Disperkim, Kabar Gembira 498 Honorer Pemkot Lubuklinggau Akan Menikmati Program BP2BT

Mutiaraindotv, Kota Lubuklinggau – Prov. Sumatera Selatan, Asisten l Bidang Pemerintahan dan Kesra Setda Kota Lubuklinggau, Kahlan Bahar memimpin Rapat Koordinasi dan Sosialisasi Percepatan Realisasi Program Bantuan Pembiayaan Perumahan Berbasis Tabungan (BP2BT), yang didampingi Asisten II Tamri, Kepala Dinas Perkim Trisko Defriansyah. Yang dilaksanakan di Perkantoran Pemkot Lubukklinggau di Ruang Dayang Torek, Kecamatan Lubukklinggau Barat I. Jum’at, 19 Maret 2021.

Asisten I kahlan mengatakan, bahwa Pembangunan Perumahan ini, bisa menggunakan tanah milik Pemerintah, agar harganya bisa lebih terjangkau. Sedikitnya ada 498 honorer dilingkungan Pemkot Lubuklinggau, dari hasil Pendataan Dinas Perkim Kota Lubuklinggau menjadi sasaran Program BP2BT yang sistem Pembiayaannya nanti, bekerjasama dengan pihak perbankan.

Dalam laporannya Kepala Dinas Perumahan dan Pemukiman Kota Lubuklinggau Trisko Defriansyah menyampaikan, bahwa kebijakan ini didasari pada Data ditahun 2020 untuk membangun Rumah Layak Huni. Bahkan pihaknya sudah melakukan Pendataan, sebanyak 498 orang Karyawan Honorer dilingkungan Pemerintah Kota Lubuklinggau yang akan menjadi sasaran dari Program BP2BT, tutup Trisko.

Sedangkan Kepala Dinas Perkim Provinsi Sumsel, Ir. Basyaruddin Akhmad, M.Sc, menyampaikan kepada Masyarakat berhak hidup layak dengan memiliki rumah yang terjangkau. Kami berinisiatif, karena ini menyangkut nilai sosial, ujarnya.

” Indikator Perumahan yang layak huni antara lain adanya PDAM, karena banyak Perumahan yang menggali sumur air dekat dengan septic tank. Dari data Backlog 2020, 11.000 KK tidak memiliki Rumah dimana Data Backlog banyak diambil dari orang yang baru menikah karena mereka membutuhkan rumah subsidi “, ujarnya.

Program ini ditekankan untuk membantu Masyarakat yang berpenghasilan rendah dan berpenghasilan tidak tetap dengan konsep “‘ Rumah Berbasis Business, Community, Government dan Sosial dalam Sinergitas Stakeholder “‘.

Lanjut beliau, Segmentasi konsumen terkait Rumah Subsidi BP2BT MPB dari sektor Informal adalah :

  1. Sektor PNS,
  2. Sektor Karyawan BUMN,
  3. Sektor Karyawan BUMD,
  4. Sektor Karyawan Swasta,
  5. Sektor TNI dan Polri,
  6. Sektor Karyawan Honor Pemda,
  7. Sektor Karyawan Honor/Outsourcing/PKWT BUMN/BUMD/Swasta,
  8. Sektor Buruh Pabrik/Pelabuhan,
  9. Sektor Guru Ngaji,
  10. Sektor Tukang Profesional,
  11. Sektor Penyapu Jalan/Pembersih Sungai PUPR, dan
  12. Sektor Pedagang, Pelaku UMKM, Pedagang Pasar, Pemulung, Petani/Peternak, Nelayan, Tukang Cukur, Ojol/Driver OL dan lain-lain.

Direktur Pengembangan Sistem dan Strategi Penyelenggaraan Pembiayaan Heryy Trisaputra Zuna mengatakan untuk mencapai target Program KPR Bersubsidi BP2BT, Sesuai dengan surat No. PR 0302-PK/89, Jakarta 12 Maret 2021, kepada Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman diwilayah Propinsi Sumatera Selatan.

Dalam hal Percepatan realisasi KPR Bersubsidi yang akan difasilitasi Program Bantuan Pembiayaan Perumahan Berbasis Tabungan (PB2BT), diwilayah Propinsi Sumatera Selatan, terkhusus untuk Kabupaten/Kota diantaranya :

  1. Kota Lubuklinggau,
  2. Kabupaten Musi Rawas,
  3. Kota Prabumulih dan
  4. Kabupaten Lahat.

Yang akan melakukan Kunjungan Kerja (Kungker) di 2 Kota dan 2 Kabupaten diwilayah Propinsi Sumatera Selatan, selama 2 hari dimulai dari tanggal 18 Maret hingga 19 Maret 2021. (021_ADV).

 

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *