Ditreskrimum Polda Kalbar Berhasil Mengungkap Kasus Premanisme Kejahatan Jalanan Dan Penipuan

MutiaraindoTV, Kota Pontianak – Kalimantan Barat. Polda Provinsi Kalimantan Barat lakukan Press Conference pengungkapan presmanisme, kejahatan jalanan dan penipuan oleh Dirkrimsus Polda Provinsi Kalimantan Barat.

Dalam pengungkapan ini PoldaProvinsi Kalimantan berhasil mengungkap sebanyak 173 kasus terdiri dari, sebagai berikut :

  1. 153 Kasus 4C dengan total kerugian mencapai Rp. 2.756.673.555.
  2. 20 Kasus Penipuan dengan total kerugian mencapai Rp. 3.602.450.355.

Dengan jumlah tersangka sebanyak 220 orang, dari kasus tersebut pengungkapan kasus yang paling menonjol, adalah penipuan pemasangan sambungan listrik baru yang terjadi di Kecamatan Jelimpo, Kabupaten Landak, Provins. Kalimantan Barat.

Dengan jumlah korban sebanyak 193 rumah tangga dengan tersangka 2 orang, total kerugian mencapai kurang lebih Rp. 859.900.000. Adapun Barang Buktinya, adalah :

  1. Surat Kuasa.
  2. Kuitansi Penyerahan Uang.
  3. Surat Pernyataan.

“Modus dari kedua pelaku ini mengaku mempunyai jaringan dengan orang PLN di wilayah Provinsi Kalimantan Barat, kemudian menjanjikan dapat membantu melakukan pemasangan sambungan baru.

Dan pelaku ini melakukan serangkaian kegiatan survei, supaya untuk meyakinkan masyarakat. “Ungkap Kapolda Provinsi Kalimantan Barat Irjen Pol. Didi Haryono saat memimpin Press Conference, yang bertempat di Lantai Dasar Mapolda Provinsi Kalimantan Barat di Jalan Ahmad Yani, Pontianak. Senin, 01 April 19 siang sekitar pukul 01:00 WIB.

Kapolda Provinsi Kalimantan Barar Irjen Pol. Didi Haryono juga menyampaikan, bahwa pengungkapan ini berlangsung selama 2 bulan, dari mulai tanggal 1 Februari sampai 30 Maret 2019.

“Ini kita lakukan dalam rangka menciptakan kondisi Pemilu serentak Tahun 2019 yang aman dan kondusif, “ujar Kapolda Provinsi Kalimantan Barat Irjen Pol. Didi Haryono

Dalam kesempatan itu, Kapolda Provinsi Kalimantan Barat Irjen Pol. Didi Haryono juga menghimbau kepada masyarakat untuk berpartisipasi dengan menyelenggarakan pengamanan mandiri diwilayahnya masing – masing dan untuk meningkatkan detekdi dini kewaspadaan terhadap potensi terjadinya kejahatan. (Team)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *