Dispendikbud Bondowoso Dukung Percepatan Vaksinasi Dan Mitigasi Penyebaran Varian Baru Covid 19

DR. H. Sugiono Eksantoso

 

Mutiaraindotv.com (BONDOWOSO) – Untuk mendukung percepatan vaksinasi dan mitigasi penyebaran varian baru Covid 19 di Kabupaten Bondowoso, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Meminta kepada seluruh Korwil Kecamatan bidang pendidikan, Pengawas SD, SMP dan Kepala Satuan Pendidikan Formal SD, SMPN Negeri dan Swasta se Kabupaten Bondowoso agar ikut mensosialisasikan pentingnya vaksinasi terhadap masyarakat di Kabupaten Bondowoso.

Pelaksanaan sosialisasi tersebut adalah untuk mendukung pemerintah kabupaten Bondowoso dalam proses percepatan Vaksinasi covid 19 dan Mitigasi penyebaran varian baru covid 19, sehingga pada pelaksanaan pembelajaran tatap muka terbatas tahun pelajaran 2021/2022 di Satuan Pendidikan berjalan aman dan sukses.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Bondowoso, DR. H. Sugiono Eksantoso mengungkapkan dalam pembelajaran tatap muka terbatas dilaksanakan dengan persyaratan tenaga Pendidik dan kependidikan sudah melakukan vaksinasi minimal tahap 1 dengan syarat menunjukkan bukti hardcopy/softcopy sertifikat vaksin, kecuali dengan alasan tertentu, itupun harus dibuktikan dengan surat keterangan dokter pemerintah.

“Bagi peserta didik yang berusia 12 – 17 tahun, dan sudah melakukan vaksinasi minimal tahap 1, itu harus bisa menunjukkan bukti hardcopy/softcopy sertifikat vaksin. Dan khusus peserta didik yang berusia 12 – 17 tahun dan belum memenuhi syarat, maka proses pembelajarannya bisa dilaksanakan secara daring,” Ungkapnya.

Lebih lanjut H.Sugiono Eksantoso mengatakan,Orang tua/ wali yang tidak megijinkan peserta didik (usia 12-17 tahun) untuk melakukan vaksinasi, agar memberikan alasan yang jelas dengan menunjukkan surat pernyataan di atas materai RP. 10.000, dengan disertai surat keterangan dokter, untuk dapat mengikuti pembelajaran tatap muka terbatas.

Bagi peserta didik di bawah umur 12 tahun dapat melaksanakan pembelajaran tatap muka terbatas, dengan mengikuti protokol kesehatan, dan bagi
Orang tua/wali yang mengantar atau menjemput selain mematuhi protokol kesehatan, juga harus memiliki sertifikat vaksin minimal tahap 1 dengan menunjukkan bukti hardcopy/softcopy sertifikat vaksin kepada satuan Pendidikan, serta mengisi laporan tentang data warga sekolah yang telah di vaksinasi setiap minggu secara berkala.

” Untuk pelaksanaan program pencepatan vaksinasi dan pelaksanaan protokol kesehatan tersebut diatas, Tim gugus covid-19 Dinas kabupaten Bondowoso akan melakukan monitoring dan evaluasi secara berkala,”Tegas H. Sugiono Eksantoso

‌Pemerintah Kabupaten Bondowoso melalui DISPENDIKBUD memberlakukan percepatan vaksinasi kepada siswa dan wali murid tujuannyan untuk melakukan upaya menangkal virus varian baru Covid 19, selain itu saya juga mengimbau kepada masyarakat dimanapun berada agar selalu menerapkan protokol kesehatan. Dengan memakai masker, menjaga jarak, mencuci tangan, dan menghindari kerumunan.

‌”Selama ini dilakukan prokes dengan 3M-nya kemudian dengan testing,tracing dan terus dilakukan untuk penelusuran mereka yang terpapar hingga tidak ada lagi masyarakat Bondowoso yang tidak tertangani dengan baik,” bebernya.

‌Vaksinasi juga kata H. Sugiono Eksantoso menjadi kunci yang paling penting. Oleh sebab itu pemerintah Kabupaten Bondowoso melakukan percepatan vaksinasi, seiring dengan stok vaksinasi yang sudah tersedia.

‌”Vaksinasi digencarkan menggunakan jalur selain dinas yang ada, juga melibatkan TNI, Polri, Tokoh Agama, Tokoh masyarakat, dan para penyelenggara vaksinasinya, Pemkab, juga lembaga-lembaga organisasi termasuk lembaga pendidikan. Ini dalam rangka mempercepat dan menangkal dalam bentuk varian apapun,” pungkasnya. (SYAM)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *