Dinilai BKD Nias Barat Diduga Suka Bermain Stempel, FJD : Stempel BKD Nias Barat Ada 2 Versi

Kantor BKD Nias Barat Provinsi Sumatera Utara
Kantor BKD Nias Barat Provinsi Sumatera Utara

mutiaraindotv.com, Kabupaten Nias Barat – Sumatera Utara. Lagi viralnya dugaan penyalahgunaan pemakaian stempel Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kabupaten Nias Selatan di Kantor BKD Kabupaten Nias Barat, pada penerbitan Surat Petikan Keputusan Bupati Nias Barat dalam pemberhentian dan pengangkatan para ASN/PNS pada suatu jabatan tertentu. Surat tertanggal 02 Januari 2020.

Oknum Kasubbid Kepangkatan FJD, mengatakan bahwa stempel BKD Kabupaten Nias Barat ada 2 versi bentuknya.

“Stempel BKD ini ada 2 versi, ada bentuk lama dan baru, itu jangan dipotret”, larangnya saat Pers/Wartawan mencoba melihat selembar kertas yang terbubuhi stempel basah BKD yang ditempelkan didinding ruangan kantor BKD Kabupaten Nias Barat lantai II, pada Rabu, 08 Januari 2020.

Dengan kesan mencoba menghalang-halangi agar tidak dilihat, diketahui dan dipotret, mantan Kades ini menambahkan, kertas yang dilengketkan tersebut merupakan privatisasi BKD.

“Foto stempel itu privatisasi kami, tidak boleh dilihat atau dipotret”, ujarnya.

Karena mendapat pernyataan seperti itu, awak Media semakin penasaran dan meminta penjelasan namun oknum bersikap seolah-olah sedang sibuk sambil perlahan-lahan keluar ruangan seperti menghubungi seseorang yang pada akhirnya oknum tidak kelihatan lagi.

Sementara itu, ditempat yang sama pegawai lainnya bersikap sebaliknya, mempersilahkan awak Media untuk melihat, mengetahui bahkan kalau mau memotret kertas tersebut sebagai bahan data jurnalistik bila dibutuhkan.

“Silahkan bang kalau mau melihat atau memotret, kami tidak melarang karena surat yang tertempel itu bukan dokumen rahasia, sorry ya”, ungkapnya.

Seperti yang dikutip media MutiaraindoTV, disosial media melalui group WhatsApp dan feebook. Sejumlah netizen menyayangkan dugaan penyalahgunaan pemakaian stempel BKD Kabupaten Nias Selatan di BKD Kabupaten Nias Barat.

Diantaranya, memberikan pertanyaan serta meminta :

Viral : STEMPEL.

Kita mendengar berita heboh soal penyalahgunaan stempel di Nias Barat.
Pertanyaan yg perlu dijelaskan dgn baik oleh BKD Nisbar :
1. Sejak kapan stempel kabupaten tetangga itu dipakai di Nias Barat? dan apa motif penggandaan stempel itu? apakah stempel ini ketinggalan di Nias Barat?  sudah berapa kali stempel ini digunakan?
2. kebetulan yg membuka tabir, kecerobohan yang mengungkap aib? Patut dicurigai  adanya penyalahgunaan wewenang  urusan kepegawaian. Sampai sekarang kita belum mendengar tanggapan resmi dari BKD di kedua kabupaten.  apakah ada kerja sama di lembaga ini sampai stempel itu digandakan atau berada di tangan yg tak semestinya? Bagaimana pertanggungjawaban hukum administrasinya?
3.Patut ditelusuri bagaimana praktek mutasi pegawai dan nota tugas dari Nisbar ke Nisel dan jg sebaliknya? Jangan2 stempel ini sdh pernah  diperdigunakan jg?
4.  Siapa yg paling bertanggungjawab dalam hal ini dan apa konsekuensi hukumnya?

Kemudian, atas dugaan penyalahgunaan pemakaian stempel daerah lain. Pemerintah Kabupaten Nias Barat melalui Dinas Kominfo memberikan klarifikasi secara tertulis menerangkan, “Hal tersebut diakui bahwa benar adanya, dan ini sebuah kesilafan dan kelalaian.. red”.

Selanjutnya, “Pimpinan akan segera mengambil tindakan kepada oknum yang bersangkutan sesuai ketentuan yang berlaku”.

Hingga berita ini diturunkan, media MutiaraindoTV, belum berhasil melakukan konfirmasi kepada Kepala Daerah Kabupaten Nias Barat karena sedang tugas luar daerah. [AH]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *