mobilisasi masyarakat jangan terus terganggu. Lanjutnya, pada program penanganan itu juga perlu diapresiasi niat baik. Dan dukungan masyarakat pemilik tanah di sekitar Jembatan Lahomi, bersedia mengizinkan tanahnya tempat lokasi normalisasi sungai.

“Yang kita syukuri juga niat baik dan dukungan masyarakat pemilik tanah, tanpa meminta imbalan jasa bersedia mengizinkan tanahnya sebagai lokasi normalisasi sungai. Sehingga untuk saat ini belum ada kendala yang dihadapi selain keadaan cuaca, ”katanya sambil memberi pola strategi penanganan dipapan tulis.

Seperti pada pemberitaan media MutiaraindoTV sebelumnya, bahwa proyek berbiaya miliaran rupiah di Nias Barat yang diresmikan Menkumham Republik Indonesia Yasonna H. Laoly, belum satu tahun selesai pengerjaan fisik bangunannya dari PT. Tombang sudah mengalami kerusakan. Atas hal tersebut, Pemerintah Kabupaten Nias Barat janjikan segera melakukan penanganan (Baca : Sekda Nias Barat Janji Jembatan Lahomi Yang Ambruk Segera Diperbaiki).

Eliyunus menjelaskan sumber pendanaan serta memilah – milah ada tiga macam tindakan yang dirancang dalam menangani kerusakan Jembatan Lahomi, yakni :

  1. Dilakukan pengendalian arus sungai.
  2. Melakukan proteksi abutmen dan retening wall.
  3. Memperbaiki oprint yang rusak/roboh.

“Pengerjaan pengalihan arus sungai (Normalisasi Sungai) dan pembangunan bronjong di sepanjang konstruksi jembatan, itu nanti pendanaannya kita ambil dari dana rutinitas program pemeliharaan Dinas PUPR Kabupaten Nias Barat Tahun Anggaran 2018”.

Lanjutnya, “sedangkan untuk perbaikan konstruksi jembatan yang rusak/roboh karena itu masih tahap masa pemeliharaan. Kita sudah meminta pihak rekanan atau PT. Tombang yang memperbaikannya dan mereka siap untuk itu. “Ungkapnya mengakhiri. (AH)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *