DISDUKCAPIL Kabupaten Bekasi Di Nilai Menyengsarakan Masyarakat

MutiaraindoTV, Kabupaten Bekasi – Jawa Barat. Bapak Udin (54 Tahun) warga yang bermukim di Rabangkong RT. 02/RW. 04 Desa Jatireja, Kecamatan Cikarang Timur, Kabupaten Bekasi ini mewakili masyarakat Desa. Khususnya dan Kabupaten Bekasi umumnya, mengeluhkan pelayanan di Dinas Kependudukan Catatan Sipil(DISDUKCAPIL) Kabupaten Bekasi yang di nilai kurang efektif.

Beliau juga aktif di Desa Jatireja sebagai Ketua Rukun Warga atau RW, dan sebagai anggota Ormas Garda Pasundan. Kenapa pelayanan pembuatan E-KTP dan Kartu Keluarga atau KK mesti di Disdukcapil, kenapa tidak di kembalikan seperti dulu lagi.

Yaitu masing – masing Kecamatan, ini bukannya mempermudah malah menyulitkan warga. Apa lagi warga yang tinggal di ujung Bekasi, yaitu kecamatan Muara Gembong dan sekitarnya. Kenapa kami minta di masing – masing Kecamatan, yang pertama agak deket jaraknya dengan Desa.

Jalaupun bolak balik masih bisa di jangkau dan supaya pegawai Jecamatan ada kerjanya,bukan sekedar Dateng duduk diem, cuma sebagian kecil saja yang terlihat kerja.

Bisa di bayangkan mengurus E-KTP dan KK yang domisilinya di Kecamatan Muara Gembong atau Kecamatan Cabang Bungin, yang daerahnya di ujung Kabupaten Bekasi. Apa tidak terlalu jauh, belum lagi kalau punya anak kecil. Sedangkan prosesnya tidak hari ini buat hari itu juga selesai.

Kalau ada yang kurang salah satu persyaratan nereka harus balik lagi, bayangkan apa tidak memakan waktu itu namanya. Kebanyaka masyarakat yang tinggalnya sangat jauh akan malas untuk membuat surat surat kalau begini caranya,csedangkan surat identitas diri sangatlah penting.

Bagaimana caranya agar warga tidak di persulit dengan birokrasi, justru kalau bisa di permudah, soal blangko apa lagi. Pemerintah Pusat apa tidak bisa menyediakan blangko, sehingga masyarakat sekarang yang belum punya E-KTP kemana mana harus bawa identitas berupa Surat Keterangan atau Suket.

Harapan saya dan masyarakat pada umumnya adalah, kembalikan lagi untuk pembuatan E-KTP dan Kartu Keluarga atau KK prosesnya di Kecamatan masing – masing supaya lebih efisien dan menghemat waktu. Di samping itu juga biar pegawai Kecamatan ada kerjaan, jangan cuma kongko – kongko saja.

Warga masyarakat banyak yang mengeluh soal ini kepada saya, ini yang wilayahnya berdekatan dengan Kantor Disdukcapil saja ngeluh. Apalagi yang jauh di Muara Gembong dan sekitarnya, gunanya elektronik itu untuk memangkas birokrasi. Kalau sama birokrasinya, buat apa ada Elektronik. “Pungkasnya. (Ali Mansyur)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *