Disdikbud Kubu Raya Gelar Giat Sosialisasi Tata Cara Penggunaan Dana BOS, Kepada Kepala Sekolah SD Dan SMP Tingkat Kabupaten Kubu Raya

Disdikbud Kubu Raya Gelar Giat Sosialisasi Tata Cara Penggunaan Dana BOS

Mutiara IndoTV, Kabupaten Kubu Raya – Kalimantan Barat. Dinas Pendidikan Dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Kubu Raya menggelar sosialisasi tata cara penggunaan dana Bantuan Operasi Sekolah (BOS) kepada seluruh para kepala Sekolah SD dan SMP tingkat Kabupaten Kubu Raya, yang diselengarakan di Gardenia Resort and Spa Sungai Raya. Selasa, (13/03/2018).

Wakil Bupati Kubu Raya Hermanus menegaskan para kepala sekolah dalam penggunan dana BOS, harus sesuai dengan petunjuk dan teknis atau biasa disebut dengan juknis. Penggunaan Dana BOS, jangan sampai ada presepsi lain, yang dimana Laporan Pertanggung Jawabanya (LPJ) berbeda dengan pihak inspektorat.

“Untuk LPJ penggunaan dana BOS sekolah dengan pihak inspektorat harus sama, apabila ada perbedaan maka kita yang akan rugi semua,” tegas Hermanus.

Dalam hal itu pihaknnya mengharapkan, agar memiliki prinsip dan teknisi, dimana para kepala sekolah harus membuat rekap laporan pertanggung jawaban penggunaan Dana BOS, sehingga dapat di ferivikasi kemudian diserahkan di pihak Keuangan.

“Harus ada rekap yang di laksananakn para Kepala Sekolah dan Dinas Pendidikan untuk membuat laporannya untuk diserahkan di pihak keuangan,” jelas Hermanus.

Disamping itu, Hermanus juga meminta agar dalam penggunaan, perencanaan, serta pelaporan penggunaan Dana BOS dapat dilaksanakan dengan tepat waktu, tepat sasaran dan tepat guna. Sehingga tidak akan terjadi penyimpangan maupun penyalah gunaan. Serta, memiinimalisir kekeliriun pelaporan karena kesalahan administrasi.

Sementara itu, Manager BOS Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Kubu Raya Anwar menambahkan, adanya sosialisasi tersebut, untuk meningkatkan mutu pendidikan dan tata cara penggunaan dana BOS. Sehingga pihaknnya bekerja sama dengan Badan Inspektorat, untuk dapat menerpakan tata cara penggunan dana BOS yang akutanbel, baik dan benar.

“Tujuannya kita kerjasama dengan Inspektorat, agar penata usaha dana BOS akutanbel dapat dikelolah denga baik dan benar,” tutupnya. (Viky/Redaksi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *